Pelatihan dan Magang dari Kesmas-ID: Tempat Bertumbuh Lewat Tulisan

Terkadang kita berpikir, “aku itu suka tentang kesehatan tapi bingung mulai dari mana caranya buat membagikan apa yang aku punya sama orang lain.” Nah, ternyata ada lho ruang buat kamu yang bukan cuma suka ngomongin tentang kesehatan, tapi juga buat nyalurin ide-ide brilian kamu lewat tulisan dan konten. Salah satunya lewat program pelatihan dan magang yang diadakan sama Kesmas-ID Batch 8 yang dibuka pada tanggal 2 Agustus 2025 kemarin. Kali ini Kesmas-ID berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya.

Meski judulnya cuma pelatihan menulis yang di sertai oleh magang, tapi ternyata kegiatan di dalamnya itu lebih dari sekedar belajar cara bikin sebuah artikel tentang kesehatan. Dalam pelatihan ini tuh kita diajari bagaimana caranya mengolah gagasan riset kecil-kecilan, membuat sebuah konten, dan memposisikan diri sebagai komunikator publik yang berfokus pada bidang kesehatan di masyarakat. Yang hadir dalam acara tersebut juga bukan orang sembarangan. Ada Kang Niwa (Rakmatniwa, S.K.M) selaku Founder Kesmas-ID—orang yang energinya terasa meski lewat layar. Juga hadir Bu Dianissafitrah Hidayati, S.K.M, editor sekaligus Co-Founder Kesmas-ID. Beliau berdua bareng perwakilan Dinkes Tasikmalaya dan Puskesmas di wilayah kerjanya, juga peserta magang dari Batch 7 dan Batch 8 yang membuat suasana berasa ramai dan kolaboratif.

Materi yang disampaikan dalam acara tersebut cukup beragam. Ada penjelasan mengenai latar belakang bagaimana berdirinya Kesmas-ID, yang ternyata dengan melalui banyak perjuangan dan juga berawal dari keresahan yang dirasakan oleh para founders termasuk Kang Niwa. Dalam pembukaan tersebut kita juga dijelaskan bagaimana alur kerja magang yang akan dijalani ketika berkegiatan dalam pelatihan tersebut kita juga dibekali tentang teknis bagaimana menulis artikel kesehatan yang proper dan populer sehingga menarik untuk dibaca oleh masyarakat. Tidak hanya itu beberapa petugas promosi kesehatan dan kepala Puskesmas Cigalontang juga ikut menceritakan berbagai pengalaman mereka selama bermitra dengan Kasmas-ID. Hadirnya orang-orang tersebut juga memberikan kesan memotivasi banyak peserta baru.

Kegiatan ini tentunya memberi banyak manfaat bagi para pesertanya terutama di era digital sekarang yang menuntut kita untuk lebih fleksibel dan terbuka terhadap berbagai cara untuk kita berkarya. Dari pemaparan yang disampaikan oleh kang Niwa, dapat ditangkap bahwa magang ini bukan hanya soal menghasilkan sebuah tulisan, tapi juga tentang bagaimana untuk membentuk sikap profesional, penambah relasi, dan melatih cara berpikir yang lebih kritis sekaligus 4 terhadap isu kesehatan yang menjadi masalah dalam masyarakat.

Ada satu penyampaian yang diucapkan oleh Kang Niwa saat pembukaan berlangsung, “Menulis itu bukan hanya karena tuntutan. Ketika kita menulis untuk orang lain dengan niat tulus membantu mereka untuk memahami dan menyampaikan informasi, bukan hanya sekedar untuk menggugurkan kewajiban kita, akan dapat dipastikan keinginan kita untuk terus berkarya dalam tulis-menulis itu akan bertahan lebih lama.” Pesan ini yang perlu digaris bawahi dan akan membuat kita untuk memikirkan ulang tentang niat kita: untuk apa kita menulis?

Kegiatan pelatihan ini juga menunjukkan kepada kita bahwa sebuah kontribusi di bidang kesehatan masyarakat tidak harus menunggu untuk mendapatkan sebuah jabatan tertentu. Lewat tulisan, siapapun kita, mau di manapun kita, apapun jabatan kita, setiap orang punya peluang untuk ikut berkontribusi, mengedukasi, dan menginspirasi banyak pihak. Dengan bekal yang diberikan dalam sebuah pelatihan ini, banyak orang percaya bahwa kegiatan ini bisa menjadi langkah awal yang baik untuk membangun pengalaman, menambah keterampilan, dan menyiapkan diri untuk menghadapi berbagai tantangan karir yang akan menyerang di masa mendatang.

Yuk Share Postingan Ini:
Ismail Faiz Ash-Shiddiq
Ismail Faiz Ash-Shiddiq
Articles: 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *