Generasi Z adalah generasi yang tumbuh di tengah era digital dan cepat berubah. Mereka memiliki akses informasi yang luas dan kebiasaan yang cepat mengikuti tren. Oleh karena itu, penting bagi Gen Z untuk menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tapi juga sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Mengapa Gen Z Harus Waspada?
Diabetes bukan lagi penyakit yang hanya menyerang usia lanjut. Saat ini, anak muda termasuk Gen Z semakin berisiko terkena diabetes tipe 2 karena pola hidup yang tidak sehat. Kebiasaan seperti konsumsi minuman manis berlebihan, kurang gerak, stres tinggi, hingga jam tidur yang berantakan dapat memicu peningkatan kadar gula darah. Gen Z dikenal sebagai generasi yang melek informasi dan aktif di media sosial. Maka dari itu, langkah kecil yang dilakukan hari ini bisa membawa perubahan besar untuk kesehatan di masa depan.
Langkah Nyata Gen Z untuk Mencegah Diabetes
1. Batasi Konsumsi Gula Tambahan
Hindari konsumsi berlebihan minuman kekinian seperti boba, kopi susu, atau soda. Perhatikan label kemasan dan pilih opsi minuman rendah gula.
2. Aktif Bergerak Setiap Hari
Duduk terlalu lama di depan layar bisa memperlambat metabolisme. Sisihkan waktu minimal 30 menit sehari untuk aktivitas fisik mulai dari jalan kaki, bersepeda, senam, atau olahraga ringan di rumah.
3. Pilih Makanan Sehat dan Seimbang
Perbanyak konsumsi makanan utuh seperti sayur, buah, kacang-kacangan, dan kurangi makanan ultra-proses. Makanlah sesuai kebutuhan, jangan hanya karena “ikut tren”.
4. Tidur yang Cukup dan Berkualitas
Kurang tidur meningkatkan risiko resistensi insulin. Pastikan tidur 7–9 jam setiap malam dan kurangi screen time sebelum tidur.
5. Kelola Stres dengan Cara Positif
Stres berlebih bisa mengganggu kadar gula darah. Luangkan waktu untuk relaksasi, meditasi, journaling, atau aktivitas yang menyenangkan dan produktif.
6. Rutin Cek Kesehatan
Meski masih muda, penting untuk cek gula darah secara berkala, terutama jika punya riwayat keluarga dengan diabetes. Deteksi dini bisa mencegah komplikasi jangka panjang.
7. Sebarkan Edukasi Lewat Media Sosial
Gunakan kekuatan media sosial untuk menyebarkan gaya hidup sehat. Gen Z bisa jadi agen perubahan dengan menyebarkan konten edukatif dan inspiratif.
Pencegahan diabetes tidak harus dimulai saat gejala muncul atau usia bertambah. Justru, pencegahan sejak muda adalah kunci utama untuk hidup sehat dan produktif di masa depan. Gen Z dapat menjadi generasi yang kuat, sehat, dan bebas diabetes dengan memulai dari langkah kecil hari ini.
Referensi :
Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara. (2024, Oktober–Desember). Waspadai risiko diabetes pada Gen Z: Dampak tren FOMO konsumsi minuman viral. Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara. Diakses dari https://rsbm.baliprov.go.id/waspadai-risiko-diabetes-pada-gen-z-dampak-tren-fomo-konsumsi-minuman-viral/
Prime Plus Medical. (2024, Oktober). Habits that increase diabetes risk among Gen‑Z and how to manage it. Prime Plus Medical. Diakses dari https://www.primeplusmed.com/habits-that-increase-diabetes-risk-among-gen-z-and-how-to-manage-it/
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025, Juni 24). Diabetes ancaman nyata generasi muda. Ayo Sehat. Diakses dari https://ayosehat.kemkes.go.id/diabetes-ancaman-nyata-bagi-generasi-muda
Artikel ini sudah direview oleh:
Dewi Camellia, S. T
Tenaga Promkes Puskesmas Cikatomas
Puskesmas Cikatomas
Jl. Rumah Sakit No. 17, Pakemitan, Cikatomas, Tasikmalaya, Jawa Barat 46193
E-mail: pkm.cikatomas@gmail.com
Telp: 082317959903



