SOLUSI GIZI SEIMBANG UNTUK BUMIL “KEK” DAN BALITA

BKKBN (2023) mendeskripsikan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) merupakan kegiatan pemberian makanan kepada balita dalam bentuk kudapan yang aman dan bermutu serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan sasaran. Mengingat kasus gizi buruk semakin meningkat, maka harus adanya tindakan utama yaitu penyediaan gizi yang seimbang bagi kesehatan ibu hamil dan anak balita. Terutama bagi ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan balita, sehingga PMT ini adalah salah satu solusi yang inovatif, tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi tetapi juga mendukung ekonomi lokal dan keberlanjutan pangan.

Mengingat kondisi tersebut, pada 27/6/24 Puskesmas Tanjungjaya, Kab. Tasikmalaya mengadakan Pelatihan Tim Pelaksana dalam Penyiapan PMT Berbasis Pangan Lokal bagi Bumil KEK dan Balita, di Aula Puskesmas, Tenaga Pelaksana Gizi. Peserta yang berkontribusi sebanyak 112 orang perwakilan dari 7 Desa, 55 posyandu dengan Narasumber R. Vina Trichahya Permataayu, A.Md.Gz

Langkah utama dalam penyedian PMT berbasis pangan lokal adalah dengan mengidentifikasi sumber pangan yang tersedia di daerah setempat yang kaya akan nutrisi, seperti: ubi jalar, singkong, jagung, kacang-kacangan, ikan, telur, tempe, tahu dan berbagai macam jenis buah dan sayur yang kaya akan nutrisi dan mudah didapat oleh masyarakat setempat. Hal ini bertujuan karena pangan lokal tidak hanya kaya akan karbohidrat dan protein, namun mampu menyediakan mikronutrien penting seperti vitamin dan mineral yang esensial untuk pertumbuhan dan perkembangan.

Langkah Kedua, menyusun menu PMT yang seimbang dan bervariasi dengan komposisi yang tepat antara karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Contohnya dalam menu sarapan bisa terdiri dari jagung, sayur bening bayam, ikan bakar dan buah pisang. Menu siang terdiri atas, singkong rebus, tumis kangkung, telur dadar dan buah pepaya. Sedangkan untuk makan malam dapat diseimbangkan dengan bubur ubi jalar, sup ikan dengan sayuran hijau dan buah mangga.

Langkah Ketiga, pengolahan makanan harus secara higienis yang bertujuan untuk mencegah kontaminasi dan manjaga kualitas gizi. Dengan memperhatikan teknik pengolahan seperti merebus, mengkukus dan menumis dengan sedikit minyak mampu membuat makanan itu terlihat lebih menarik. Sehingga meningkatkan nafsu makan dengan memastikan asupan gizi yang dikonsumsi cukup.

EDUKASI PMT BERBASIS PANGAN LOKAL DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Pelatihan ini memberikan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang dan cara pengolahan pangan lokal yang benar. Pelatihan ini ditujukan kepada ibu hamil, ibu balita, kader posyandu dan kelompok masyarakat setempat yang berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya PMT berbasis pangan lokal. Selain itu juga dapat memberikan motivasi untuk lebih mandiri dalam menyediakan makanan bergizi bagi keluarga.

Tentu tindakan ini tidak ikut berhenti ketika pelatihan PMT selesai. Namun, adanya monitoring dan evaluasi tetap dilakukan secara berkala. Misalnya yang dilakukan pada salah satu kegiatan kesehatan Posyandu, yaitu dengan mengukur status gizi ibu hamil dan balita, seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan pemeriksaan status hemoglobin yang dapat memberikan gambaran tentang keberhasilan program dan apa yang perlu ditingkatkan. Dengan adanya pelaksanaan kegiatan pelatihan PMT berbasis pangan lokal bagi Ibu hamil KEK dan balita serta adanya monitoring yang berkelanjutan, diharapkan mampu menurunkan angka gizi buruk, meningkatkan cakupan imunisasi, dan yang paling utama adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan terutama terhadap edukasi gizi seimbang. Dan yang tidak kalah penting adalah menjadi salah satu jembatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan nasional.

Yuk Share Postingan Ini:
tianiganitrirahma
tianiganitrirahma
Articles: 15

26 Comments

  1. Semangat terus buat kita semua . InsyAllooh puskesmasTanjungjaya New Zero Stunting.. 💪💪

  2. Saya sangat apresiasi kegiatan2 di Puskesmas Tanjungjaya, selalu semangat & kompak.
    Semoga menjadi inspirasi untuk menjadi masyarakat dapat meningkatkan derajat kesehatan lebih baik secara mandiri dan memperbaiki sistem kesehatan di negara kita, Aamiin yra.

    • Semangat trs ..Puskesmas Tanjungajaya pasti bisa New Zero Stunting .Dan harus bisa ..semangat tuk semuanya

  3. Syemangattt buat Puskesmas Tanjungjaya semoga selalu menjadi garda terdepan untuk mewujudkan Kecamatan Tanjungjaya New Zero Stunting

  4. Semangat utk puskesmas Tanjungjaya sukses selalu. menjadi fasilitas kesehatan no 1 di kabupaten Tasikmalaya

  5. Memang hebat tanjungjaya,selalu cepat dan tepat dalam menagani berbagai masalah 👍👍👍💪💪💪

  6. Saya sangat bersemangat dg kegiatan2 di puskesmas Tanjung jaya… Slalu kompak.. Untuk men Zero kan stunting, smoga slalu sukses untuk Puskesmas Tanjung jaya, untuk meningkat kan derajat kesehatan yang lebih baik secara Mandiri…

    • PKM Tanjungjaya,semangat,sehat dan jaya untuk mewujudkan kecamatan Tanjungjaya new zero stunting👌,,,pasti bisaa💪

  7. Mudah mudahan puskesmas tanjungjaya menjadi puskesma yanh….”New zero stanting”

  8. Syemangattt.. Untuk kita semua semoga ttp sehat&kompak sllu.. Mdh2 an Puskesmas Tanjungjaya menjadi Puskesmas yang New Zero Stunting💪🥰

  9. Saya sangat mengapresiasi segala program yg dilaksanakan di posyandu terutama dlm rangka meningkatkan gizi bagi balita dan bumil.
    Semangat…… Ayo…. Kita Bisa.
    Posyandu Jaya.

  10. Smangat Pkm Tanjungjaya, kita bisa……… bisa… bisa….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *