Banyak orang masih menganggap hipertensi hanya dialami oleh orang tua. Padahal, dalam beberapa tahun terakhir, kasus hipertensi pada usia muda semakin meningkat. Gaya hidup yang kurang sehat, stres akademik maupun pekerjaan, kurang aktivitas fisik, hingga konsumsi makanan tinggi garam menjadi faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya tekanan darah pada anak muda.

Yang membuat hipertensi berbahaya adalah penyakit ini sering disebut sebagai “silent killer” atau pembunuh diam-diam. Sebagian besar penderitanya tidak merasakan gejala apa pun sampai muncul komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, atau gangguan ginjal.

Lalu, apa saja tanda hipertensi yang sering diabaikan oleh anak muda?


Mengapa Anak Muda Bisa Mengalami Hipertensi?

Saat ini, gaya hidup modern membuat risiko hipertensi semakin tinggi, bahkan sejak usia kuliah.

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko antara lain:

  • Sering mengonsumsi makanan cepat saji
  • Terlalu banyak makanan tinggi garam
  • Kurang olahraga
  • Berat badan berlebih (overweight atau obesitas)
  • Kurang tidur
  • Stres berkepanjangan
  • Merokok
  • Konsumsi alkohol
  • Riwayat hipertensi dalam keluarga

Karena gejalanya sering tidak muncul, pemeriksaan tekanan darah secara rutin menjadi langkah terbaik untuk mendeteksi hipertensi sejak dini.

1. Sakit Kepala yang Terjadi Berulang

Salah satu tanda yang sering muncul adalah sakit kepala, terutama pada bagian belakang kepala.

Namun, banyak anak muda menganggap kondisi ini hanya akibat:

  • Begadang
  • Terlalu lama menatap layar laptop
  • Kurang minum
  • Terlambat makan

Padahal, jika sakit kepala sering muncul tanpa penyebab yang jelas dan disertai tekanan darah tinggi, kondisi tersebut perlu diwaspadai.

2. Mudah Merasa Lelah Meski Tidak Banyak Beraktivitas

Apakah Anda sering merasa cepat lelah padahal aktivitas tidak terlalu berat?

Tekanan darah yang tinggi dapat membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Akibatnya tubuh menjadi lebih mudah lelah dibandingkan biasanya.

Jika rasa lelah berlangsung terus-menerus tanpa penyebab yang jelas, sebaiknya jangan hanya mengandalkan suplemen atau kopi. Periksa juga tekanan darah Anda.

3. Pandangan Mulai Kabur

Hipertensi dapat memengaruhi pembuluh darah kecil pada mata.

Akibatnya seseorang dapat mengalami:

  • Penglihatan kabur
  • Sulit fokus melihat
  • Mata terasa berat
  • Penglihatan sesaat menjadi tidak jelas

Jika kondisi ini sering terjadi, terutama disertai tekanan darah tinggi, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan.

4. Jantung Berdebar Tanpa Penyebab Jelas

Jantung berdebar memang bisa dipicu oleh:

  • Kafein
  • Kurang tidur
  • Cemas
  • Aktivitas fisik

Namun jika jantung sering berdebar saat sedang beristirahat atau muncul berulang tanpa penyebab yang jelas, kondisi tersebut perlu diperiksa lebih lanjut.

Hipertensi dapat meningkatkan beban kerja jantung sehingga memicu berbagai gangguan pada sistem kardiovaskular.

5. Mimisan Berulang (Pada Sebagian Orang)

Mimisan bukan gejala utama hipertensi.

Namun, pada beberapa kasus ketika tekanan darah meningkat sangat tinggi, mimisan dapat terjadi lebih sering.

Bila mimisan disertai:

  • Sakit kepala hebat
  • Penglihatan kabur
  • Nyeri dada
  • Sesak napas

Segera cari pertolongan medis karena kondisi tersebut dapat menjadi tanda keadaan darurat.


Jangan Tunggu Muncul Gejala

Banyak penderita hipertensi merasa sehat-sehat saja.

Karena itu, satu-satunya cara mengetahui tekanan darah adalah dengan mengukurnya secara rutin.

Bagi mahasiswa dan anak muda, pemeriksaan tekanan darah sebaiknya dilakukan minimal satu kali setiap tahun. Jika memiliki faktor risiko seperti obesitas, riwayat keluarga hipertensi, atau sering mengonsumsi makanan tinggi garam, pemeriksaan dapat dilakukan lebih sering sesuai anjuran tenaga kesehatan.


Cara Mencegah Hipertensi Sejak Usia Muda

Kabar baiknya, sebagian besar kasus hipertensi dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Kurangi konsumsi garam berlebih.
  • Perbanyak buah dan sayur setiap hari.
  • Lakukan aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu.
  • Tidur 7–9 jam setiap malam.
  • Kelola stres dengan baik.
  • Hindari rokok dan batasi alkohol.
  • Jaga berat badan tetap ideal.
  • Rutin memeriksa tekanan darah.

Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung dalam jangka panjang.


Kapan Harus Segera ke Dokter?

Segera periksa ke dokter atau fasilitas kesehatan apabila mengalami:

  • Tekanan darah ≥140/90 mmHg pada pengukuran berulang.
  • Sakit kepala yang sangat berat.
  • Nyeri dada.
  • Sesak napas.
  • Gangguan penglihatan mendadak.
  • Kelemahan pada salah satu sisi tubuh.
  • Sulit berbicara.

Gejala tersebut dapat mengindikasikan kondisi yang membutuhkan penanganan segera.


Kesimpulan

Hipertensi tidak lagi identik dengan usia lanjut. Anak muda, termasuk mahasiswa, juga memiliki risiko mengalami tekanan darah tinggi akibat pola hidup yang kurang sehat.

Karena hipertensi sering tidak menimbulkan gejala yang jelas, jangan menunggu hingga muncul komplikasi. Mulailah menerapkan gaya hidup sehat dan lakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Semakin dini hipertensi terdeteksi, semakin besar peluang untuk mencegah komplikasi serius di masa depan.


FAQ

Apakah anak muda bisa terkena hipertensi?

Ya. Hipertensi dapat terjadi pada usia muda akibat pola makan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, obesitas, stres, kebiasaan merokok, maupun faktor keturunan.

Apakah hipertensi selalu menimbulkan gejala?

Tidak. Sebagian besar penderita hipertensi tidak merasakan gejala sehingga penyakit ini dikenal sebagai silent killer.

Berapa tekanan darah yang termasuk hipertensi?

Secara umum, hipertensi didiagnosis bila hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan angka ≥140/90 mmHg pada pengukuran berulang di fasilitas kesehatan.

Bagaimana cara mengetahui apakah saya mengalami hipertensi?

Cara paling akurat adalah dengan mengukur tekanan darah menggunakan tensimeter dan melakukan pemeriksaan secara berkala.

Author Profile

Rafie Nur Sidiq
Yuk Share Postingan Ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *