Libatkan 44 Dusun, Srandakan Komitmen Jadi Wilayah Bebas Jentik

Jum’at (13/10), bertepatan di Balai Desa Poncosari, Srandakan masyarakat berkumpul untuk Gerakan Community Deal Bebas Jentik

Jum’at (13/10), bertepatan di Balai Desa Poncosari, Srandakan masyarakat berkumpul untuk Gerakan Community Deal Bebas Jentik

"Semoga masyarakat desa Rehak akan terbebas dari penyakit yang berbasis lingkungan dengan mengaplikasikan 5 pilar STBM", ujar Camat Welak.

Tim Promkes Puskesmas Guntur 2 melakukan kegiatan sosialisasi, "woro-woro" pelaksanaan minum obat pencegah kaki gajah massal untuk masyarakat desa.

Promkes Puskesmas Sungai Guntung melakukan Penyuluhan dan Pembagian Tablet Tambah Darah, 9 s.d 14 Oktober 2017, di 14 sekolah tingkat SMP dan SMA.

STMB merupakan program nasional dibidang sanitasi berbasis masyarakat yang berbasis lintas sektoral, untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Program ini dicanangkan bulan Agustus 2008 oleh Menkes RI. Pada September 2008, STBM dikukuhkan sebagai strategi…

Dengan adanya kerja sama pengantaran obat ini, pasien rawat jalan tidak perlu lagi menunggu di apotek, obat diantar kerumah oleh Mitra Gojek.

Puskesmas Selatbaru hingga sampai saat ini masih melakukan penyelidikan epidemiologi di Desa Deluk, tempat ditemukan pasien yang terindikasi penyakit DB.

Masyarakat Desa Pepandungan menggelar Musyawarah Masyarakat Desa, 9/10. Dalam MMD kali ini disepakati point penting terkait kesehatan masyarakat.

Kabupaten Enrekang berhasil meraih penghargaan dari Kementerian kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, berupa sertifikat penghargaan Eliminasi Filariasis.

Tim Nusantara Sehat PKM Nualain Kec. Lamaknen Selatan bersama staf Puskesmas dan bidan desa setempat melakukan pemeriksaan HIV di Desa Ekin.

Menegakan KTR tidak semudah membalikan telapak tangan. Untuk itu kami siap berjuang untuk Indramayu yang lebih sehat tanpa asap ROKOK.

Dinkes Bantul gelar Rapat Koordinasi Advokasi Dana Desa 2018 untuk memastikan alokasi anggaran desa dibidang kesehatan minimal 10%.