Keluarga Berencana bukanlah sebuah program yang asing lagi terdengar di telinga khalayak umum. Program ini sering menjadi bahan pembicaraaan entah oleh pasangan yang akan menikah ataupun yang sudah menikah. Menurut WHO (World Health Organization) expert Committee 1970, Keluarga Berencana adalah tindakan yang membantu pasangan suami istri untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang memang sangat diinginkan, mengatur interval diantara kehamilan, mengontrol waktu saat kelahiran dalam hubungan dengan umur suami istri serta menentukan jumlah anak dalam keluarga
Ada dua jenis kontrasepsi yang dikenal dalam program KB. Ada yang dikenal dengan KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) dan KB non-MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Pendek). Sesuai namanya, perbedaan dari dua jenis kontrasepsi ini adalah lamanya pemakaian dari alat-alat atau metode kontrasepsi itu sendiri. Ada beragam macam metode dari masing-masing jenis, akan tetapi yang akan kita bahas lebih mendalam kali ini adalah metode implan.
Menurut Pedoman Pelayanan Kontrasepsi dan Keluarga Berencana, Implan merupakan batang plastik berukuran kecil yang lentur, seukuran batang korek api, yang melepaskan progestin yang menyerupai hormone progesteron alami di tubuh perempuan. Ada dua jenis implan yaitu Implan Dua Batang dan Implan Satu Batang. Selain berbeda dalam dosis hormon yang dikandung, kedua jenis implan ini juga memiliki efektivitas yang berbeda.

Keuntungan dari metode ini adalah peserta yang memakai implan tidak perlu melakukan apapun setelah implan terpasang. Selain itu, karena ini merupakan salah satu MKJP, pemakaian bisa untuk 3 hingga 5 tahun, tergantung jenis implan. Metode implan juga tidak mengganggu hubungan seksual dan tidak mempengaruhi kualitas dan volume ASI.
Akan tetapi, selain memiliki keuntungan, metode ini juga memiliki kekurangannya seperti efek samping yang ditimbulkan. Menstruasi tidak teratur dan kenaikan berat badan adalah beberapa contoh dari efek samping yang dapat muncul setelah pemasangan implan.
Implan memang hanya salah satu dari sekian banyak metode kontrasepsi yang dapat digunakan oleh sebuah keluarga dalam merencanakan masa depannya. Karenanya sangat penting bagi para pasangan entah itu yang ingin menikah ataupun yang sudah menikah dan berencana memiliki anak untuk berkonsultasi dan mencari tahu banyak tentang program KB. Entah itu dari jenis kontrasepsi, manfaat, maupun efek sampingnya. Masa depan keluarga adalah hal yang dipertimbangkan disini. Diharapkan para pasangan mempertimbangkan baik-baik agar tidak menyesal di kemudian hari.
Referensi:
Pedoman Pelayanan Kontrasepsi dan Keluarga Berencana. (2020). Kemenkes. https://repository.kemkes.go.id/book/571
5 Efek samping KB Implan Dan Cara Mengatasinya (2025) Alodokter. Bisa diakses di: https://www.alodokter.com/5-efek-samping-kb-implan-dan-cara-mengatasinya
Artikel ini telah di-review oleh:
Doni Juliana, S.KM
Tenaga Promkes Puskesmas Bojonggambir
Puskesmas Bojonggambir
Kampung Panglayungan, Desa Bojonggambir, Kec. Bojonggambir
No Telp: 0896-5547-6439
Author Profile
-
A Bachelor of Medicine who graduated from Faculty of Medicine, Universitas Airlangga in Surabaya. I have always been passionate in writing (and reading) since a young one! I also have a genuine interest in mental health and I am still hoping I can be a neuroscientist AND a writer at the same time, someday.
Eventhough I was studying in Surabaya, actually I am coming from Kalimantan. Born in South, lived in Central. I moved around a lot actually since I was in senior high school. Hence, I think I adapted to new environment pretty well. Looking forward to my new journey here. I hope I will learn a lot!
Latest entries
PuskesmasJuli 21, 2025Kolaborasi Untuk Pencegahan Anemia: Muslimat NU dan Fatayat NU Kecamatan Bojonggambir Membagikan TTD Kepada Remaja Puteri
PuskesmasJuli 14, 2025CKG Puskesmas Bojonggambir: Ajakan Untuk Sadar dan Sehat
PuskesmasJuli 8, 2025Mengenal Antropometri Lebih Dekat Bersama Saka Bakti Husada Bojonggambir
PuskesmasJuli 4, 2025Garda Husada Scouts Camp IV: Pelantikan Calon Agen Perubahan


