Puskesmas Singaparna Rayakan Hari SBH di MPLS SMAN 2 Singaparna

TASIKMALAYA, KESMAS-ID.com – Menyambut Hari Saka Bakti Husada (SBH) ke-39 tahun yang jatuh pada Rabu (17/7/2024), Puskesmas Singaparna melakukan serangkaian kegiatan, salah satunya edukasi “Gizi Seimbang Pada Remaja” untuk siswa baru dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA Negeri 2 Singaparna tahun ajaran 2024/2025.

Berkolaborasi dengan Bapak Aid Fitriyana Hidayat, S.K.M., Programer Promkes Puskesmas Tinewati, dan Ibu Nenden Ela Yuliani, S.K.M., Programer Promkes Puskesmas Singaparna menjadi narasumber kegiatan hari ketiga MPLS tersebut. Kompak menggunakan seragam Pramuka, para siswa baru berjumlah 320 peserta terlihat antusias saat materi dipaparkan.

Dikutip dari laman resmi Kemenkes RI, Saka Bakti Husada adalah kegiatan yang dibentuk oleh Kementerian Kesehatan RI bersama Kwartir Nasional Gerakan Praja Muda Karana (Kwarnas Pramuka) pada tanggal 17 Juli 1985, bertujuan untuk mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan, yang dapat membantu melembagakan norma hidup sehat bagi semua anggota Gerakan Pramuka Indonesia dan masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Tahun ini mengusung tema “Saka Bakti Husada: Membangun Kesehatan Generasi Emas Indonesia”, edukasi tentang gizi seimbang pada siswa baru SMAN 2 Singaparna, Tasikmalaya dirasa sangat penting mengingat fase ini remaja cenderung memiliki rasa ingin mencoba makanan kekinian agar tidak melewatkan momen atau istilahnya FOMO (Fear of Missing Out). Padahal belum tentu makanan kekinian tersebut sehat, mungkin saja kandungan garam, gula, dan pewarna buatan tinggi untuk menarik konsumen, terutama remaja.

“Saya sangat senang, anak-anak terlihat antusias bertanya tentang jajanan sehat. Semoga setelah ada edukasi ini mereka mulai mengonsumsi gizi seimbang atau gizi yang baik, supaya sehat dan terhindar dari obesitas,” ungkap Ibu Nenden dalam keterangan tertulis, Rabu (17/7/2024).

“Salam SBH, Sehat Untuk Semua, Sepanjang Masa,” tutup Bapak Aid dan Ibu Nenden bersama peserta MPLS SMA Negeri 2 Singaparna meneriakkan jargon untuk menyudahi 20 menit penyampaian edukasi gizi seimbang pada remaja. Semoga setelah ini banyak remaja lain yang mulai peduli dengan gizi sehat untuk setiap makanan yang dikonsumsi, karena anak muda adalah aset bangsa. (RN)

Yuk Share Postingan Ini:
rnuradzania
rnuradzania
Articles: 4

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *