Lumajang – Di tengah semakin kompleksnya permasalahan kesehatan anak usia sekolah, mulai dari obesitas, anemia, gangguan kesehatan jiwa, hingga rendahnya aktivitas fisik, Puskesmas Pasirian menghadirkan sebuah terobosan yang mengubah cara pelaksanaan skrining kesehatan di sekolah. Inovasi tersebut diberi nama Simpel e-UKS (Sistem Pelaporan Berbasis Elektronik UKS), sebuah aplikasi sederhana berbasis Microsoft Excel yang mampu mempercepat proses pencatatan, pelaporan, hingga tindak lanjut hasil pemeriksaan kesehatan peserta didik.
Inovasi ini lahir dari pengalaman lapangan. Selama bertahun-tahun, pelaksanaan skrining kesehatan di sekolah masih bergantung pada formulir kertas dan rekapitulasi manual. Ribuan data siswa harus dicatat, dihitung, dan direkap satu per satu oleh petugas UKS/M Puskesmas. Kondisi tersebut menyebabkan keterlambatan pelaporan, tingginya risiko kesalahan input, serta lambatnya tindak lanjut bagi siswa yang memerlukan penanganan kesehatan.

Padahal, skrining kesehatan merupakan amanat Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan yang harus diberikan kepada seluruh anak usia sekolah secara berkala. Tantangan semakin besar ketika pemerintah meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menargetkan pemeriksaan kesehatan masyarakat secara masif, termasuk peserta didik. Berangkat dari kondisi tersebut, UPTD Puskesmas Pasirian mengembangkan Simpel e-UKS sebagai solusi yang sederhana namun memberikan dampak besar terhadap pelayanan kesehatan sekolah.
Dari Masalah Menjadi Solusi
Simpel e-UKS pertama kali diuji coba pada 1 Juli 2022 di SDN Pasirian 02. Hasil uji coba menunjukkan perubahan yang sangat signifikan. Data kesehatan siswa yang sebelumnya membutuhkan waktu berhari-hari untuk direkap kini dapat diselesaikan hanya dalam hitungan menit.
Guru UKS tidak lagi hanya berperan sebagai pendamping kegiatan, tetapi ikut aktif menginput identitas siswa, hasil pengukuran berat badan dan tinggi badan, serta membantu proses skrining kesehatan mandiri sebelum hari pemeriksaan. Saat tenaga kesehatan datang ke sekolah, seluruh data dasar telah tersedia sehingga pemeriksaan menjadi lebih cepat dan terarah.
Setelah pemeriksaan selesai, hasil langsung dimasukkan ke dalam Simpel e-UKS. Sistem secara otomatis menghitung umur, Indeks Massa Tubuh (IMT), menentukan status gizi sesuai standar nasional, mengelompokkan faktor risiko kesehatan, hingga menyusun rekapitulasi hasil pemeriksaan tanpa proses manual.
Seluruh proses yang sebelumnya membutuhkan banyak dokumen dan pekerjaan administratif kini terselesaikan dalam satu sistem yang mudah digunakan.
Mendukung Transformasi Digital Program Cek Kesehatan Gratis
Seiring peluncuran Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) oleh Kementerian Kesehatan, Simpel e-UKS kembali dikembangkan pada 8 September 2025 agar terintegrasi dengan kebutuhan pelaporan nasional.
Melalui pengembangan tersebut, Simpel e-UKS tidak hanya berfungsi sebagai media pencatatan hasil skrining di sekolah, tetapi juga menjadi media pendukung input data ke aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK). Seluruh data hasil pemeriksaan telah tersusun secara lengkap, valid, dan terstandar sehingga tenaga kesehatan dapat melakukan pelaporan ke sistem nasional dengan lebih cepat, mudah, dan minim kesalahan.
Integrasi ini menjadikan Simpel e-UKS sebagai jembatan antara pelayanan kesehatan di sekolah dengan sistem informasi kesehatan nasional, sekaligus mempercepat proses monitoring dan evaluasi capaian Program Cek Kesehatan Gratis.

Dampak Nyata di Lapangan
Implementasi Simpel e-UKS membawa perubahan nyata terhadap pelaksanaan program UKS di wilayah kerja Puskesmas Pasirian.
Cakupan pelayanan kesehatan anak usia sekolah yang pada tahun 2022 baru mencapai 73,25 persen, meningkat menjadi 93,72 persen pada tahun 2023, kemudian mencapai 111,21 persen pada tahun 2024 berdasarkan data proyeksi sasaran, dan pada tahun 2025 mencapai 99,34 persen menggunakan target riil jumlah peserta didik.
Tidak hanya meningkatkan cakupan pelayanan, inovasi ini juga mempercepat proses pelaporan, meningkatkan kualitas data, memperkuat koordinasi antara sekolah dan Puskesmas, serta mempercepat tindak lanjut bagi siswa yang teridentifikasi memiliki faktor risiko kesehatan.
Inovasi Sederhana dengan Dampak Besar
Berbeda dengan aplikasi lain yang memerlukan akun khusus, akses internet stabil, maupun proses instalasi yang kompleks, Simpel e-UKS dikembangkan menggunakan Microsoft Excel sehingga mudah digunakan oleh guru maupun tenaga kesehatan tanpa memerlukan perangkat tambahan.
Seluruh sekolah dapat mengoperasikan aplikasi ini dengan perangkat yang telah dimiliki. Sistem juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan daerah sehingga mudah direplikasi di berbagai wilayah.
Kesederhanaan inilah yang menjadi kekuatan utama Simpel e-UKS. Inovasi ini membuktikan bahwa transformasi digital tidak selalu membutuhkan teknologi yang rumit maupun biaya besar. Yang terpenting adalah mampu menjawab permasalahan nyata di lapangan.
Komitmen Mewujudkan Generasi Indonesia Sehat
Kepala UPTD Puskesmas Pasirian, dr. Syaiful Ihsan, menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari komitmen Puskesmas dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan primer sekaligus memperkuat pelaksanaan UKS di sekolah.

Sementara itu, inovator Simpel e-UKS, Moh. Riyan Basofi, S.KM., menjelaskan bahwa aplikasi ini dirancang agar pekerjaan administrasi tidak lagi menjadi hambatan dalam pelayanan kesehatan.
“Kami ingin tenaga kesehatan lebih banyak menghabiskan waktu untuk melayani siswa, bukan untuk merekap data. Ketika pelaporan menjadi cepat, data menjadi berkualitas, maka tindak lanjut kesehatan anak juga dapat dilakukan lebih dini. Pada akhirnya, yang diuntungkan adalah peserta didik,” ujarnya.
Melalui Simpel e-UKS, Puskesmas Pasirian menunjukkan bahwa inovasi yang sederhana dapat menghasilkan perubahan besar. Inovasi ini bukan sekadar aplikasi pelaporan, melainkan sebuah model kolaborasi antara Puskesmas dan sekolah dalam membangun sistem skrining kesehatan yang lebih cepat, lebih akurat, lebih efisien, dan berorientasi pada keselamatan serta masa depan generasi Indonesia.
Penulis:
Moh. Riyan Basofi, S.KM
Petugas Promosi Kesehatan UPTD Puskesmas Pasirian
UPTD Puskesmas Pasirian
Jl. Raya Pasirian No. 225A, Kedung Pangkis, Pasirian,
Kec. Pasirian, Kabupaten Lumajang,
Jawa Timur 67372
Author Profile
Latest entries
PuskesmasJuli 7, 2026SIMPEL E-UKS, TRANSFORMASI DIGITAL UKS DARI PUSKESMAS PASIRIAN
Kampus KesmasNovember 30, 2024Gerakan Mengolah Sampah Organik dengan Kompos Bentuk Kepedulian Kita Terhadap Lingkungan
TestimoniAgustus 4, 2024Script Audio untuk Reportase Kegiatan Institusi Layanan Kesehatan
Berita KesehatanDesember 25, 2023GEMAS BANGET SI, Gerakan Masyarakat Bangun Hidup Sehat Kendali Hipertensi di Kelurahan Awipari, Cibeureum Kota Tasikmalaya



