FKM Unand Berikan Edukasi Pentingnya Skrining  dan Pelatihan Keterampilan Fisik pada Lansia

Skrining/ pemeriksaan dini kesehatan lansia merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh masyarakat kelompok usia lanjut. Hal ini merupakan salah satu langkah pencegahan (preventif) yang telah dibentuk oleh pemerintah untuk menciptakan masyarakat kelompok usia lanjut yang lebih mandiri dan berdaya. Langkah preventif lekat hubungannya dengan jurusan kesehatan masyarakat. Melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Proyek Kemanusiaan, mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas Kelompok 5 mengadakan pengabdian masyarakat yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Lima Puluh Kota dan juga Puskesmas Pakan Rabaa.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan ini juga merupakan wujud nyata dari komitmen FKM Unand untuk memberikan dukungan positif terhadap program MBKM yang dicanangkan oleh Kemendikbudristek. Selain itu kegiatan ini juga bermanfaat bagi mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat agar mendapatkan pengalaman yang lebih luas dengan terjun langsung ke masyarakat.

Pengabdian masyarakat tersebut dimulai pada Kamis, (12/10) dengan agenda pembukaan dan penandatanganan kerja sama secara simbolis antara FKM Unand dan Dinas Kesehatan Kabupaten 50 Kota.  Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan melakukan riset dan pengolahan data terkait Standar Pelayanan Minimal (SPM). Terdapat 12 Standar pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi pokok pembahasan mahasiswa. Masing-masing kelompok mendapatkan satu hingga dua topik untuk di bahas. Hal utama yang harus dibahas masing-masing kelompok adalah terkait capaian dari SPM tersebut. Capaian SPM tersebut bisa tidak sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Renstra. Hal inilah yang harus di pelajari dan diteliti mahasiswa.

Kelompok lima peminatan AKK yang beranggotakan lima orang yakninya Meina Lisa, Mula Hiyatul Hikmah, Mutia Azahra, Muthia Feby, dan Mutiara Salsabila dengan dosen pembimbing Ayulia Fardila Sari. ZA, SKM., MPH membahas capaian SPM bidang Usia Lanjut. Kelompok ini memilih puskesmas Pakan Rabaa menjadi tempat untuk melakukan pengabdian masyarakat yang mana puskesmas ini adalah salah satu puskesmas dengan tingkat capaian SPM bidang usia lanjut terendah.

Program yang disusun kelompok ini antara lain melakukan edukasi terkait pentingnya skrining kesehatan pada lansia, dan juga pelatihan keterampilan fisik lansia. Kegiatan ini dilakukan di Posyandu Lansia Jorong Kayu Tanam dan juga di Puskesmas Pakan Rabaa. Selain edukasi, juga dilakukan skrining/ pemeriksaan dini berupa pengukuran berat badan, tinggi badan, dan tekanan darah. Kegiatan ini dibantu dan dibersamai oleh bidan desa Nagari Labuah Gunung dan juga pemegang program Usia Lanjut Puskesmas Pakan Rabaa.

Widya Safitri, S.ST selaku pemegang Program Kesehatan Usia Lanjut di Puskesmas Pakan Rabaa menuturkan “Alhamdulillah kegiatan kali ini berbeda dari yang biasanya dilakukan, dengan adanya program MBKM adik-adik dari Kesehatan Masyarakat Unand kegiatan kali ini lebih menyenangkan dan juga membuat lansia senang. Semoga untuk kedepannya program ini bisa dilanjutkan secara berkesinambungan, sehingga capaian SPM Usia Lanjut di Puskesmas Pakan Rabaa dapat meningkat.”

Yuk Share Postingan Ini:
Amrullah Jabar
Amrullah Jabar

Editor Kesmas-ID

Articles: 143

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *