Setelah bayi lahir, kesehatan ibu tetap perlu diperhatikan. Masa setelah melahirkan disebut masa
nifas, yaitu masa pemulihan tubuh ibu yang berlangsung hingga sekitar 42 hari atau enam minggu
setelah persalinan.
Pada periode ini, ibu mengalami berbagai perubahan fisik dan emosional. Karena itu, ibu
membutuhkan makanan bergizi, cukup minum, istirahat, menjaga kebersihan diri, serta dukungan
dari keluarga.
Apa yang Terjadi Saat Masa Nifas?
Setelah melahirkan, tubuh ibu secara bertahap mengalami proses pemulihan. Salah satunya adalah
keluarnya darah nifas dari jalan lahir. Ibu juga dapat mengalami rasa lelah, perubahan
suasana hati, serta perubahan pada payudara karena proses menyusui.
Perubahan tersebut tidak selalu berarti ada masalah. Meski begitu, ibu dan keluarga tetap perlu
mengetahui tanda-tanda yang tidak normal.
Kenali Tanda Bahaya Masa Nifas
Menurut Kementerian Kesehatan, beberapa tanda bahaya setelah melahirkan yang perlu segera
diperiksakan antara lain:
- Perdarahan melalui jalan lahir;
- demam;
- Cairan dari jalan lahir berbau;
- Payudara bengkak, merah, dan terasa sakit;
- Sakit kepala, pandangan kabur, nyeri ulu hati, mual atau muntah;
- Kejang;
- Ibu merasa sangat sedih, murung, atau terus menangis tanpa sebab.
Jika mengalami tanda-tanda tersebut, jangan menunggu kondisi memburuk. Segera hubungi
tenaga kesehatan atau datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Mengapa Pemeriksaan Setelah Melahirkan Penting?

Persalinan yang berjalan lancar bukan berarti ibu tidak membutuhkan pemeriksaan. Pemeriksaan
masa nifas membantu tenaga kesehatan memantau kondisi ibu, mengenali masalah kesehatan lebih
awal, serta memberikan edukasi mengenai perawatan ibu dan bayi.
Kementerian Kesehatan melalui Buku KIA menganjurkan pemeriksaan ibu setelah melahirkan
secara berkala hingga 42 hari. WHO juga menekankan pentingnya perawatan ibu dan bayi selama
enam minggu pertama setelah persalinan.
Karena itu, jangan melewatkan pemeriksaan yang sudah dianjurkan oleh tenaga kesehatan.
Keluarga Punya Peran Penting
Masa nifas bukan hanya tanggung jawab ibu. Keluarga dapat membantu dengan memberikan
kesempatan ibu untuk beristirahat, membantu pekerjaan rumah dan perawatan bayi, mengingatkan
jadwal pemeriksaan, serta memperhatikan perubahan kondisi ibu.
Dukungan emosional juga penting. Jika ibu merasa sangat sedih, murung, atau kesulitan
beradaptasi setelah melahirkan, ajak ibu berbicara dan bantu mendapatkan pertolongan dari tenaga
kesehatan.
Jangan Abaikan Kesehatan Ibu

Setelah bayi lahir, perhatian jangan hanya tertuju pada kesehatan bayi. Ibu juga perlu dirawat,
diperhatikan, dan mendapatkan dukungan.
Kenali perubahan yang normal, waspadai tanda bahaya, lakukan pemeriksaan sesuai anjuran, dan
segera mencari pertolongan jika muncul keluhan yang mengkhawatirkan.
Menjaga kesehatan ibu selama masa nifas adalah bagian penting dari menjaga kesehatan ibu dan
bayi.
Referensi:
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2024) Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Edisi 2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://kesprimkom.kemkes.go.id/assets/uploads/contents/others/Buku_KIA_2024.pdf
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2025) Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas. https://s.kemkes.go.id/BukuKIA2024
- World Health Organization (2022) WHO recommendations on maternal and newborn care for a positive postnatal experience. Geneva: World Health Organization. WHO recommendations on maternal and newborn care
- World Health Organization (2022) ‘WHO urges quality care for women and newborns in critical first weeks after childbirth’. WHO – Quality care after childbirth
Artikel ini sudah direview oleh:
Dewi Camellia, S. T
Tenaga Promkes Puskesmas Cikatomas
Puskesmas Cikatomas
Jl. Rumah Sakit No. 17, Pakemitan, Cikatomas, Tasikmalaya, Jawa Barat 46193
E-mail: pkm.cikatomas@gmail.com
Telp: 082317959903
Author Profile
Latest entries
Edukasi KesehatanSeptember 14, 2026Masa Nifas: Kenali Perubahan dan Tanda Bahayanya
Berita KesehatanSeptember 14, 2026Kelas Ibu Hamil Puskesmas Cikatomas Bahas Masa Nifas
Edukasi KesehatanSeptember 11, 2026Tracing TBC: Kepedulian yang Dimulai dari Orang Terdekat
Berita KesehatanSeptember 11, 2026Puskesmas Cikatomas Gelar Tracing TBC Terintegrasi CKG



