Perkuat Transformasi Kesehatan Lewat Keahlian Menulis

KesmasID – Transformasi kesehatan menjadi sesuatu yang digadang-gadang sebagai sebuah upaya untuk perbaikan sistem kesehatan di Indonesia. Transformasi kesehatan ini akan sulit eksis apabila tidak melibatkan teknologi informasi di era digital ini. Untuk itu, Portal Kesehatan Indonesia Kesmas.id menyelenggarakan pelatihan menulis online lewat zoom meeting pada Sabtu (6/7/2024) guna memperkuat transformasi kesehatan di Indonesia.

Menulis menjadi suatu keahlian yang penting dikuasai oleh tenaga kesehatan sebagai upaya promosi kesehatan. Dengan menulis, seorang tenaga kesehatan akan mudah menjangkau masyarakat untuk mensosialisasikan kesehatan guna optimalisasi transformasi kesehatan di Indonesia.

Sebagaimana diketahui transformasi kesehatan memiliki 6 pilar, di antaranya adalah transformasi layanan primer, transformasi layanan sekunder, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi SDM kesehatan yang berkualitas dan penyebarannya merata, dan transformasi teknologi kesehatan yang fokus pada informasi teknologi dan bioteknologi. Keenam pilar ini ujung tombaknya terletak kepada tenaga kesehatan.

Seorang tenaga kesehatan seyogyanya melakukan upaya kesehatan tidak hanya dalam bidang kuratif namun juga di bidang preventif (pencegahan). Dalam bidang preventif ini salah satu caranya ialah dengan menulis.

Melalui tulisan yang dihadirkan kepada masyarakat, edukasi terkait kesehatan yang tepat akan tersampaikan. Dengan demikian, ini akan mengubah persepsi masyarakat, sehingga masyarakat dapat memperbaiki sikapnya dalam meningkatkan derajat kesehatan.

Untuk itu, apa saja yang perlu dilakukan seorang tenaga kesehatan untuk memiliki keahlian menulis? Hal ini disampaikan dalam kelas menulis artikel batch 2 yang diselenggarakan oleh Kesmas.id.

Bagi pemula, menulis tentu menjadi sesuatu yang sulit. Namun sebagaimana yang disampaikan oleh Rakmatniwa sebagai pemateri kelas menulis artikel, untuk menulis kita perlu memperkuat “MENGAPA” atau alasan mengapa menulis. Dengan mengetahui alasan menulis, maka kita akan tahu seberapa lama kita akan tetap menulis.

Kemudian, pemateri akrab bernama Kak Niwa ini juga menjelaskan pentingnya mengenali target pembaca saat hendak menulis. Dengan mengetahui target pembaca, maka tulisan akan menjadi lebih terfokus dan bermakna bagi pembaca.

“Kenali targetmu dengan baik, maka kamu akan memenangkan persaingan ini,” kata Kak Niwa.

Kak Niwa juga memberikan tips untuk menentukan ide tulisan, di antaranya adalah:

  1. Problem: mengidentifikasi masalah/problem dari target audiens.
  2. Riset: melakukan riset data terkait problem dari target audiens.
  3. AHA/ Wow Effect: menulis sesuatu yang berbeda yang bisa dilihat pembaca.

4. Solusi: tulisan yang dibuat dapat menghadirkan solusi bagi pembaca.

Pelatihan menulis ini diikuti oleh 50 peserta dari berbagai daerah dan latar belakang pendidikan, sebagian besar dari kesehatan masyarakat. Setelah terselenggaranya pelatihan menulis akan dilanjutkan dengan magang di instansi yang telah ditetapkan.

Harapannya melalui kegiatan ini akan banyak lahir para penulis yang giat mempromosikan kesehatan di teknologi digital, sehingga kesadaran masyarakat akan muncul hingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia. Dengan itu, transformasi kesehatan di Indonesia akan berjalan dengan lancar.

Yuk Share Postingan Ini:
ainunafifah219
ainunafifah219
Articles: 3

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *