Kunjungan Posyandu Leuwiloa Perkuat Edukasi Kesehatan Balita Desa Janggala

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 11.00 WIB tersebut diisi dengan berbagai kegiatan edukasi dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya ibu dan balita.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pendekatan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada edukasi dan pencegahan masalah kesehatan sejak dini.

Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Salah satu materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut adalah edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang disampaikan oleh petugas promosi kesehatan, Agneta Juwanita, S.KM.

PHBS pada dasarnya merupakan kebiasaan kesehatan yang dilakukan atas kesadaran agar seseorang maupun keluarga mampu menjaga kesehatan dan mencegah berbagai masalah kesehatan. Kementerian Kesehatan juga menempatkan PHBS sebagai bagian penting dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.

Kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan sabun, menggunakan jamban yang bersih, menjaga kebersihan lingkungan, serta menerapkan pola hidup sehat dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan penyakit dalam kehidupan sehari-hari.

Di lingkungan sekolah, Kemenkes juga mencantumkan sejumlah contoh PHBS, antara lain mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, mengonsumsi jajanan sehat, menggunakan jamban bersih, berolahraga secara teratur, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok, membuang sampah pada tempatnya, serta melakukan pemantauan berat dan tinggi badan.

Edukasi untuk Balita dengan Masalah Gizi

Petugas melakukan pengukuran pertumbuhan balita dalam kegiatan Posyandu Leuwiloa.

Perhatian terhadap kondisi gizi anak juga menjadi bagian penting dalam kegiatan di Posyandu Leuwiloa.

Edukasi kepada balita yang mengalami masalah gizi disampaikan oleh Yuni Rahayu, S.KM dan Annisa Puspitasari, S.Gz.

Edukasi gizi di Posyandu penting untuk membantu orang tua memahami kondisi pertumbuhan anak dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung kesehatan serta tumbuh kembang balita.

Pemantauan pertumbuhan anak juga menjadi bagian penting dari pelayanan kesehatan balita. Kemenkes menyebut pemantauan pertumbuhan balita sebagai salah satu indikator dalam upaya kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan seperti ini, orang tua diharapkan semakin memahami pentingnya memperhatikan pertumbuhan anak secara rutin dan berkonsultasi dengan petugas kesehatan apabila ditemukan masalah.

Mengenal Penyakit yang Bisa Dicegah dengan Imunisasi

Materi lainnya adalah edukasi mengenai PD3I atau Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi. Edukasi ini disampaikan oleh Priani Despitasari, S.KM.

Imunisasi merupakan salah satu upaya penting dalam melindungi anak dari penyakit tertentu yang dapat dicegah melalui vaksinasi. Karena itu, pemahaman orang tua mengenai pentingnya imunisasi menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan anak.

Edukasi kepada masyarakat di tingkat Posyandu juga dapat menjadi kesempatan bagi orang tua untuk memperoleh informasi kesehatan secara langsung dari petugas.

Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

Petugas memberikan pelayanan imunisasi kepada balita dalam kegiatan Posyandu Leuwiloa.

Selain edukasi, kegiatan di Posyandu Leuwiloa juga diisi dengan pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh bidan desa, yaitu RD. Siti Halimah Nurjanah, Am.Keb dan Riskilisma, Am.Keb.

Pelayanan kesehatan di Posyandu menjadi salah satu bentuk pelayanan yang dekat dengan masyarakat. Kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat juga memberikan kesempatan bagi orang tua untuk mendapatkan informasi dan pelayanan yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh TP Posyandu Desa Janggala, Yayu Sri Rahayu, yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan di Posyandu Leuwiloa.

Posyandu sebagai Ruang Edukasi Kesehatan

Kegiatan di Posyandu tidak hanya menjadi tempat mendapatkan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat.

Melalui edukasi tentang PHBS, gizi, imunisasi, dan pelayanan kesehatan, masyarakat diharapkan semakin memahami langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan keluarga.

Upaya promotif dan preventif seperti edukasi kesehatan juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Dengan pengetahuan yang cukup, masyarakat diharapkan dapat lebih cepat mengenali masalah kesehatan dan mengambil langkah yang tepat.

Kegiatan kunjungan lapangan ke Posyandu Leuwiloa menjadi salah satu contoh kolaborasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat dalam mendukung kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Ke depan, kegiatan edukasi dan pelayanan kesehatan yang dilakukan secara rutin di Posyandu diharapkan dapat terus mendukung masyarakat Desa Janggala dalam menerapkan perilaku hidup sehat serta memperhatikan tumbuh kembang anak sejak dini.

Tasikmalaya – Upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kesehatan terus dilakukan melalui kegiatan Posyandu. Salah satunya melalui kunjungan lapangan ke Posyandu Leuwiloa, Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, pada Selasa, 8 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 11.00 WIB tersebut diisi dengan berbagai kegiatan edukasi dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya ibu dan balita.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pendekatan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada edukasi dan pencegahan masalah kesehatan sejak dini.

Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Petugas memberikan edukasi kesehatan kepada ibu dan balita di Posyandu Leuwiloa.

Salah satu materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut adalah edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang disampaikan oleh petugas promosi kesehatan, Agneta Juwanita, S.KM.

PHBS pada dasarnya merupakan kebiasaan kesehatan yang dilakukan atas kesadaran agar seseorang maupun keluarga mampu menjaga kesehatan dan mencegah berbagai masalah kesehatan. Kementerian Kesehatan juga menempatkan PHBS sebagai bagian penting dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.

Kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan sabun, menggunakan jamban yang bersih, menjaga kebersihan lingkungan, serta menerapkan pola hidup sehat dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan penyakit dalam kehidupan sehari-hari.

Di lingkungan sekolah, Kemenkes juga mencantumkan sejumlah contoh PHBS, antara lain mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, mengonsumsi jajanan sehat, menggunakan jamban bersih, berolahraga secara teratur, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok, membuang sampah pada tempatnya, serta melakukan pemantauan berat dan tinggi badan.

Edukasi untuk Balita dengan Masalah Gizi

Perhatian terhadap kondisi gizi anak juga menjadi bagian penting dalam kegiatan di Posyandu Leuwiloa.

Edukasi kepada balita yang mengalami masalah gizi disampaikan oleh Yuni Rahayu, S.KM dan Annisa Puspitasari, S.Gz.

Edukasi gizi di Posyandu penting untuk membantu orang tua memahami kondisi pertumbuhan anak dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung kesehatan serta tumbuh kembang balita.

Pemantauan pertumbuhan anak juga menjadi bagian penting dari pelayanan kesehatan balita. Kemenkes menyebut pemantauan pertumbuhan balita sebagai salah satu indikator dalam upaya kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan seperti ini, orang tua diharapkan semakin memahami pentingnya memperhatikan pertumbuhan anak secara rutin dan berkonsultasi dengan petugas kesehatan apabila ditemukan masalah.

Mengenal Penyakit yang Bisa Dicegah dengan Imunisasi

Petugas memberikan informasi kesehatan secara langsung kepada orang tua dan balita.

Materi lainnya adalah edukasi mengenai PD3I atau Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi. Edukasi ini disampaikan oleh Priani Despitasari, S.KM.

Imunisasi merupakan salah satu upaya penting dalam melindungi anak dari penyakit tertentu yang dapat dicegah melalui vaksinasi. Karena itu, pemahaman orang tua mengenai pentingnya imunisasi menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan anak.

Edukasi kepada masyarakat di tingkat Posyandu juga dapat menjadi kesempatan bagi orang tua untuk memperoleh informasi kesehatan secara langsung dari petugas.

Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

Selain edukasi, kegiatan di Posyandu Leuwiloa juga diisi dengan pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh bidan desa, yaitu RD. Siti Halimah Nurjanah, Am.Keb dan Riskilisma, Am.Keb.

Pelayanan kesehatan di Posyandu menjadi salah satu bentuk pelayanan yang dekat dengan masyarakat. Kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat juga memberikan kesempatan bagi orang tua untuk mendapatkan informasi dan pelayanan yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh TP Posyandu Desa Janggala, Yayu Sri Rahayu, yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan di Posyandu Leuwiloa.

Posyandu sebagai Ruang Edukasi Kesehatan

Suasana kegiatan pelayanan dan pendampingan kesehatan ibu dan anak di Posyandu Leuwiloa.

Kegiatan di Posyandu tidak hanya menjadi tempat mendapatkan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat.

Melalui edukasi tentang PHBS, gizi, imunisasi, dan pelayanan kesehatan, masyarakat diharapkan semakin memahami langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan keluarga.

Upaya promotif dan preventif seperti edukasi kesehatan juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Dengan pengetahuan yang cukup, masyarakat diharapkan dapat lebih cepat mengenali masalah kesehatan dan mengambil langkah yang tepat.

Kegiatan kunjungan lapangan ke Posyandu Leuwiloa menjadi salah satu contoh kolaborasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat dalam mendukung kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Ke depan, kegiatan edukasi dan pelayanan kesehatan yang dilakukan secara rutin di Posyandu diharapkan dapat terus mendukung masyarakat Desa Janggala dalam menerapkan perilaku hidup sehat serta memperhatikan tumbuh kembang anak sejak dini.


Author Profile

Rafie Nur Sidiq
Yuk Share Postingan Ini:
Rafie Nur Sidiq
Rafie Nur Sidiq
Articles: 146

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *