Meningkatkan Kesehatan Remaja Melalui Peningkatan Kapasitas Kader Remaja

Pemerintah Desa Dawagung menyelenggarakan Peningkatan Kapasitas Kader Remaja yang bertempat di Gor Desa Dawagung. kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan para kader remaja dalam memberikan pelayanan kesehatan di tingkat posyandu.

Pada Sabtu, 19 Oktober 2024, pemerintah Desa Dawagung menyelenggarakan Peningkatan Kapasitas Kader Remaja yang bertempat di Gor Desa Dawagung. Diikuti oleh 11 dari 13 kader remaja yang diundang, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan para kader remaja dalam memberikan pelayanan kesehatan di tingkat posyandu. Acara berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

pemberian materi oleh narasumber

Rangkaian Acara

Kegiatan dimulai dengan pemberian materi mengenai pengukuran antroprometri, Isi Piringku, pemeriksaan hemoglobin (Hb) dan anemia, dan pemberian TTD oleh Nining Nurnaningsih, S. P. Materi yang disampaikan selanjutnya adalah mengenai pengelolaan posyandu pada anak usia sekolah dan remaja, aktivitas fisik, bahaya merokok dan NAPZA oleh Ibu Sri Nurjanah. Materi terakhir mengenai kesehatan reproduksi bagi remaja disampaikan oleh Ibu Anita Samrotul H, Amd. Keb.

Kegiatan ini tidak hanya berupa ceramah, tetapi juga simulasi posyandu bagi anak usia sekolah dan remaja. Dalam simulasi ini, para kader mempraktikkan cara memberikan layanan kesehatan dengan menggunakan kartu bantu yang dirancang untuk mempermudah pencatatan dan pelaksanaan layanan sesuai dengan Transformasi Layanan Primer (Posyandu ILP). Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan posyandu sehingga lebih efektif dalam melayani remaja.

pemberian materi dan simulasi posyandu remaja

Pelayanan kesehatan remaja di Posyandu adalah pelayanan kesehatan yang peduli remaja dan mencakup upaya promotif dan preventif yang meliputi Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat (PKHS), kesehatan reproduksi remaja, kesehatan jiwa, dan pencegahan penyalahgunaan NAPZA, gizi, aktivitas fisik, pencegahan penyakit tidak menular (PTM) dan pencegahan kekerasan pada remaja.

Dengan pengetahuan yang lebih baik mengenai gizi, kesehatan reproduksi, serta bahaya merokok dan NAPZA, para kader diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesehatan remaja di lingkungan mereka. Simulasi posyandu yang dilakukan juga menjadi sarana penting dalam memastikan layanan kesehatan bagi remaja dapat berjalan dengan lebih baik. Harapannya, pada tahun 2025, semua posyandu di desa ini khususnya dapat melaksanakan pelayanan posyandu pada anak usia sekolah dan remaja.

Artike ini telah direview oleh:
Sri Nurjanah, S.K.M.
Staf Promkes Puskesmas Rajapolah

Puskesmas Rajapolah
Jl. Raya Rajapolah, Rajapolah, Kec. Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat 46155
Telp. (0265) 42000

Yuk Share Postingan Ini:
ranikurniawanti
ranikurniawanti
Articles: 13

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *