Menjaga kesehatan sejak usia remaja bukan hanya soal rajin berolahraga atau menjaga pola makan. Bagi remaja putri, ada satu hal lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan, yaitu mencegah anemia atau kondisi ketika kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari normal.
Salah satu upaya yang dilakukan melalui Pemberian Dan Minum Tablet Tambah Darah (TTD) Secara Serempak Bagi Remaja Putri di wilayah Kecamatan Jatiwaras. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, melalui sekolah SMP/MTs/SMA/SMK/MA di wilayah Kecamatan Jatiwaras.
Kegiatan ini melibatkan seluruh remaja putri di wilayah Kecamatan Jatiwaras. Pelaksanaannya didampingi oleh guru UKS atau PMR serta bidan desa/mantri desa. Kegiatan berlangsung sekitar 30 menit.
Minum TTD Bersama untuk Cegah Anemia

Kegiatan minum TTD secara serempak menjadi salah satu upaya untuk membangun kebiasaan remaja putri agar lebih peduli terhadap kesehatan sejak sekarang, karena Anemia dapat dialami siapa saja, tetapi remaja putri memiliki risiko yang lebih tinggi. Salah satu alasannya adalah menstruasi setiap bulan yang menyebabkan tubuh kehilangan darah. Pada masa pertumbuhan, kebutuhan zat besi juga perlu diperhatikan.
Zat besi dibutuhkan tubuh untuk membantu pembentukan hemoglobin. Hemoglobin sendiri berperan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ketika seseorang mengalami anemia, keluhan seperti mudah lelah, lemas, dan sulit berkonsentrasi dapat muncul. Pada remaja, kondisi tersebut juga dapat berpengaruh terhadap konsentrasi dan prestasi belajar.
Karena itu, pemberian TTD bukan sekadar kegiatan minum tablet bersama. Ada pesan kesehatan yang ingin dibangun, yaitu membiasakan remaja putri untuk menjaga kecukupan zat besi dan mencegah anemia. Dengan kata lain, TTD menjadi salah satu bagian dari upaya yang lebih luas. Makan bergizi, aktif bergerak, cukup istirahat, dan memperhatikan kondisi tubuh tetap perlu dilakukan dalam keseharian.
Membangun Kebiasaan Sehat Sejak Remaja

Kegiatan pemberian dan minum TTD secara serempak di wilayah Kecamatan Jatiwaras diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat membantu membangun kebiasaan sehat di kalangan remaja putri.
Kementerian Kesehatan menganjurkan konsumsi TTD satu tablet setiap minggu sebagai bagian dari upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Untuk kondisi tertentu, seperti ketika hasil pemeriksaan menunjukkan anemia, petugas kesehatan dapat memberikan anjuran konsumsi dan tindak lanjut yang berbeda sesuai kondisi masing-masing. Karena itu, jika seorang remaja putri mengalami keluhan seperti mudah lelah, lemas, sulit berkonsentrasi, atau memiliki kekhawatiran mengenai kondisi kesehatannya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Wujudkan Remaja Putri yang Sehat dan Berprestasi
Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri di Kecamatan Jatiwaras dapat terus diperkuat. Remaja putri yang sehat tentu memiliki lebih banyak kesempatan untuk belajar, beraktivitas, dan mengembangkan potensi diri. Karena itu, menjaga kesehatan sejak sekarang bukan hanya bermanfaat untuk masa remaja, tetapi juga menjadi bekal untuk kehidupan di masa mendatang.
Perlu diingat, menjaga kesehatan sebaiknya tidak menunggu sampai tubuh terasa lemas atau muncul keluhan. Bagi remaja putri, mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai anjuran dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu mencegah anemia. Kebiasaan ini juga perlu didukung dengan pola makan bergizi seimbang dan gaya hidup sehat agar kesehatan tetap terjaga.
Author Profile

- Mahasiswa jurusan Kesehatan Masyarakat peminatan K3, angkatan 2024. Aktif mengikuti organisasi dan volunteer kegiatan sosial & kemanusiaan. Tertarik menambah skill seperti content writing, SEO, dan Desain grafis.
Latest entries
Berita KesehatanAgustus 15, 2026Pemberian Tablet Tambah Darah Cegah Anemia Remaja Putri Jatiwaras
Berita KesehatanAgustus 15, 2026KUA Bersama Puskesmas Bina Kesehatan Calon Pengantin Jatiwaras
Berita KesehatanAgustus 15, 2026Tracking TB Paru Terintegrasi CKG Perkuat Deteksi Warga Neglasari
Edukasi KesehatanAgustus 9, 2026Mengenal Pemeriksaan Risiko Penyakit Jantung melalui CKG


