Menjaga kesehatan anak sekolah bukan hanya soal belajar dan bermain. Kondisi kesehatan anak juga perlu diperhatikan agar mereka dapat mengikuti kegiatan sehari-hari dengan baik. Salah satu upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan anak sejak dini adalah melalui skrining kesehatan.
Pada 18 Agustus 2026, Puskesmas Cigalontang melaksanakan kegiatan Skrining Kesehatan Anak Sekolah di tiga sekolah, yaitu SDN Kadugede, SDN Sirnaputra, dan SDN Sirnagalih.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00. Peserta skrining merupakan seluruh siswa kelas 1 sampai kelas 6 di sekolah yang menjadi lokasi kegiatan.
Mengenali Kondisi Kesehatan Anak Sejak Dini

Skrining kesehatan merupakan pemeriksaan awal yang dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan menemukan risiko masalah kesehatan lebih dini. Dalam kegiatan ini, skrining dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengetahui status gizi anak, serta melihat adanya risiko penyakit menular maupun penyakit tidak menular.
Status gizi penting diperhatikan karena berkaitan dengan kondisi pertumbuhan dan perkembangan anak. Sementara itu, mengenali risiko penyakit sejak awal dapat membantu agar masalah kesehatan tidak diabaikan.
Bagi anak sekolah, menjaga kesehatan juga menjadi bagian penting dari kegiatan sehari-hari. Tubuh yang sehat dapat mendukung anak dalam mengikuti proses belajar, bermain, dan beraktivitas di lingkungan sekolah.
Puskesmas dan Sekolah Bersama Memperhatikan Kesehatan Siswa

Pelaksanaan skrining kesehatan di sekolah menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kesehatan anak usia sekolah. Dengan melibatkan seluruh siswa kelas 1 sampai kelas 6, kondisi kesehatan anak dapat diperhatikan sejak usia sekolah.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Cigalontang berharap skrining kesehatan dapat membantu mengetahui status gizi anak serta risiko penyakit menular dan tidak menular pada anak sekolah.
Kesehatan anak bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan. Dukungan sekolah dan perhatian orang tua juga penting agar anak terbiasa menjaga kesehatan sejak dini.
Dengan mengenali kondisi kesehatan lebih awal, anak dapat memperoleh perhatian yang sesuai ketika ditemukan adanya risiko atau masalah kesehatan. Kebiasaan menjaga kesehatan sejak sekolah pun diharapkan dapat menjadi bekal bagi anak untuk tumbuh dan berkembang dengan lebih baik.
Artikel ini sudah direview oleh:
Bani Srinurbani, S.K.M.
Tenaga Promkes Puskesmas Cigalontang
Puskesmas Cigalontang:
Jayapura, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, 46463
Author Profile
- Amelia Bahuwa adalah seorang mahasiswa yang memiliki ketertarikan pada bidang kesehatan, psikologi, dan teknologi digital, dengan fokus pada pemanfaatan inovasi untuk menciptakan solusi yang berdampak bagi masyarakat.
Latest entries
Berita KesehatanAgustus 20, 2026Skrining Kesehatan Anak Sekolah, Langkah Awal Kenali Risiko Penyakit
Berita KesehatanAgustus 16, 2026Bukan Hanya Menimbang, Ini Peran Penting Kader Posyandu Bagi Kesehatan Masyarakat
Berita KesehatanAgustus 16, 2026Orientasi Pembinaan Posyandu Kesehatan Tingkatkan Kompetensi Kader
Edukasi KesehatanAgustus 14, 20266 Tips Cegah Penyakit Tidak Menular, Jangan Tunggu Sakit!



