Semarang, 2 Oktober 2026 — Lima mahasiswa Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM), Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang (UNNES), menuntaskan program pemberdayaan kesehatan bertajuk “SKM Penggerak Pendidikan Kesehatan di Sekolah” di SD Negeri Petompon 02, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Program ini berlangsung selama empat minggu, mulai 7 September hingga 2 Oktober 2026, dan menjadi bentuk rekognisi mata kuliah senilai 10 SKS.
Tim tersebut terdiri atas Aulia Ainuzahra, Larasati Dyah Ayu Ramadhani, Amelia May Larasati, Nesya Setya Lestari, dan Riskyna Andin Fadhilah, dengan bimbingan Galuh Mega Kurnia, S.K.M., M.Kes., selaku dosen pembimbing lapangan. Mahasiswa yang terlibat berasal dari lima peminatan, yaitu Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK), Epidemiologi, Biostatistik dan Kependudukan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta Promosi Kesehatan (Promkes).

Bersama pihak sekolah, mereka menjalankan sejumlah kegiatan, antara lain audit dan penyusunan standar pelayanan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), surveilans penyakit berbasis sekolah, pemetaan status gizi dan faktor risiko anemia, penyusunan profil demografi sekolah, analisis data status gizi, pembuatan jalur evakuasi, simulasi evakuasi kebakaran dan gempa, pembentukan Duta Kesehatan Sekolah, serta lomba inovasi kesehatan. Rangkaian kegiatan ini diharapkan mendukung tumbuhnya budaya hidup sehat dan membantu sekolah membangun lingkungan yang sehat secara berkelanjutan.
Lima Peminatan, Satu Tujuan: Sekolah Sehat
Setiap peminatan membawa program sesuai bidang keilmuannya. Seluruh kegiatan diarahkan untuk mendukung kesehatan peserta didik dan membantu SD Negeri Petompon 02 mengembangkan lingkungan sekolah yang lebih aman dan sehat.
Biostatistik dan Kependudukan: Profil dan Data Status Gizi
Mahasiswa peminatan Biostatistik dan Kependudukan menyusun Buku Profil Demografi Sekolah yang memuat data kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Mereka juga menganalisis data status gizi seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 untuk memberikan gambaran kondisi gizi pada setiap tingkat kelas.
Epidemiologi: Surveilans Penyakit dan Skrining Anemia
Tim Epidemiologi melaksanakan surveilans penyakit berbasis data kunjungan UKS. Data ditelaah berdasarkan waktu kunjungan, nama, kelas, jenis kelamin, keluhan awal, kategori penyakit, tindakan, hasil akhir, tempat rujukan, dan petugas pencatat. Hasilnya disusun menjadi laporan dan basis data penyakit. Mahasiswa juga memetakan status gizi menggunakan data tinggi dan berat badan dari sekolah serta melakukan skrining faktor risiko anemia melalui kuesioner yang dibagikan kepada seluruh siswa kelas 4.
Promosi Kesehatan: Duta Kesehatan dan Lomba Poster

Mahasiswa Promosi Kesehatan membentuk Duta Kesehatan Sekolah dengan melibatkan anggota Dokter Kecil. Para calon duta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan materi kesehatan melalui media edukasi. Selanjutnya, pihak sekolah memilih dua siswa untuk dilantik sebagai Duta Kesehatan Sekolah. Keduanya diharapkan dapat membantu menyampaikan pesan kesehatan kepada teman-teman mereka.
Selain itu, mahasiswa mengadakan lomba inovasi kesehatan yang diikuti kelas 6A dan kelas 5B. Lomba poster bertema kesehatan ini ditujukan untuk mendorong partisipasi aktif siswa sekaligus menjadi sarana edukasi. Tiga juara dipilih dari masing-masing kelas sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan siswa.
Administrasi dan Kebijakan Kesehatan: Penguatan Layanan UKS
Mahasiswa peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK) mengaudit pengelolaan UKS dan menelaah standar pelayanannya. Proses tersebut dilakukan dengan mengamati ruang UKS, mewawancarai koordinator UKS, memeriksa dokumen, serta mengecek ketersediaan alat dan obat. Temuan audit kemudian ditindaklanjuti melalui penyusunan alur pelayanan dan buku pelayanan UKS.
Laporan audit tersebut dapat digunakan pihak sekolah sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi siswa dan mendukung lingkungan sekolah yang lebih sehat.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Simulasi Gempa dan Kebakaran
Mahasiswa peminatan K3 mengajak siswa kelas 4B mengikuti pembelajaran dan simulasi kesiapsiagaan menghadapi gempa serta kebakaran. Sebelum praktik, siswa menerima materi dan diminta menjelaskan kembali langkah-langkah yang telah dipelajari. Dalam simulasi gempa, siswa berlatih berlindung di bawah meja, kemudian menuruni tangga menuju titik kumpul melalui jalur evakuasi yang telah ditentukan. Mahasiswa turut mencatat waktu yang dibutuhkan siswa untuk melakukan evakuasi.
Sebelum simulasi dilaksanakan, mahasiswa K3 memetakan gedung dan ruang kelas untuk menentukan jalur evakuasi yang dinilai paling aman. Pemetaan tersebut dituangkan dalam denah dan diserahkan kepada pihak sekolah.
Dukungan Sekolah dan Harapan Keberlanjutan
Sejak tahap koordinasi hingga pelaksanaan, mahasiswa mendapat dukungan dari guru dan tenaga kependidikan SD Negeri Petompon 02. Kepala sekolah, Bayu Wijayama, S.Pd., M.Pd., turut mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Programnya sangat mengena sekali. Kami juga sudah merasa sangat terbantu,” ujar Wulandari, salah satu guru SD Negeri Petompon 02.

Pita, salah satu guru sekaligus pengelola UKS di sekolah tersebut, menyampaikan bahwa data dan kegiatan yang telah dilaksanakan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi sekolah untuk menentukan tindak lanjut. Hasil skrining, misalnya, dapat membantu sekolah mengenali kelompok siswa yang perlu mendapatkan perhatian lebih.
Program ini diharapkan memberi manfaat yang dapat digunakan langsung oleh sekolah dalam merencanakan upaya kesehatan sesuai dengan permasalahan yang ditemukan. Ke depan, kegiatan yang telah dirintis diharapkan dapat dilanjutkan melalui pengelolaan UKS, kegiatan Duta Kesehatan Sekolah, pembaruan profil demografi sekolah, simulasi evakuasi secara rutin, serta pemantauan status kesehatan siswa secara berkala.
Keberlanjutan program tidak hanya bergantung pada mahasiswa, tetapi juga pada komitmen seluruh warga sekolah. Dengan dukungan bersama, SD Negeri Petompon 02 diharapkan dapat terus mengembangkan lingkungan belajar yang aman dan sehat bagi seluruh warganya.
Dosen Pembimbing:
Galuh Mega Kurnia S. KM., M. Kes.
Penulis:
- Aulia Ainuzahra – Peminatan Administrasi Kebijakan dan Kesehatan (AKK)
- Amelia May Larasati – Peminatan Biostatistik dan Kependudukan
- Larasati Dyah Ayu Ramadhani – Peminatan Epidemiologi
- Nesya Setya Lestari – Peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
- Riskyna Andin Fadhilah – Peminatan Promosi Kesehatan (Promkes)
Author Profile
- Editor Kesmas-ID
Latest entries
Mahasiswa KesmasOktober 9, 2026Mahasiswa Kesmas UNNES Jalankan Program Sekolah Sehat
Mahasiswa KesmasOktober 8, 2026SKM Penggerak Pendidikan Kesehatan 2026: Gerakkan Mahasiswa, Wujudkan Sekolah Sehat dan Berdaya
Mahasiswa KesmasSeptember 19, 2026Menggali Cerita di Balik Layar Digital: Tim Penelitian PDP Universitas Siliwangi Telusuri Fenomena Doomscrolling pada Remaja SMA
Mahasiswa KesmasSeptember 2, 2026Edukasi Literasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Melalui Pendekatan Social Capital Pada Pekerja Informal



