Puskesmas Gelar Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut di Sekolah

Menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia sekolah merupakan kebiasaan penting yang perlu dikenalkan kepada anak sejak dini. Karena itu, edukasi kesehatan gigi tidak hanya dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga dapat hadir langsung di lingkungan sekolah.

Hal tersebut menjadi bagian dari kegiatan Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut dalam rangka HUT PTGMI ke-30 dan Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) yang dilaksanakan di SD IT Al Khoeriyah, Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, pada Senin, 14 September 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh petugas kesehatan, yaitu Neni Nuraeni, S.ST dan Pipit Ambarwati, AMKG. Kehadiran petugas di sekolah menjadi kesempatan untuk mengenalkan kepada para siswa bahwa merawat gigi dan mulut merupakan bagian dari kebiasaan hidup sehat sehari-hari.

Edukasi Kesehatan Gigi Dimulai dari Sekolah

Petugas memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut kepada siswa sekolah

Lingkungan sekolah menjadi salah satu tempat yang dekat dengan keseharian anak. Di sinilah kebiasaan baik dapat terus dikenalkan dan dibangun melalui kegiatan yang sederhana dan mudah dipahami.

Melalui kegiatan edukasi kesehatan gigi dan mulut, anak-anak diajak untuk lebih mengenal pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut. Pesan kesehatan disampaikan dengan pendekatan yang sesuai untuk anak sekolah agar informasi mengenai perawatan gigi lebih mudah diterima.

Kegiatan seperti ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan gigi bukan hanya dilakukan ketika gigi terasa sakit. Kebiasaan merawat gigi perlu dilakukan secara rutin sebagai bagian dari keseharian.

Kementerian Kesehatan juga menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif atau pencegahan masalah kesehatan gigi sejak usia sekolah. Dalam informasi Kemenkes pada September 2026, pemeriksaan gigi termasuk salah satu perhatian dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) anak sekolah.

Mengenalkan Kebiasaan Merawat Gigi

Suasana edukasi kesehatan gigi dan mulut bersama siswa SD IT Al Khoeriyah

Salah satu hal sederhana yang penting dikenalkan kepada anak adalah kebiasaan menyikat gigi secara rutin. Kemenkes menjelaskan bahwa anak dianjurkan menyikat gigi dua kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur malam, menggunakan pasta gigi berfluoride.

Kebiasaan tersebut terlihat sederhana, tetapi perlu dibangun secara konsisten. Anak juga perlu mendapatkan contoh dari orang-orang di sekitarnya, baik orang tua, guru maupun lingkungan sekolah.

Selain menyikat gigi, perhatian terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi juga menjadi bagian dari pemeliharaan kesehatan gigi. Membatasi konsumsi makanan dan minuman manis dapat membantu mengurangi risiko terjadinya gigi berlubang atau karies, yaitu kerusakan pada gigi yang dapat berkembang menjadi lubang.

Dengan pemahaman yang diberikan sejak sekolah, anak diharapkan semakin terbiasa memperhatikan kondisi gigi dan mulutnya dalam kehidupan sehari-hari.

HUT PTGMI ke-30 dan Momentum HKGN

Kegiatan edukasi di SD IT Al Khoeriyah ini juga menjadi bagian dari momentum HUT PTGMI ke-30 dan HKGN 2026.

Dalam informasi resminya, PTGMI mencantumkan HKGN 2026 dengan tema “Gigi Kuat, Senyum Sehat, Indonesia Hebat” serta subtema “Periksa, Tindaklanjuti, Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut.” Rangkaian kegiatan tersebut memang mencakup edukasi dengan sasaran masyarakat serta anak usia prasekolah dan sekolah.

Momentum ini menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan pesan kesehatan gigi kepada masyarakat, termasuk anak-anak di lingkungan sekolah. Edukasi yang diberikan diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi dapat diteruskan melalui kebiasaan sederhana di rumah maupun di sekolah.

Kebiasaan Kecil untuk Senyum Sehat

Kebersamaan petugas dan siswa setelah edukasi kesehatan gigi dan mulut

Kesehatan gigi dan mulut tidak harus dimulai dari sesuatu yang rumit. Anak dapat dikenalkan dengan kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi secara rutin, memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi, serta memeriksakan gigi secara berkala.

Kementerian Kesehatan menganjurkan pemeriksaan gigi secara rutin untuk membantu menemukan masalah gigi lebih awal, bahkan ketika belum muncul keluhan.

Melalui kegiatan edukasi kesehatan gigi dan mulut di SD IT Al Khoeriyah, pesan tersebut dibawa lebih dekat kepada anak-anak. Kehadiran petugas kesehatan di lingkungan sekolah diharapkan dapat membuat anak semakin mengenal pentingnya menjaga gigi dan mulut sejak sekarang.

Sebab, senyum sehat tidak hanya soal gigi yang terlihat bersih. Di baliknya ada kebiasaan baik yang perlu dirawat setiap hari.

Author Profile

Rafie Nur Sidiq
Yuk Share Postingan Ini:
Rafie Nur Sidiq
Rafie Nur Sidiq
Articles: 150

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *