
Penyakit dapat dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular. Penyakit menular disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri, atau parasit, dan dapat menyebar dari satu individu ke individu lainnya melalui kontak langsung, udara, atau perantara lainnya. Sebaliknya, penyakit tidak menular umumnya disebabkan oleh faktor genetik, gaya hidup, atau lingkungan, seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang perbedaan antara kedua jenis penyakit tersebut dan mengapa langkah pencegahan serta promosi kesehatan sangat penting dalam mengatasi peningkatan penyakit tidak menular di Indonesia.
Sebagai upaya untuk menangani masalah ini, puskesmas memiliki peran penting dalam mengadakan program promotif dan preventif. Sebelum melakukan penyuluhan di masyarakat, puskesmas perlu melatih para kader kesehatan untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pencegahan baik untuk penyakit menular maupun tidak menular.
Penyakit menular adalah penyakit yang dapat ditularkan secara langsung dari orang sakit ke orang sehat, contohnya dengan bersentuhan tangan. Penyakit ini cukup berbahaya karena penularannya terbilang cukup mudah. Beberapa penyakit menular bisa dicegah melalui beberapa cara berikut:
- Vaksinasi: Mendapatkan vaksinasi tepat waktu adalah cara paling ampuh untuk mencegah penyakit menular. Vaksinasi dapat membantu membentuk kekebalan tubuh.
- Mencuci tangan: Cuci tangan dengan sabun dan air secara menyeluruh selama 20 detik sebelum dan sesudah melakukan berbagai aktivitas, seperti makan, pergi ke kamar mandi, bersin, batuk, dan menyentuh benda apa pun.
- Mengurangi kontak: Hindari kontak dengan orang yang sakit dan binatang pembawa penyakit. Anda juga dapat menjaga jarak dan tidak mengunjungi tempat yang sedang terjangkit wabah.
- Menerapkan etika batuk dan bersin: Tutup hidung dan mulut saat batuk atau bersin dengan menggunakan tisu atau bagian dalam lengan baju.
- Praktik seks aman: Contohnya menggunakan kondom dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur untuk mencegah infeksi menular seksual (IMS).
- Menjaga daya tahan tubuh: Hal ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi asupan makanan yang bergizi seimbang, istirahat cukup, rutin berolahraga, dan mengelola stres.
Sementara itu, penyakit tidak menular adalah penyakit yang tidak dapat ditularkan secara langsung melalui kontak apapun. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia, meskipun risiko beberapa penyakit menjadi lebih tinggi pada kelompok lanjut usia. Penyakit tidak menular ini terjadi gaya hidup tidak sehat yang dilakukan dalam jangka panjang, seperti merokok, diet atau pola makan yang tidak sehat, minim aktivitas fisik, dan konsumsi minuman beralkohol. Selain itu, riwayat kesehatan keluarga juga dapat menjadi pemicu penyakit tidak menular. Karenanya, pencegahan yang tepat adalah dengan tidak merokok, membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak secara berlebihan, rajin melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi buah dan sayur setiap hari, dan melakukan cek kesehatan secara teratur.
Penyakit menular dan penyakit tidak menular masih menjadi permasalah serius di Indonesia. Pencegahan penting untuk dilakukan sejak dini, salah satunya melalui penguatan kader. Kader dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencegah penyakit menular dan tidak menular. Dengan demikian, masyarakat Indonesia diharapkan bisa lebih paham dan lebih peduli terhadap kesehatannya.
Artikel edukasi ini sudah direview oleh :
Sintia Laurena, S.K.M.
Programer Promkes Puskesmas Salawu
Puskesmas Salawu
Jl. Raya Salawu No.118, Margalaksana
Kec. Salawu, Kabupaten Tasikmalaya,
Jawa Barat 46471


