Campak adalah penyakit infeksi virus akut yaitu virus Paramyxovirus yang ditularkan melalui udara dan dapat menyebar dengan cepat diantara individu yang tidak melakukan imunisasi. Penyakit ini menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia (peradangan paru-paru), ensefalitis (peradangan pada jaringan otak), infeksi telinga berupa gangguan pendengaran, dan Subacute Sclerosing Panencephalistis (SSPE) yang merupakan komplikasi langka yang dapat terjadi 7—10 tahun setelah infeksi campak, dengan memberikan risiko pada kerusakan otak yang serius.
Campak merupakan salah satu penyakit yang paling menular. Pada tahun 2018 kasus campak secara global mencapai sekitar 9 juta kasus dengan sekitar 140.000 kematian. Di Indonesia insidensi campak menunjukkan peningkatan kasus yang signifikan terjadi pada tahun 2015—2017 sebesar 52,9% provinsi mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat penyakit campak.
Gejala campak biasanya muncul 10—12 hari setelah terpapar virus yang meliputi:
- Demam tinggi dengan suhu mencapai > 38oC yang berlangsung selama 3—7 hari.
- Batuk kering yang seiring waktu semakin parah.
- Gejala seperti hidung tersumbat dan bersin.
- Mata menjadi merah dan berair.
- Munculnya ruam khas campak 3—5 hari setelah dimulainya demam, dan biasanya dimulai dari wajah kemudian menyebar ke seluruh tubuh.
Pencegahan Campak dan Pentingnya Imunisasi

Pencegahan campak dapat dilakukan dengan imunisasi atau vaksinasi yang diberikan pertama kali pada anak usia 9 bulan, diikuti dosis kedua pada anak usia 18 bulan, dan dosis ketiga pada anak usia 6—7 tahun. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa vaksinasi campak telah menurunkan angka kematian global sebesar 80% antara tahun 2000—2017.
Imunisasi pada anak penting untuk dilakukan dengan tujuan untuk mencegah penyakit campak. Cakupan imunisasi minimal 95% diperlukan untuk mencapai kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya wabah. Namun berdasarkan data statistik oleh UNICEF (2021) cakupan imunisasi campak global di tahun 2019 mencapai 86%. Pada tahun 2020—2021 cakupan imunisasi campak mengalami penurunan yaitu dari 83% menjadi 81%, kemudian kembali meningkat di tahun 2022—2023 menjadi 83%.

Penting bagi orang tua untuk memastikan bahwa anak-anaknya mendapatkan vaksinasi sesuai jadwal. Selain vaksinasi, edukasi mengenai pentingnya vaksinasi merupakan langkah awal pencegahan terjadinya penularan penyakit campak dengan tujuan memberikan pengetahuan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengikuti program imunisasi. Oleh karena itu, memahami gejala, komplikasi, dan pencegahan campak dengan imunisasi dapat melindungi anak-anak dari penyakit ini. Mari dukung program imunisasi dan pastikan anak-anak mendapatkan perlindungan yang mereka butuhkan.
Sumber:
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). (2021). Measles (Rubeola). Retrieved from https://www.cdc.gov/measles/index.html
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). (2022). Vaccines and Preventable Diseases. Tersedia di: https://www.cdc.gov
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Situasi Kesehatan: Penyakit Campak di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
Rachmawati, L., & Marzuki, A. (2018). Epidemiologi dan Komplikasi Penyakit Campak di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 45-52
United Nations Children’s Fund (UNICEF). (2021). Immunization coverage. Tersedia di: https://data.unicef.org/topic/child-health/immunization/
World Health Organization (WHO). (2019). Global Vaccine Action Plan 2011-2020: Midterm Review. Tersedia di: https://www.who.int/publications/i/item/global-vaccine-action-plan- 2011-2020-midterm-review
World Health Organization (WHO). (2022). Immunization coverage. Tersedia di: https://www.who.int
World Health Organization (WHO). (2020). Measles fact sheet. Tersedia di: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/measles
Artikel ini telah di review oleh:
Gin Gin Agus Ginandjar, S.KM
Tenaga PROMKES Puskesmas Sukaresik
UPTD Puskesmas Sukaresik Jalan Raya Ciawi-Panumbangan RT 001 RW 002 Email: puskesmas.sukaresik40@gmail.com Sukaratu Sukaresik Tasikmalaya-Kode Pos 46159 Telp. 081312639144



