Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten bakal menggelar imunisasi measles rubella secara serentak pada Agustus-September mendatang.
Imunisasi menyasar ke anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun. Imunisasi itu dimaksudkan untuk memutus transmisi penularan virus campak dan rubella.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Klaten, Herry Martanto, mengatakan kegiatan digelar serentak di seluruh Jawa. Kebutuhan vaksin bakal disediakan oleh pemerintah pusat.
“Agustus ditargetkan untuk anak-anak sekolah dulu dari PAUD, SD, hingga SMP. Sementara, pada September untuk anak nonsekolah,” kata dia saat ditemui sebelum workshop kampanye imunisasi measles rubella di ruang B1 Pemkab Klaten, Jl. Pemuda, Klaten, Selasa (9/5/2017).
Herry menjelaskan tenaga kesehatan dari pelayanan kesehatan milik pemerintah dan swasta dilibatkan untuk imunisasi itu. Sementara, untuk imunisasi pada anak usia sekolah dilakukan di masing-masing sekolah.
Sementara, anak usia nonsekolah dilakukan di masing-masing pelayanan kesehatan. “Setelah workshop ini akan dilakukan pendataan,” kata dia.
Herry menuturkan untuk imunisasi Dinkes menggandeng sejumlah instansi termasuk Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Hal itu dimaksudkan untuk membantu pemberian pemahanan orang tua masing-masing anak terkait pentingnya imunisasi measles rubella. “Harapannya pada 2020 nanti sudah bebas campak dan rubella. Untuk kasus campak dan rubella Klaten tidak tinggi,” kata dia.
Author Profile
- Bachelor of Public Health Grade Years 2012
Latest entries
KarierJanuari 17, 2018Loker Tenaga Kesehatan RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede s.d 23 Januari 2018
Dinas KesehatanJuli 12, 2017Penyuluh Kesehatan Kunci Sukses Tercapainya Program Pembangunan Kesehatan
Rumah SakitJuli 5, 2017Bertahun-tahun Selesai Dibangun, Ruangan Khusus Merokok RSUD Aceh Tamiang Belum Difungsikan
Berita KesehatanJuni 17, 2017Marak Anti Vaksin, Beberapa Daerah Ini Pernah KLB Penyakit


