Petugas Promosi Kesehatan dan Nutrisionis turun langsung ke Desa Cibuniasih untuk mendampingi ibu hamil dengan KEK, anemia, dan risiko tinggi.
Programer Promosi Kesehatan (Promkes) bersama Programer Nutrisionis melaksanakan kegiatan Kunjungan Lapangan Ibu Hamil Kurang Energi Kronik (KEK), Anemia, dan Ibu Hamil Risiko Tinggi pada Kamis, 17 September 2026 di Desa Cibuniasih. Kegiatan ini menyasar ibu hamil yang mengalami KEK, anemia, maupun kehamilan dengan risiko tinggi agar kondisi kesehatannya dapat dipantau secara langsung.

Selama kurang lebih 20 menit, petugas kesehatan memberikan edukasi kepada ibu hamil dan keluarga mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan. Selain penyampaian materi, petugas juga melakukan pemantauan kondisi ibu melalui pengukuran berat badan dan Lingkar Lengan Atas (LILA), yaitu ukuran sederhana yang digunakan untuk mengetahui apakah ibu hamil berisiko mengalami kekurangan energi kronik.

Sri Nur Wahyuni, S.KM bersama Septiani Rahayu, A.Md.Gz menjelaskan bahwa pemenuhan gizi selama kehamilan sangat berpengaruh terhadap kesehatan ibu maupun tumbuh kembang janin. Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya protein, seperti ikan, telur, daging, tahu, tempe, susu, serta memperbanyak sayur dan buah agar kebutuhan zat gizi terpenuhi.
Selain itu, ibu hamil juga diingatkan agar rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai anjuran tenaga kesehatan. Tablet ini berfungsi membantu mencegah anemia atau kekurangan sel darah merah yang dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, pusing, hingga meningkatkan risiko komplikasi saat persalinan.

Kegiatan kunjungan lapangan seperti ini menjadi salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang mendekatkan petugas kepada masyarakat. Dengan datang langsung ke rumah sasaran, petugas dapat mengetahui kondisi ibu hamil secara lebih menyeluruh, memberikan pendampingan yang sesuai kebutuhan, sekaligus melibatkan keluarga agar ikut mendukung pemenuhan gizi dan kesehatan ibu selama kehamilan.
Melalui kegiatan ini diharapkan ibu hamil dengan KEK, anemia, maupun risiko tinggi dapat teridentifikasi dan tertangani sejak dini, memperoleh pemeriksaan dan pemantauan secara berkala, serta mendapatkan tindak lanjut atau rujukan apabila diperlukan. Pendampingan yang dilakukan juga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan ibu dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah dan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat membantu mencegah komplikasi selama kehamilan dan persalinan, sehingga kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga hingga proses persalinan nanti. Dengan dukungan keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan semakin banyak ibu hamil yang dapat menjalani kehamilan dengan sehat dan melahirkan bayi yang sehat pula.
Artikel ini telah direview oleh:
Sri Nur Wahyuni, S.KM
Petugas Promkes Puskesmas Pancatengah
Puskesmas Pancatengah — Jl. Raya Pancatengah, Desa Cibongas, Kec. Pancatengah, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat 46194
Author Profile
- Halo, saya Fasya Nazwa Sakib, mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat yang memiliki minat pada bidang pendidikan, kesehatan, kepemimpinan, komunikasi, dan pengembangan diri. Saya aktif dalam organisasi, kegiatan volunteer, serta pengembangan sumber daya manusia, dan juga merintis usaha di bidang fashion, jasa, dan kuliner. Saya menyukai kepenulisan, public speaking, digital marketing, dan content creation. Melalui website ini, saya berbagi pengalaman, pemikiran, dan karya sebagai bentuk kontribusi untuk menginspirasi dan memberi manfaat. Saya percaya bahwa ilmu akan semakin bermakna ketika dibagikan, dan setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menciptakan perubahan yang besar.
Latest entries
Berita KesehatanSeptember 18, 2026Mengapa Ibu Hamil Risiko Tinggi Perlu Pendampingan Sejak Dini?
Berita KesehatanSeptember 18, 2026Kunjungan Lapangan Dampingi Ibu Hamil Risiko Tinggi
Berita KesehatanSeptember 16, 2026Kenali Gejala Anemia pada Remaja Putri, Bukan Sekadar Lemas!
Berita KesehatanSeptember 16, 2026SMPN Cibuniasih Gelar Skrining, Cegah Anemia pada Remaja Putri


