Sepintar apa pun seseorang jika ilmunya tidak pernah ditulis maka langsung lenyap begitu jasadnya terkubur.
Demikian disampaikan Mulyanto, mentor menulis pos layanan terpadu (posyandu) remaja pada kelas menulis cerpen di Aula Puskesmas Pacarkeling Surabaya, Jumat (4/5/2018) sore.
Acara ini dihadiri 16 siswa perwakilan siswa SMP-SMA di wilayah Pacarkeling.
Staf SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya itu lebih lanjut mengatakan, menulis adalah cara lain untuk memperpanjang umur. Karena menulis adalah hidup yang sejati.
Dia lantas mengutip kutipan fenomenal dari Pramoedya Ananta Toer. Bahwa sepintar apa pun seseorang jika tidak menulis maka ia akan lenyap dari sejarah dan zaman. Sebab menulis adalah kerja keabadian.
“Misalnya Pak Habibi, jika beliau wafat dan tidak pernah menulis buku, maka ilmunya akan ikut terkubur,” ujar Mulyanto memberi contoh.
Kalau menulis, lanjut pria asli Sumenep itu, seseorang akan tetap hidup meski jasad sudah berkalang tanah.
“Contohnya banyak kita mengenal orang dari bukunya padahal raganya sudah terkubur puluhan tahun silam. Buya Hamka, Pramoedya, misalnya, dan yang lainnya,” jelas Mulyanto.
Penulis Novel Bidadari Pemetik Bianglala itu kemudian mengulas kiat menulis cerpen dengan mengasyikkan di kelas tersebut.
Tulisan karya peserta posyandu remaja itu diproyeksikan untuk menjadi sebuah buku antologi cerpen.
Peserta pelatihan merasa tertantang untuk menghasilkan tulisan. “Ini pasti keren, ini akan jadi buku perdana kami,” ujar salah satu peserta Fauzi bangga.
Kiat menulis cerpen, menurut Mulyanto, terdiri dari delapan poin. Pertama, tentukan tema. Kedua, tentukan tokoh. Ketiga, atur alur. dan keempat, tentukan sudut pandang.
Selanjutnya, kelima, tulisan di paragraf awal bikin supaya menyentuh hati pembaca. Keenam, tulisan selanjutnya harus bagai magnet sehingga pembaca tak mau berhenti membaca,. Tujuh, buat ending penuh kejutan, dan terakhir, kedelapan, baca tulisan dari awal lalu edit bila salah ketik atau tilisan tidak enak dibaca.
Sumber: https://pwmu.co/63899/05/05/jika-ingin-umur-panjang-dan-dikenang-maka-menulislah/
Author Profile
Latest entries
Kampus KesmasNovember 30, 2024Gerakan Mengolah Sampah Organik dengan Kompos Bentuk Kepedulian Kita Terhadap Lingkungan
TestimoniAgustus 4, 2024Script Audio untuk Reportase Kegiatan Institusi Layanan Kesehatan
Berita KesehatanDesember 25, 2023GEMAS BANGET SI, Gerakan Masyarakat Bangun Hidup Sehat Kendali Hipertensi di Kelurahan Awipari, Cibeureum Kota Tasikmalaya
Berita KesehatanDesember 21, 2023Lawan Stunting, Mahasiswa Kesmas Univet Bangun Nusantara Sukoharjo Luncurkan Program OKI


