Pada hari Jumat, 15 November 2024, mahasiswa semester 5 Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Siliwangi melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan dengan tema “SUNMORI: Sampah Untuk Kompos dan Biopori”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan sampah yang lebih baik dan ramah lingkungan, dengan melibatkan masyarakat langsung dalam praktik penanganan sampah di tingkat rumah tangga.

Kegiatan yang berlangsung di Kelompok Wanita Tani (KWT) ROAY LESTARI tersebut dihadiri oleh 28 orang peserta, yang terdiri dari perwakilan anggota KWT ROAY LESTARI, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, serta warga dari RW 14 Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran warga RW 14 terhadap pengelolaan sampah yang masih kurang optimal, di mana sampah organik, anorganik, dan residu masih tercampur sehingga menyebabkan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Melihat permasalahan tersebut, sekelompok mahasiswa dari Universitas Siliwangi tergerak untuk memberikan solusi melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya memilah sampah, serta mengubah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat, dan juga memanfaatkan biopori sebagai salah satu metode pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
Acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan yang disampaikan oleh perwakilan dari KWT ROAY LESTARI dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya. Setelah itu, peserta mengikuti pretest untuk mengukur pemahaman mereka sebelum menerima materi dan post test setelah peserta menerima materi. Selanjutnya, para peserta diberikan pemaparan materi mengenai sampah dan teknik pengelolaannya, termasuk cara membuat kompos menggunakan ember tumpuk dan pemanfaatan biopori. Pembicara dalam sesi ini adalah anggota kelompok mahasiswa yang telah menyiapkan materi, diikuti dengan sesi pemaparan materi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya tentang pentingnya Bank Sampah sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah yang lebih terorganisir.
Setelah sesi pematerian selesai, acara dilanjutkan dengan sesi praktik, di mana peserta dilibatkan langsung dalam pembuatan ember tumpuk dan biopori. Pada sesi ini, peserta diajarkan bagaimana cara membuat ember tumpuk untuk proses pengomposan sampah organik, serta cara membuat biopori sebagai solusi untuk mengelola sampah secara lebih efisien dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat untuk mengelola sampah di lingkungan mereka masing-masing.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik, serta memberikan keterampilan praktis dalam mengolah sampah menjadi kompos yang bermanfaat. Selain itu, masyarakat juga diajarkan bagaimana cara mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan melalui teknologi sederhana seperti biopori, yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan sampah di tingkat komunitas. Ke depan, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola sampah secara lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Dosen Pembimbing Lapangan:
Andy Muharry, S.K.M., M.P,H
Anggota Kelompok:
- Affri Maulana Bachri
- Ajeng Suci Lestari
- Nira Qurrotul Aini
- Reva Amalia
- Rini Komalasari
- Raisa Azkia Utami
- Aini Syarah Ramadhani



