Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) I Posko 14 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan Seminar Awal di Desa Tombo-Tombolo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto pada Rabu (24/07).
Kegiatan Seminar Awal ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa Tombo-Tombolo yang meliputi Ketua BPD dan anggota, para Kasie dan Kaur, Kepala Dusun, Perangkat Desa, Tokoh Pendidik dan Tokoh Masyarakat. Turut hadir pula secara online Ibu Ulfah Najamuddin, S.Si., M.Kes selaku Supervisor dari Posko 14.

Ulil Abshar Nurman selalu Koordinator Desa Posko 14 mengawali sambutan dengan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Perangkat Desa dan seluruh masyarakat desa yang telah menerima dan menyambut baik kedatangan Anggota Posko 14. Ia lalu menjelaskan tujuan dari diadakannya kegiatan PBL I ini.
“PBL I ini akan berfokus pada pengambilan data, analisis situasi, penyusunan prioritas masalah, dan penyusunan alternatif pemecahan masalah yang akan digunakan sebagai dasar untuk melaksanakan rangkaian PBL selanjutnya”, jelas Ulil.
Perlu diketahui bersama bahwa terdapat perbedaan PBL I kali ini jika dibandingkan dengan PBL-PBL yang telah dilakukan oleh Mahasiswa FKM sebelumnya, di mana tahun ini telah berfokus pada satu tema yakni Stunting dengan 4 sasaran utama meliputi Ibu Hamil, Wanita Usia Subur (WUS) (15-49 Tahun), Baduta (0-23 Bulan) serta Remaja Putri (13-19 Tahun).

Sehubungun dengan hal tersebut, Bapak Haris Rani selaku Kasi Pemerintahan yang mewakili Plt. Kepala Desa Tombo-Tombolo menyebutkan bahwa besar harapannya agar Kepala Dusun yang hadir serta seluruh Tokoh masyarakat, Tokoh Pendidik dan Stakeholder terkait dapat turut membantu mensukseskan kegiatan PBL I ini dengan cara menerima mahasiswa sebaik mungkin apabila mereka datang untuk melakukan pendataan ke rumah-rumah warga.
Seminar Awal ini tentunya tidak hanya menjadi ajang sosialisasi terkait kegiatan PBL I yang akan dijalankan oleh Posko 14, melainkan sebagai bentuk keterlibatan pemerintah dan masyarakat dalam upaya percepatan penurunan stunting. Pada akhirnya, semua pihak dapat merasakan dampak positif, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Penulis :
Isny Walidani Haris
Supervisor :
Ulfah Najamuddin, S.Si., M.Kes
Anggota Posko 14:
- Ulil Abshar Nurman
- Angelina Sakke
- Febbylenfi Sembo P
- Riyanni Puteri Iqbal
- Isny Walidani Haris
- Nurul Khalizah
Author Profile
- Editor Kesmas-ID
Latest entries
Pengabdian MasyarakatJuni 11, 2026SAPA GIGI LANSIA: Upaya Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Unsoed Mewujudkan Lansia Sehat dan Mandiri dalam Perawatan Gigi dan Mulut
Event KesehatanJuni 5, 2026Nikotin di Persimpangan: Antara Ilusi Fiskal Negara dan Penyelamatan Masa Depan Generasi Muda Indonesia
KarierJuni 2, 2026Rekrutmen Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Penugasan Khusus Kabupaten Kotawaringin Timur
Mahasiswa KesmasJuni 1, 2026Pemberdayaan Remaja Kampung Naga Tasikmalaya: Strategi Inovatif Kesehatan Lingkungan dan Perilaku Sehat


