Tasikmalaya, Selasa 1 Oktober 2024 – Puskesmas Rajapolah menyelenggarakan kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) Sekolah. IKL Sekolah ini dilaksanakan di SMPT Darussalam. Tujuan dari Kegiatan ini adalah mewujudkan sekolah yang memenuhi syarat kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup bersih dan sehat warga sekolah, menyelenggarakan pendidikan kesehatan di sekolah, menyelenggarakan upaya pomotif dan preventif di sekolah, meningkatkan kebersihan dan kesehatan bangunan dan halaman sekolah, meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar sekolah, dan mewujudkan warga sekolah yang memiliki perilaku hidup bersih dan sehat.

Inspeksi Kesehatan Lingkungan Sekolah adalah kegiatan pemeriksaan dan pengamatan secara langsung terhadap fasilitas sanitasi dan kesehatan lingkungan sekolah dalam rangka pengawasan berdasarkan standar, norma, dan baku mutu, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekolah. Inspeksi ini dipimpin oleh ibu yanuar Rinayanti, S.K.M dari UPTD Puskesmas Rajapolah.
Rangkaian Kegiatan
Kegiatan Inspeksi ini meliputi Pemeriksaan Kesehatan Lingkungan di sekolah yang terdiri dari pemeriksaan air bersih, kelembaban ruangan, pencahayaan, pemeriksaan kantin sekolah dan sumber air minum di sekolah. Pemeriksaan dimulai dengan memeriksa air bersih yang digunakan oleh siswa dan siswi untuk kegiatan sehari-hari, dengan sampel yang diambil dari wc masjid sekolah. Selanjutnya, memeriksa kondisi lingkungan fisik ruang kelas dengan memeriksa pencahayaan, kelembaban ruangan, dan kapasitas ruang kelas. Terakhir , petugas memeriksa kantin sekolah, tempat pengolahan air minum untuk konsumsi di lingkungan sekolah, dan tempat pengolahan air minum, disertai pengambilan sampel air minum untuk diperiksa ke laboratorium kesehatan.

Lingkungan fisik dan kebersihan fasilitas sekolah dapat secara signifikan memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan siswa. Penyakit dapat menyebar cepat di ruang kelas yang sempit dan minim ventilasi, tidak tersedianya sabun dan fasilitas cuci tangan atau tidak adanya toilet yang memenuhi persyaratan di sekolah. Sanitasi dan keamanan pangan yang buruk menyebabkan tingginya kasus penyakit menular di lingkungan. Penyakit tersebut dapat menular melalui mulut, pernapasan, atau saluran pencernaan.
Sekolah merupakan tempat yang paling penting sebagai sumber penularan penyakit infeksi pada anak sekolah. Infeksi yang dapat menular dilingkungan sekolah yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD), infeksi tangan mulut, campak, rubella (campak jerami), cacar air, ispa.
Dengan diadakannya kegiatan IKL Sekolah, diharapkan ke depannya dapat terwujud sekolah sehat dan siswa terhindar dari penyakit menular.
Referensi:
Azizah, N. R., Puspikawati, S. I, dan Oktanova, M. A. (2018) “Inspeksi Kesehatan Lingkungan Sekolah Dasar di Kabupaten Banyuwangi”, e-Journal Unair
Widyawati , Aktika Dika dan Gunawan Endra (2021) “Hubungan Sanitasi Sekolah dengan Kesehatan Siswa di SDN Sukasari II Kecamatan Rajeg Tahun 2020”, Nusantara Hasana Journal, 10(01)
Puskesmas Rajapolah
Jl. Raya Rajapolah, Rajapolah, Kec. Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat 46155



