Pernah merasa kenyang setelah makan mie instan, gorengan, dan minuman manis sambil rebahan nonton drama Korea? Rasanya enak, praktis, dan bikin puas. Tapi, pernah nggak bertanya, “Sebenarnya ini sehat nggak, ya? Kalau kamu masih asal-asalan dalam memilih makanan sehari-hari, artinya kamu perlu kenalan dengan PGS, yaitu Pedoman Gizi Seimbang dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan) Republik Indonesia.
Apa Itu PGS?
Pedoman Gizi Seimbang (PGS) adalah panduan resmi yang dibuat untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi harian secara tepat. Prinsipnya sederhana: tubuh butuh asupan makanan yang bervariasi dan seimbang nggak hanya soal kenyang, tapi juga soal kualitas gizi yang masuk ke tubuh.
Berbeda dari pola makan yang fokus hanya pada satu jenis nutrisi (seperti diet tertentu), Pedoman Gizi Seimbang mendorong kita untuk makan dari berbagai kelompok makanan, dalam jumlah yang sesuai, agar tubuh tetap sehat, aktif, dan terhindar dari penyakit.

Kenalan dengan Konsep “Isi Piringku”
Salah satu bagian penting dari Pedoman Gizi Seimbang (PGS) adalah konsep “Isi Piringku”, yang menggantikan konsep 4 Sehat 5 Sempurna. Dalam satu piring ideal, komposisinya dibagi sebagai berikut:
- 50% sayur dan buah: Misalnya bayam, wortel, pepaya, apel, semangka, atau tomat. Sayur dan buah memberikan serat, vitamin, dan antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh.
- 25% karbohidrat kompleks: Seperti nasi merah, kentang, jagung, atau roti gandum. Karbohidrat ini membantu menjaga energi tubuh lebih stabil dan tahan lama.
- 25% protein: Bisa dari sumber hewani seperti ikan, ayam, telur, atau sumber nabati seperti tempe dan tahu.
Selain itu, tubuh juga membutuhkan cukup air putih idealnya sekitar 8 gelas per hari untuk menjaga cairan tubuh tetap seimbang.
Batasan Gula, Garam, dan Lemak
Dalam menerapkan Pedoman Gizi Seimbang (PGS), bukan hanya soal apa yang dimakan, tapi juga seberapa banyak kita mengonsumsi bahan-bahan tertentu, seperti:
- Gula: Maksimal 4 sendok makan per hari
- Garam: Maksimal 1 sendok teh per hari
- Lemak: Maksimal 5 sendok makan per hari
Gunakan minyak sehat seperti minyak zaitun, minyak jagung, atau minyak kanola saat memasak, dan sebisa mungkin kurangi konsumsi gorengan.
Jangan Lupakan Aktivitas Fisik
Kunci hidup sehat bukan cuma dari makanan, tapi juga dari gaya hidup aktif. Cukup lakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki cepat selama 30 menit per hari. Selain itu, terapkan pola makan dengan 3 kali makan utama dan 2 kali camilan sehat untuk menjaga energi dan metabolisme tubuh tetap optimal.
Yuk, Mulai dari Isi Piringmu!
Menerapkan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) bukan hal yang sulit. Mulailah dengan memperhatikan isi piring setiap kali makan, batasi asupan gula-garam-lemak, dan aktif bergerak setiap hari. Perlahan tapi pasti, kamu akan merasakan manfaatnya tubuh lebih segar, tidak mudah sakit, dan lebih fokus dalam menjalani aktivitas.
Yuk, mulai sekarang lebih bijak memilih makanan. Ajak keluarga dan teman untuk hidup lebih sehat bareng-bareng!
Artikel ini telah di-review oleh Dianissafitrah, S.Km (Kesmas-ID)
Daftar Pustaka:
Kementerian Kesehatan RI. (2014). Pedoman Gizi Seimbang.
Direktorat Gizi Masyarakat, Kemenkes. (2020). Isi Piringku: Panduan Gizi Seimbang.https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-kebutuhan-gizi-harian-seimbang



