
Singaparna, 18 Agustus 2026 — UPTD Puskesmas Tinewati menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di MI Cicarulang, Desa Cikunten, Kecamatan Singaparna, pada Selasa, 18 Agustus 2026. Sebanyak 177 siswa dan siswi mengikuti kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut.
UPTD Puskesmas Tinewati menggelar CKG sebagai bagian dari upaya untuk memantau kondisi kesehatan anak usia sekolah. Melalui kegiatan ini, petugas kesehatan mengajak para siswa mengenal pentingnya pemeriksaan kesehatan sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.
UPTD Puskesmas Tinewati Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan
Sejak kegiatan dimulai, petugas UPTD Puskesmas Tinewati memandu para siswa mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan. Petugas mengatur peserta secara bertahap agar seluruh siswa dapat mengikuti pemeriksaan dengan tertib dan nyaman.
Petugas juga mendampingi siswa selama mengikuti setiap tahapan pemeriksaan. Pendampingan tersebut membantu petugas menciptakan suasana yang lebih santai sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan tanpa rasa takut atau canggung.
Melalui pemeriksaan di lingkungan sekolah, UPTD Puskesmas Tinewati mendekatkan pelayanan kesehatan kepada anak usia sekolah. Para siswa juga memperoleh pengalaman langsung dalam mengenal proses pemeriksaan kesehatan secara lebih sederhana.
Kegiatan tersebut sekaligus membuka kesempatan bagi siswa untuk berinteraksi langsung dengan tenaga kesehatan. Interaksi ini membantu siswa mengenal petugas kesehatan sekaligus memahami manfaat pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Edukasi PHBS Lengkapi Kegiatan CKG

Setelah memberikan pemeriksaan kesehatan, petugas UPTD Puskesmas Tinewati mengajak siswa mengikuti edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Edukasi tersebut melengkapi pemeriksaan karena siswa tidak hanya perlu mengetahui kondisi kesehatan, tetapi juga perlu memahami cara menjaganya.
RW. Nur Siti K., S.Tr.Kes., selaku Koordinator Pelaksana Program Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja (AUSREM), menyampaikan materi PHBS kepada para peserta. Ia mengajak siswa mengenali berbagai kebiasaan sederhana yang dapat mereka lakukan untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
Dalam penyampaiannya, RW. Nur Siti K. menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan diri dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak siswa memperhatikan kebersihan lingkungan serta menerapkan pola hidup yang mendukung kesehatan.
Para siswa kemudian mendapatkan pemahaman bahwa menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika mereka mengalami sakit. Mereka perlu membangun kebiasaan sehat sejak dini dan menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Siswa dapat memulai kebiasaan tersebut melalui berbagai tindakan sederhana, seperti menjaga kebersihan tubuh, mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperhatikan pola hidup sehari-hari.
177 Siswa Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Sebanyak 177 siswa dan siswi MI Cicarulang mengikuti rangkaian CKG yang digelar UPTD Puskesmas Tinewati. Para peserta mengikuti pemeriksaan secara bergantian sesuai dengan arahan petugas.
Petugas memberikan arahan kepada siswa sebelum mereka mengikuti setiap tahapan pemeriksaan. Petugas juga membantu siswa ketika mereka membutuhkan pendampingan selama proses berlangsung.
Pendampingan tersebut membuat siswa lebih mudah mengikuti kegiatan. Selain itu, petugas dapat membangun komunikasi dengan peserta sehingga mereka merasa lebih nyaman ketika menjalani pemeriksaan.
Keikutsertaan 177 siswa juga menunjukkan antusiasme warga sekolah terhadap kegiatan pemeriksaan kesehatan. Para siswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai pentingnya memeriksa kondisi kesehatan sejak usia sekolah.
Pengalaman tersebut dapat membantu siswa membangun pandangan yang lebih positif terhadap pelayanan kesehatan. Mereka dapat memahami bahwa tenaga kesehatan hadir untuk membantu menjaga dan meningkatkan kesehatan mereka.
Sejumlah Siswa Masih Merasa Malu

Di tengah kegiatan, beberapa siswa menunjukkan ekspresi malu dan kurang percaya diri ketika berhadapan dengan petugas kesehatan. Sebagian peserta tampak canggung ketika petugas mulai melakukan pemeriksaan.
Petugas kemudian mendekati siswa dengan cara yang ramah dan komunikatif. Mereka mengajak siswa berbicara dan memberikan pendampingan agar peserta merasa lebih tenang.
Pendekatan tersebut membantu siswa mengurangi rasa canggung selama pemeriksaan. Setelah merasa lebih nyaman, para siswa dapat mengikuti proses pemeriksaan dengan lebih percaya diri.
Interaksi antara petugas dan siswa juga menciptakan suasana yang lebih akrab. Petugas tidak hanya menjalankan pemeriksaan, tetapi juga membangun komunikasi yang membuat siswa lebih terbuka selama mengikuti kegiatan.
Suasana tersebut menjadi bagian menarik dari kegiatan CKG. Pengalaman seperti ini dapat membantu anak mengenal pelayanan kesehatan tanpa menganggap pemeriksaan sebagai sesuatu yang menakutkan.
CKG Bangun Kesadaran Kesehatan Siswa
Kegiatan CKG tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan. UPTD Puskesmas Tinewati juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Pemeriksaan membantu siswa mengenal kondisi kesehatan mereka, sedangkan edukasi PHBS membantu mereka memahami cara menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua kegiatan tersebut saling melengkapi dalam memberikan pemahaman kesehatan kepada anak usia sekolah.
Melalui edukasi tersebut, petugas mengajak siswa membangun kebiasaan sehat sejak dini. Siswa dapat memulai kebiasaan tersebut dari lingkungan terdekat, seperti menjaga kebersihan tubuh, menjaga kebersihan kelas, membuang sampah pada tempatnya, dan memperhatikan kebiasaan sehari-hari.
Sekolah juga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan tersebut. Guru dan pihak sekolah dapat terus mengingatkan siswa untuk menerapkan PHBS sehingga kebiasaan sehat tidak berhenti setelah kegiatan CKG selesai.
Keluarga juga dapat memperkuat kebiasaan tersebut di rumah. Ketika siswa menerapkan kebiasaan sehat di sekolah dan keluarga mendukungnya di rumah, anak akan lebih mudah membangun pola hidup sehat secara konsisten.
Puskesmas Dekatkan Pelayanan Kesehatan dengan Anak
Melalui kegiatan CKG, UPTD Puskesmas Tinewati menghadirkan pelayanan kesehatan secara langsung di lingkungan sekolah. Langkah tersebut membantu siswa memperoleh akses pemeriksaan sekaligus edukasi tanpa harus meninggalkan lingkungan sekolah.
Petugas kesehatan juga dapat berinteraksi langsung dengan siswa melalui kegiatan tersebut. Interaksi ini memberikan kesempatan kepada petugas untuk mengenalkan pentingnya menjaga kesehatan dengan bahasa yang lebih mudah dipahami anak.
Pihak sekolah turut mendukung kegiatan dengan memberikan ruang bagi para siswa untuk mengikuti pemeriksaan dan edukasi. Dukungan tersebut membantu kegiatan berjalan secara tertib selama kurang lebih dua jam.
Kolaborasi antara UPTD Puskesmas Tinewati dan MI Cicarulang menunjukkan pentingnya kerja sama dalam mendukung kesehatan anak usia sekolah. Puskesmas memberikan pelayanan dan edukasi, sedangkan sekolah membantu menciptakan lingkungan yang mendukung penerapan kebiasaan sehat.
Dorong Siswa Terapkan PHBS Setiap Hari
Setelah mengikuti pemeriksaan dan edukasi, para siswa membawa pengetahuan baru mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Mereka dapat menerapkan pengetahuan tersebut melalui berbagai kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Petugas UPTD Puskesmas Tinewati mengajak siswa untuk tidak hanya memahami materi PHBS, tetapi juga mempraktikkannya. Siswa dapat memulai dari diri sendiri sebelum mengajak teman dan anggota keluarga melakukan kebiasaan serupa.
Kebiasaan sederhana yang siswa lakukan secara berulang dapat membentuk pola hidup sehat. Karena itu, siswa perlu mempertahankan kebiasaan tersebut meskipun kegiatan CKG telah selesai.
Guru dan keluarga dapat terus mendampingi siswa agar mereka tetap konsisten menerapkan PHBS. Dengan dukungan tersebut, siswa dapat membawa kebiasaan sehat dari lingkungan sekolah ke lingkungan rumah dan masyarakat.
CKG Perkuat Kesadaran Kesehatan Anak
Pelaksanaan CKG di MI Cicarulang memberikan pengalaman langsung kepada 177 siswa dalam mengenal pemeriksaan kesehatan dan pentingnya PHBS. UPTD Puskesmas Tinewati menggabungkan pemeriksaan dan edukasi untuk memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh kepada para peserta.
Petugas tidak hanya memeriksa kesehatan siswa, tetapi juga membangun komunikasi dengan mereka selama kegiatan. Pendekatan yang ramah membantu siswa mengikuti pemeriksaan dengan lebih nyaman, termasuk bagi peserta yang masih merasa malu atau canggung.
Sementara itu, edukasi PHBS membantu siswa memahami bahwa kesehatan membutuhkan kebiasaan yang konsisten. Siswa dapat menjaga kebersihan diri, memperhatikan lingkungan, serta menerapkan perilaku sehat dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, UPTD Puskesmas Tinewati terus mendorong anak usia sekolah untuk mengenal dan menjaga kesehatan sejak dini. Pihak sekolah dan keluarga juga dapat melanjutkan pesan kesehatan tersebut melalui pendampingan dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan sinergi antara tenaga kesehatan, sekolah, dan keluarga, siswa MI Cicarulang dapat membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan. Kegiatan CKG pun tidak berhenti sebagai pemeriksaan kesehatan semata, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap kesehatan diri serta lingkungan.
Author Profile

Latest entries
UncategorizedAgustus 26, 2026Cek Kesehatan Gratis UPTD Puskesmas Tinewati di MI Cicarulang
UncategorizedAgustus 19, 2026Memaknai HUT RI untuk Memperkuat Nasionalisme dan Gotong Royong
UncategorizedAgustus 18, 2026Upacara HUT RI ke-81 Tingkat Kecamatan Singaparna
UncategorizedAgustus 18, 2026Kelas Ibu Balita Desa Sukaasih Bahas Tumbuh Kembang Anak
