10 Menit Aja! Untuk Periode Emas Anak Papua, Lakukan Hal Ini!

Saya percaya, dengan waktu sepuluh menit yang anda sisihkan pada setiap pelaksanaan Posyandu, akan merubah pola pikir masyarakat Papua. Yakinlah!

Saya percaya, dengan waktu sepuluh menit yang anda sisihkan pada setiap pelaksanaan Posyandu, akan merubah pola pikir masyarakat Papua. Yakinlah!

“Gampang ya, bahannya mudah didapat, di masak juga tidak lama, nanti di rumah mau buat kalau ada acara” pengakuan salah satu "Mace" yang ikut menyaksikan demo masak Puskesmas Kais Darat.

Tema itu diangkat karena melihat adanya stigma bahwa merokok itu keren dan tidak merokok tidak keren di anak muda sekarang khususnya di wilayah kerja kami.

Lomba ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi ibu-ibu bahwa hadir ke Posyandu agar tidak lagi menjadi sebuah paksaan untuk ke Posyandu, sehingga tumbuh kesadaran dari benak mereka bahwa anak mereka adalah emas yang harus tetap dijaga sinarnya agar tumbuh menjadi anak yang sehat, kuat, dan cerdas.

Ilham Rusting, Ahli Gizi di Puskemas Entikong Kalbar membina ribuan remaja bermasalah melalui program Posyandu Remaja.

26 April 2018 adalah hari dimana diperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN). Puskesmas Bokin bersama Nusantara Sehat mengajak pemerintah Kelurahan Bokin melaksanakan sosialisasi keselamatan kerja dan simulasi penanganan kegawatdaruratan dan bencana.

Dedikasi terhadap profesinya membuat wanita 1/4 abad ini rela keluar dari zona nyamannya untuk mengambil bagian dan berkonstribusi nyata di dalam pembangunan kesehatan di wilayah terpencil di Indonesia

Bukan hal yg berlebihan ketika kami begitu bahagia bisa mengabadikan moment ini, inilah bentuk tindakan nyata yang kami banggakan.

Kami bangga jadi pelayan kesehatan masyarakat! Meski terkadang tidak semua desa bisa menerima kedatangan kami. Tapi apakah kita berdiam diri saja? Tentu tidak!

"Workshop ini juga bertujuan untuk mendapatkan Output yang bisa dijalankan untuk memenuhi standar minimal pelayanan puskesmas dan setiap staf bisa melakukan perencanaan untuk merealisasikan tujuan dari daerah, kabupaten, provinsi, dan nasional", ujar Lutfi, S.Kep.Ns, Kepala Puskesmas Basse Sangtempe.

"Saya berharap, tahun ini Desa Racang Welak bisa menjadi desa STBM, Kami akan bekerja keras untuk ini" ujar Bapak Bernadus Beras selaku kepala Desa Racang Welak.

Mari Kaka Kitorang Patungan Untuk Asmat!!! Bersama kita berangkatkan Kapal Kemanusiaan (KK) menuju Papua dengan membawa 100 ton bantuan pangan dan medis serta seratus relawan termasuk tenaga medis dan ahli gizi. Menyasar penderita campak dan gizi buruk yang ada di Kabupaten Asmat, Papua.