Perkuat Posyandu Siklus Hidup, UPTD Puskesmas Sukaresik Gelar Bimbingan Teknis Tim Pembina Posyandu

Posyandu merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang memiliki peran penting dalam mendukung upaya kesehatan di tingkat desa. Keberadaan kader sebagai bagian dari masyarakat juga menjadi salah satu unsur yang mendukung keberlangsungan kegiatan posyandu karena kader berinteraksi secara langsung dengan masyarakat di wilayahnya. Dalam perkembangannya, pelayanan posyandu diarahkan untuk mendukung Integrasi Layanan Primer (ILP) dengan pendekatan berdasarkan siklus hidup. Pendekatan ini mendorong agar pelayanan kesehatan dapat diberikan secara lebih menyeluruh sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada setiap tahapan kehidupan.

Penerapan Posyandu ILP tentu membutuhkan pemahaman dan kesiapan dari para pengelola serta kader. Kader tidak hanya berperan dalam membantu pelaksanaan kegiatan posyandu, tetapi juga perlu memahami bagaimana pelayanan dan kegiatan posyandu dapat terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas melalui bimbingan teknis menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk memperkuat pemahaman dan kesiapan para pengelola serta kader dalam mendukung pelaksanaan Posyandu ILP.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, UPTD Puskesmas Sukaresik menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Tim Pembina Posyandu dalam Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan pada Senin, 28 September 2026. Kegiatan dilaksanakan di GOR Desa Sukamenak dan Posyandu Dahlia 1 Desa Sukamenak, Kecamatan Sukaresik. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai Akselerasi Implementasi Posyandu Bidang Kesehatan serta kesempatan untuk melihat secara langsung salah satu Posyandu ILP di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukaresik.

Mengapa Penguatan Kapasitas Kader Penting dalam Implementasi Posyandu ILP?

Kader merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki kedekatan dengan sasaran pelayanan kesehatan di wilayahnya. Dalam kegiatan posyandu, kader dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan pelayanan kesehatan yang tersedia. Seiring dengan pengembangan Posyandu ILP, pemahaman kader mengenai pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup menjadi semakin penting. Posyandu tidak hanya berkaitan dengan pelayanan bagi bayi dan balita, tetapi juga mencakup tahapan kehidupan lainnya sehingga pelayanan dapat diberikan secara lebih menyeluruh.

Pemahaman tersebut perlu didukung dengan kemampuan kader untuk mengikuti perkembangan pelaksanaan posyandu dan melakukan pembenahan apabila masih terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki. Dengan demikian, kegiatan bimbingan teknis dapat menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman, memperkuat koordinasi, sekaligus mendorong kader untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan posyandu di wilayahnya. Melalui penguatan kapasitas tersebut, para kader diharapkan tidak hanya memahami konsep Posyandu Siklus Hidup, tetapi juga memiliki semangat untuk terus berkontribusi dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Siapa Saja yang Mengikuti Kegiatan Ini?

Bimbingan teknis ini diikuti oleh 66 peserta yang berasal dari unsur pengelola dan kader posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukaresik. Peserta terdiri dari 1 orang Ketua TP Posyandu Kecamatan, 8 orang Ketua TP Posyandu Desa, dan 57 orang Ketua Kader Posyandu.

Keterlibatan para ketua TP Posyandu dan ketua kader dalam kegiatan ini menjadi bagian penting karena mereka memiliki peran dalam mendukung koordinasi serta keberlangsungan kegiatan posyandu di wilayah masing-masing. Dengan adanya pembekalan bersama, informasi dan pemahaman yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal untuk diteruskan kepada kader lainnya sehingga penguatan Posyandu ILP tidak hanya berhenti pada peserta yang mengikuti kegiatan, tetapi dapat berkembang di masing-masing wilayah.

Siapa Narasumber yang Memberikan Pembekalan?

Dalam kegiatan ini, materi mengenai Akselerasi Implementasi Posyandu Bidang Kesehatan disampaikan oleh Ibu Hj. Noneng Sariningsih. Selain sesi pembekalan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan wawancara mengenai kelengkapan berkas Posyandu ILP Dahlia 1 bersama Ibu Willa Susiani Dewi, S.KM., M.KM.

Kegiatan yang dilaksanakan di Posyandu Dahlia 1 Desa Sukamenak memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai salah satu posyandu yang menjadi bagian dari pelaksanaan Posyandu ILP di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukaresik. Hal ini menjadi bagian yang menarik karena pembekalan tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga dapat dikaitkan dengan kondisi dan pelaksanaan posyandu di lapangan.

Apa yang Dibahas dalam Bimbingan Teknis?

Materi utama dalam kegiatan ini adalah Akselerasi Implementasi Posyandu Bidang Kesehatan. Implementasi Posyandu ILP dengan pendekatan siklus hidup membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar pelayanan dapat berjalan secara berkesinambungan. Karena itu, pemahaman bersama antara tim pembina, pengelola posyandu, dan kader menjadi salah satu bagian yang penting.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan untuk memahami pelaksanaan Posyandu bidang kesehatan serta pentingnya terus melakukan pembenahan dalam mendukung Posyandu ILP di wilayah masing-masing. Selain pembekalan, peserta juga mengikuti kegiatan di Posyandu Dahlia 1 Desa Sukamenak, termasuk wawancara mengenai kelengkapan berkas Posyandu ILP. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bagian dalam mendukung kesiapan posyandu dalam pelaksanaan layanan kesehatan berbasis siklus hidup.

Bagaimana Antusiasme Kader Selama Kegiatan Berlangsung?

Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Selama kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme dan kekompakan ketika mendapatkan pertanyaan mengenai posyandu. Salah satu hal yang menarik perhatian adalah masih adanya kader yang aktif mengabdi dan mengikuti kegiatan meskipun telah berusia lebih dari 60 tahun. Semangat tersebut menunjukkan adanya komitmen kader untuk tetap terlibat dalam kegiatan kesehatan di masyarakat.

Keaktifan kader dalam mengikuti pembekalan menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan posyandu. Pengalaman yang dimiliki kader selama bertahun-tahun juga dapat menjadi modal dalam memahami kondisi masyarakat dan pelaksanaan kegiatan posyandu di wilayah masing-masing. Semangat tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan seiring dengan pengembangan Posyandu ILP. Kader yang aktif dan mau terus belajar dapat menjadi bagian dari penggerak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Apa Harapan Setelah Kegiatan Bimbingan Teknis Ini?

Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, para kader diharapkan semakin memahami konsep Posyandu Siklus Hidup serta peran yang dapat dilakukan dalam mendukung pelaksanaannya di wilayah masing-masing. Tidak hanya memahami konsep, para kader juga diharapkan memiliki kemauan untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap pelaksanaan posyandu. Upaya tersebut diperlukan agar Posyandu ILP dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Fahamnya para kader tentang posyandu siklus hidup dan mau terus berbenah untuk kemajuan Posyandu ILP (Siklus Hidup) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukaresik” menjadi harapan dari diselenggarakannya kegiatan ini. Dengan adanya kolaborasi antara tim pembina, pengelola posyandu, kader, serta pihak terkait lainnya, pengembangan Posyandu ILP diharapkan dapat terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Pada akhirnya, penguatan kapasitas kader bukan hanya menjadi bagian dari kegiatan pembekalan, tetapi juga menjadi langkah untuk menjaga semangat kader dalam memberikan kontribusi bagi pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukaresik.

Author Profile

Annisa Deasy Wulandari
Yuk Share Postingan Ini:
Annisa Deasy Wulandari
Annisa Deasy Wulandari
Articles: 4

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *