Kelas Ibu Balita Desa Singasari Kecamatan Singaparna

Menyasar pada ibu balita di Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, Puskesmas Tinewati adakan Kelas Ibu Balita pada Jumat (12/7/2024)

Menyasar pada ibu balita di Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, Puskesmas Tinewati adakan Kelas Ibu Balita pada Jumat (12/7/2024). Kelas Ibu Balita ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta membekali pengetahuan para ibu dalam memantau tumbuh kembang balita, termasuk memastikan gizi cukup bagi balitanya. Kegiatan yang berlangsung di aula Desa Singasari ini merupakan salah satu bentuk usaha untuk mencegahan wasting, utamanya di Desa Singasari.

Balita Wasting

Wasting sendiri merupakan kondisi ketika berat badan anak menurun jauh di bawah standar kurva pertumbuhan, dan menunjukkan penurunan berat badan akut, namun tidak mempengaruhi tinggi badannya. Menurut UNICEF Indonesia, biasanya wasting terjadi akibat asupan gizi anak tidak memadai, dan/atau disertai seringnya menderita penyakit infeksi.

Seperti yang kita ketahui, pemantauan segala aspek dalam masa pertumbuhan balita merupakan tanggung jawab orang tua. Meski begitu, sebagian aspek pemenuhan gizi, tetap berada di tangan ibu. Untuk itu, Puskesmas Tinewati bermaksud memberi bekal kepada para ibu melalui Kelas Ibu Balita, sekaligus melakukan pencegahan wasting pada balita.

Bukan Hanya Ibu, Melainkan Nenek Balita

Kegiatan ini dimulai dengan pembukaan pada pukul 8.30, yang kemudian dilanjutkan dengan perkenalan antar peserta, yang berjumlah 25 orang. Menariknya, meskipun berjudul “Kelas Ibu Balita”, peserta yang menghadiri kegiatan ini mayoritas ialah nenek balita.

Materi dari Puskesmas Tinewati

Narasumber di kelas ini merupakan para ahli medis dari Puskesmas Tinewati, yaitu Bidan Leti Latifah, S.ST dan Tine Indriyani, Amd. Gz. Materi dimulai oleh Bidan Leti Latifah, S.ST, beliau memaparkan materi tentang perkembangan anak, kebersihan gigi, tentang pentingnya imunisasi, dan pemahaman tentang penyakit pada anak.

Kemudian, dilanjutkan oleh Tine Indriyani, Amd. Gz dengan materinya, yaitu pertumbuhan, pemantauan pertumbuhan. Materi tersebut juga dilengkapi dengan, pemahaman tentang pentingnya ASI, cara menyusui, serta cara memberikan MPASI pada anak.

Setelah sesi pemaparan materi, pada kegiatan ini, peserta juga diedukasi terkait PMT (Pemberian Makanan Tambahan) untuk meningkatkan status gizi balita. Kemudian terdapat sesi diskusi, dimana peserta diberi kesempatan untuk bertukar pikiran dengan pemateri, juga peserta lainnya.

Kelas Ibu Balita Desa Singasari Kecamatan Singaparna

Kegiatan yang berlangsung selama 3 jam ini cukup meriah, dengan antusiasme para peserta, dan dilengkapi semangat dari para balita yang turut kesana-kemari.

Setelah adanya kelas Ibu Balita ini, diharapkan ibu lebih memahami bagaimana memantau tumbuh kembang, serta pemenuhan gizi balitanya. Selain itu, besar harapan untuk anak tidak lebih banyak menghabiskan waktu dengan neneknya, melainkan bersama orang tua.

Sumber: 

Selain Stunting, Wasting Juga Salah Satu Bentuk Masalah Gizi Anak yang Perlu Diwaspadai

Stunting vs Wasting pada Anak

Yuk Share Postingan Ini:
Yuniar Catur Rini
Yuniar Catur Rini
Articles: 12

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *