INTISARI
Oleh :
DEWI NURDIANA
Latar Belakang: Pengendalian persedian merupakan fungsi manajerial yang sangat penting, karena persedian fisik banyak perusahaan melibatkan investasi rupiah terbesar dalam pos aktiva lancar. Manajemen logistik dalam lingkungan dinas kesehatan dapat didefinisikan sebagai suatu proses pengelolaan secara strategis terhadap pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, serta pemantauan persedian bahan serta barang (stock, material, supplier, inventory, dan lain-lain) yang diperlukan bagi produksi jasa dinas kesehatan.
Tujuan Penelitian : Untuk menganalisis perencanaan pengadaan logistik obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian ini terdapat 1 bagian dengan mengunakan triagulasi sumber.
Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian didapatkan cost saving dengan metode EOQ (Economic Order Quantity) untuk sampel obat kelompok A yaitu Asam Mefenamat 500 Mg sebesar Rp. 28.976, untuk sampel obat kelompok B yaitu Dexametason sebesar Rp. 7.168,00, dansampel obat kelompok C yaitu Captopril sebesar Rp. 36.721,00. Sehingga metode Economic Order Quantity (EOQ) lebih efisien
dibandingkan dengan metode konsumsi yang digunakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala.
Kata Kunci: perencanaan, pengadaan logitsik, Dinas Kesehatan, Kabupaten Donggala
Penulis: DEWI NURDIANA
Author Profile
- Bachelor of Public Health Grade Years 2012
Latest entries
KarierJanuari 17, 2018Loker Tenaga Kesehatan RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede s.d 23 Januari 2018
Dinas KesehatanJuli 12, 2017Penyuluh Kesehatan Kunci Sukses Tercapainya Program Pembangunan Kesehatan
Rumah SakitJuli 5, 2017Bertahun-tahun Selesai Dibangun, Ruangan Khusus Merokok RSUD Aceh Tamiang Belum Difungsikan
Berita KesehatanJuni 17, 2017Marak Anti Vaksin, Beberapa Daerah Ini Pernah KLB Penyakit


