Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyosialisasikan tata cara pencegahan penyakit leptospirosis karena selama 2017 terdapat 34 kasus penyakit dengan korban meninggal dunia mencapai 10 orang.
Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Zoonesis Dinas Kesehatan Gunung Kidul Yudo Hendratmo di Gunung Kidul, Senin (20/3/2017), mengatakan pihaknya melakukan sosialisasi terkait penyebaran bakteri Leptospira sp.
“Bakteri ini sebenarnya langsung mati jika terkena sinar matahari, namun jika dalam air akan bertahan lama kurang lebih satu bulan,” kata Yudo.
Ia mengatakan penularan penyakit ini sebagian besar menyerang petani, karena biasanya mereka bekerja sebelum matahari terbit, sehingga bakteri tersebut akan mudah masuk ke dalam tubuh.
“Kami sosialisasi kepada petani untuk merubah pola bekerja setelah matahari terbit sehingga bisa mengurangi resiko penularan bakteri,” katanya.
Yudo mengatakan selama 2017 ada 34 kasus ini berada di zona utara Gunung Kidul, yakni berada di Puskesmas Patuk 1 dan 2; Gedangsari 1 dan 2; Nglipar 2 dan Ngawen 1. Dari jumlah tersebut, 15 orang masih suspec atau dugaan, dan sisanya atau 19 orang dari hasil laboratorium postif.
“Berasal dari Kecamatan Nglipar dua orang, Patuk enam orang, dan Kecamatan Gedangsari dua orang. Yang meninggal postif karena penyakit leptopirosis ada satu orang sesuai dengan Kewaspadaan Dini Rumah Sakit (KDRS). Lainnya belum diketahui karena rumah sakit yang menangani tidak mengeluarkan KDRS,” katanya.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan pihaknya melakukan koordinasi lintas sektoral seperti dari dinas Pertanian dan pihak kecamatan untuk melakukan sosialiasasi.
“Kami melakukan sosialisasi untuk pencegahan,” katanya.
Author Profile
- Editor Kesmas-ID
Latest entries
KarierOktober 11, 2026Lowongan Kerja RS NU Babat 2026, Dibuka Posisi Admisi RS
Mahasiswa KesmasOktober 9, 2026Mahasiswa Kesmas UNNES Jalankan Program Sekolah Sehat
Mahasiswa KesmasOktober 8, 2026SKM Penggerak Pendidikan Kesehatan 2026: Gerakkan Mahasiswa, Wujudkan Sekolah Sehat dan Berdaya
Mahasiswa KesmasSeptember 19, 2026Menggali Cerita di Balik Layar Digital: Tim Penelitian PDP Universitas Siliwangi Telusuri Fenomena Doomscrolling pada Remaja SMA



