Tim PKM dari FKM Unhas Lakukan Pelatihan Dasar Kader Jumantik Cilik Demi Mendukung SDGs di SD 33 Jollo dan SMP 5 Satap Bungoro

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPMU-PPUPIK) yang terdiri dari 3 orang dosen diantaranya Basir, S.KM., M.Sc, Prof. Dr. drg. A. Arsunan, M.Kes, dan Safrullah Amir, S.Gz., MPH serta 6 mahasiswa melakukan kegiatan Pelatihan Dasar Kader Jumantik dengan Ovitrap di SDN 33 Jollo, pada hari Sabtu, 18 Maret 2023.

Adapun hal yang dilakukan merupakan implementasi mendukung ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya poin ketiga terkait kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua untuk semua usia serta upaya preventif sejak dini dalam upaya menekan angka kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Bulu Cindea, Kec. Bungoro, Kab. Pangkep melalui Pelatihan Dasar Kader Jumantik dengan Ovitrap dengan sasaran yaitu siswa/i SD serta remaja SMP.

Kejadian DBD yang pernah terjadi di Desa Bulu Cindea juga merupakan salah satu hal yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian (PPMU-PPUPIK) ini. DBD sendiri merupakan penyakit akibat virus dengue yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Kerap kali kejadian DBD menyerang anak-anak dikarenakan lingkungan tempat bermain mereka merupakan tempat yang disenangi nyamuk Aedes seperti ruangan ataupun dekat dengan genangan air. Maka dari itu perlu dilakukan upaya preventif demi menanggulangi hal tersebut.

Kesadaran akan upaya preventif sudah semestinya ditanamkan sejak dini. Usia anak SD serta remaja SMP merupakan usia yang sangat tepat untuk menanamkan kesadaran akan pendidikan preventif sejak dini. Pendidikan yang didapatkan oleh anak usia tersebut akan berpengaruh ke tindakan yang akan mereka lakukan kedepannya.

Pelatihan yang dilakukan dimulai pada pukul 09.00-12.00 WITA. Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Ketua Tim Pengabdian, Basir, S.KM., M.Sc serta sambutan dari H. Abd. Haris yang juga merupakan Kepala Sekolah SDN 33 Jollo.

“Kegiatan pelatihan dasar kader Jumantik ini berangkat dari tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs yang dilakukan oleh Tim Pengabdian dari FKM Unhas dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui upaya edukasi preventif. Dengan melatih para kader jumantik, diharapkan anak-anak akan lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mampu mencegah penyebaran penyakit melalui nyamuk,” ujar Basir.

Dilanjut oleh sambutan Kepala Sekolah SDN 33 Jollo tak lupa mengucapkan terima kasih atas kehadiran dari tim pengabdian dalam melaksanakan kegiatan pelatihan di SDN 33 Jollo. Beliau juga menambahkan ucapan terima kasih dan rasa syukur dari Kepala Desa Bulu Cindea, Made Ali, SE karena desanya terpilih sebagai lokus pengabdian dari tim FKM Unhas.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi materi oleh Ketua Tim mengenai DBD, kemudian dilanjutkan dengan memulai pelatihan pembuatan ovitrap oleh anggota tim kepada peserta. Melalui kegiatan pelatihan ini, kami berharap dapat membantu menekan angka kejadian DBD yang terjadi di sini,” ujar Safrullah.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian plakat kepada pihak sekolah serta penyerahan modul materi pelatihan, dan bingkisan kepada siswa/i peserta pelatihan.

Yuk Share Postingan Ini:
Basir, S.KM., M.Sc
Basir, S.KM., M.Sc

Dosen FKM Unhas

Articles: 11

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *