Mahasiswa FKM Universitas Andalas Edukasi Pentingnya Deteksi Dini Kanker Serviks di Kecamatan Mungo Kabupaten Lima Puluh Kota

Kanker serviks atau biasa dikenal dengan kanker leher rahim menempati urutan kedua terbanyak dengan jumlah kasus 36.633 kasus atau 9,2% dari total kasus kanker di Indonesia (Handayani N., 2022). Data dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Cipto Mangunkusumo Jakarta memperlihatkan bahwa 94 persen pasien kanker serviks meninggal dalam waktu dua tahun. Hal tersebut menunjukkan bahwa di Indonesia kanker serviks adalah salah satu kanker yang banyak diderita oleh perempuan Indonesia.

Salah satu cara untuk mencegah Kanker Serviks dengan melakukan Skrining. Skrining yang dilakukan yaitu Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Di Kabupaten Lima Puluh Kota capaian pelayanan kesehatan usia produktif masih tergolomg rendah. Salah satu Puskesmas dengan capaian pelayanan kesehatan usia produktif yang rendah adalah Puskesmas Mungo.

Dari permasalahan tersebut mendorong mahasiswa Universitas Andalas, Fakultas Kesehatan Masyarakat untuk mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) – Proyek Kemanusiaan di Kabupaten Lima Puluh Kota tepatnya di wilayah kerja Puskesmas Mungo. Mahasiswa menggelar kegitan edukasi di Mushola Koto Nan Gadang, Mungo, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota yang dihadiri oleh wanita usia produktif (15-59 tahun). Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat mengenai kanker serviks, meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya terkena kaker, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini, serta ajakan masyarakat untuk meakukan skrining IVA di Puskesmas Mungo.

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Afadhil Arnandes Putra (IKM 21), M Rifat Ilhami (IKM 21), Rihadatul Aisya (IKM 21), Arasanti Azzahra Tanjung (IKM 21) dan Nurul Fatimah Yusri (IKM 21) dibawah bimbingan Dosen Ibu Ade Suzana Eka Putri, SKM., M.Comm Health., Sc., Ph.D. Dengan antusiasme tinggi, mahasiswa terkait menyampaikan informasi mengenai penjelasan mengenai kanker serviks (penyebab, faktor risiko, cara pencegahan, dan penanggulangan kanker serviks). Dan mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai pentingnya deteksi dini kanker dan penejelasan mengenai skrining IVA.

Sebelum memulai penjelasan materi mahasiswa melakukan pre-test untuk menilai pemahaman masyarakat sebelum dilakukannya penyuluhan. Mahasiswa melakukan presentasi dengan bantuan Power Point. Setelah melakukan penjelasan materi mahasiswa memberikan soal post-test untuk melihat apakah ada perbedaan atau tidak antara pengetahuan sasaran sebelum pemberian penyuluhan dan sesudah pemberian penyuluhan. Hasil pre-test dan post-test menunjukaan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang materi yang telah disampaikan.

Selain itu mahasiswa beserta tenaga Puskesmas juga berhasil mengajak masyarakat dan ikut melaksanakan skrining IVA di Puskesmas Mungo setelah kegiatan penyuluhan tersebut. Skrining IVA dilaksanakan di Puskesms Mungo oleh tenaga medis terlatih Puskesmas Mungo dan mahasiswa turut membantu untuk pencatatan dadan pendataan untuk keperluan skrining. Sebagai bagian dari kegiatan, mahasiswa juga menyediakan materi tertulis, yaitu brosur yang berisi rangkuman dari materi kanker serviks dan deteksi dini yang dapat membantu masyarakat untuk terus memahami dan mengaplikasikan pengetahuan yang didapat.

Acara berlangsung dengan penuh semangat, menciptakan suasana yang edukatif dan memberdayakan. Harapannya kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat wilayah kerja Puskesmas Mungo dan bisa untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat nantinya.

Yuk Share Postingan Ini:
Amrullah Jabar
Amrullah Jabar

Editor Kesmas-ID

Articles: 139

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *