Dinkes Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat melalui Sosialisasi 5 Tatanan

Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya mendorong penguatan pembudayaan hidup sehat di masyarakat melalui kegiatan Pertemuan Sosialisasi Pembudayaan Hidup Sehat di 5 (Lima) Tatanan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Nomor 4400/KS.17.02/Kesmas tentang Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan pelaksanaan pembudayaan hidup sehat di Kabupaten Tasikmalaya.

Melalui surat bernomor 400.7.27/5068/sdmkpm/2026 tertanggal 11 Agustus 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya mengundang sejumlah unsur lintas sektor untuk mengikuti pertemuan sosialisasi tersebut.

Pertemuan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di RM Sambel Hejo, Kota Tasikmalaya.

Libatkan Lintas Sektor

Sosialisasi pembudayaan hidup sehat ini melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan. Berdasarkan daftar peserta yang dilampirkan, terdapat perwakilan dari sejumlah perangkat daerah, instansi, dunia usaha, hingga fasilitas pelayanan kesehatan.

Beberapa unsur yang tercantum antara lain Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perhubungan dan Kominfo, serta Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya.

Dari internal Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, kegiatan juga melibatkan pejabat dan pengelola program, di antaranya bidang pengembangan SDMK dan PM, bidang layanan kesehatan, pengelola Program Promosi Kesehatan (PHS), serta pengelola program kesehatan masyarakat.

Keterlibatan lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa pembudayaan hidup sehat tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Upaya menciptakan lingkungan yang mendukung perilaku hidup sehat membutuhkan kolaborasi berbagai sektor dan pemangku kepentingan.

Penguatan Pembudayaan Hidup Sehat

Dalam surat undangan disebutkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan pelaksanaan pembudayaan hidup sehat di Kabupaten Tasikmalaya.

Pendekatan pembudayaan hidup sehat diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan yang semakin mendukung masyarakat untuk menerapkan perilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan sosialisasi juga menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman dan koordinasi antarpihak yang terlibat dalam pelaksanaan pembudayaan hidup sehat di berbagai tatanan.

Dengan adanya koordinasi lintas sektor, program kesehatan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi dapat terintegrasi dengan kebijakan dan kegiatan di berbagai bidang.

Libatkan Puskesmas dan Dunia Usaha

Selain unsur pemerintah daerah, daftar peserta juga mencantumkan sejumlah perwakilan dunia usaha dan Pos UKK, seperti PT Hini Daiki Cisayong, PT SaN N Garmindo Rajapolah, serta beberapa Pos UKK di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Sejumlah pengelola kesehatan masyarakat dan promosi kesehatan dari berbagai Puskesmas di Kabupaten Tasikmalaya juga tercantum sebagai peserta.

Keterlibatan Puskesmas memiliki peran penting karena fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama tersebut berada dekat dengan masyarakat dan memiliki fungsi dalam pelaksanaan upaya promotif serta preventif.

Kolaborasi antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, dunia usaha, dan unsur masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam membangun lingkungan yang mendukung perilaku hidup sehat.

Menuju Masyarakat yang Lebih Sehat

Pembudayaan hidup sehat pada akhirnya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan. Pemerintah memiliki peran dalam membangun kebijakan dan lingkungan pendukung, sementara masyarakat menjadi bagian utama dalam menerapkan perilaku hidup sehat.

Melalui kegiatan sosialisasi pembudayaan hidup sehat di lima tatanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya berupaya memperkuat koordinasi lintas sektor sebagai bagian dari pembangunan kesehatan di daerah.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi langkah untuk membangun kesadaran bersama bahwa kesehatan merupakan tanggung jawab seluruh sektor, bukan hanya sektor kesehatan.

Author Profile

Rafie Nur Sidiq
Yuk Share Postingan Ini:
Rafie Nur Sidiq
Rafie Nur Sidiq
Articles: 143

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *