UPT Puskesmas Sapala terus memperkuat upaya promotif dan preventif melalui inovasi ES KRIM SEDAP, singkatan dari Edukasi Sehat kepada Murid Sebelum Mendapat Pelajaran. Inovasi ini menjadi salah satu strategi untuk menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS kepada anak sekolah sejak dini.

Program ES KRIM SEDAP mulai dilaksanakan sejak November 2024 pada tingkat Sekolah Dasar di wilayah kerja Puskesmas Sapala. Pada tahap awal, kegiatan ini diuji coba di 4 sekolah dasar. Selanjutnya, pada tahun 2025, inovasi ini ditingkatkan ke tahap implementasi dengan memperluas sasaran ke jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK. Secara keseluruhan, kegiatan ES KRIM SEDAP telah menyasar 13 sekolah, terdiri dari 4 sekolah pada tahap uji coba tahun 2024 dan 9 sekolah pada tahap implementasi tahun 2025.

Inovasi ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya capaian PHBS rumah tangga. Berdasarkan data Puskesmas Sapala, cakupan PHBS rumah tangga tahun 2024 masih berada pada angka 48,5 persen, sedangkan target yang diharapkan mencapai 65 persen. Beberapa indikator yang perlu diperkuat antara lain konsumsi buah dan sayur, perilaku tidak merokok di dalam rumah, serta penerapan kebiasaan hidup sehat di lingkungan keluarga.

Melalui ES KRIM SEDAP, edukasi kesehatan diberikan kepada murid sebelum kegiatan belajar dimulai. Kegiatan rata-rata dilaksanakan sekitar pukul 08.30 sampai 09.00 WITA, dengan menyesuaikan ketersediaan alat transportasi, terutama speed boat, serta kondisi sungai di wilayah kerja Puskesmas Sapala. Kondisi geografis tersebut menjadi tantangan tersendiri, tetapi tidak mengurangi komitmen Puskesmas Sapala dalam mendekatkan layanan promosi kesehatan ke sekolah.

Inisiator inovasi, Muhammad Lufirahman, SKM, Tenaga Promosi Kesehatan Puskesmas Sapala, menjelaskan bahwa sekolah merupakan tempat strategis untuk membangun perilaku sehat. Anak-anak tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang membawa pesan kesehatan ke rumah masing-masing.

Kegiatan ES KRIM SEDAP dilaksanakan melalui penyampaian materi PHBS, penggunaan media edukasi seperti poster dan leaflet, tanya jawab, diskusi singkat, serta penguatan pesan kesehatan yang mudah dipahami murid. Materi yang diberikan mencakup pentingnya cuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi, memilih jajanan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta membiasakan keluarga untuk tidak merokok di dalam rumah.

Inovasi ini memberikan manfaat bagi berbagai pihak. Bagi murid, kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kesadaran untuk menerapkan hidup sehat. Bagi sekolah, ES KRIM SEDAP mendukung terciptanya budaya sekolah sehat. Bagi Puskesmas, inovasi ini menjadi strategi promosi kesehatan yang lebih efektif, sedangkan bagi masyarakat, program ini mendorong perubahan perilaku sehat melalui peran anak di lingkungan keluarga.

Dampak positif inovasi ini mulai terlihat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dari nilai rata-rata 50 menjadi 75. Cakupan PHBS rumah tangga juga meningkat dari 48,5 persen menjadi 55,6 persen. Selain itu, konsumsi buah dan sayur meningkat menjadi 71,05 persen, sementara perilaku tidak merokok di dalam rumah mencapai 69,40 persen.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa edukasi sederhana, apabila dilakukan pada waktu yang tepat, berulang, dan dekat dengan lingkungan sekolah, dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan literasi kesehatan dan perubahan perilaku masyarakat. Melalui ES KRIM SEDAP, Puskesmas Sapala berupaya membangun generasi yang sehat, cerdas, dan mampu menjadi penggerak perilaku hidup bersih dan sehat di keluarga maupun masyarakat.

Dengan semangat Promosi Kesehatan, inovasi ES KRIM SEDAP diharapkan dapat terus dikembangkan dan menjadi praktik baik dalam penguatan layanan promotif dan preventif berbasis sekolah di wilayah kerja Puskesmas Sapala.

Author Profile

Muhammad Lufirahman, SKM
Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Puskesmas Sapala Kabupaten Hulu Sungai Utara
Yuk Share Postingan Ini:

Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Puskesmas Sapala Kabupaten Hulu Sungai Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *