Tes Kebugaran Pos UKK dan CKG Bantu Pekerja Konveksi Kenali Kondisi Kesehatannya

Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat usia produktif, Program Kesehatan Olahraga (Kesorga) bersama Tim Cek Kesehatan Gratis (CKG) menggelar kegiatan Tes Kebugaran Pos UKK (Upaya Kesehatan Kerja) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Sabtu, 5 September 2026, di Pos UKK Desa Pangliaran.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 18 pekerja penjahit Mukena Konveksi Berkah Desa Pangliaran. Selama kurang lebih dua jam, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari penyuluhan kesehatan kerja, tes kebugaran, hingga pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari upaya deteksi dini faktor risiko penyakit.

Diawali Senam, Dilanjutkan Pemeriksaan Kesehatan

Kegiatan dibuka dengan senam bersama dan tes kebugaran sederhana untuk mengukur tingkat kebugaran fisik para peserta. Suasana pagi itu tampak semarak, dengan peserta yang mengenakan seragam kerja berkumpul di halaman terbuka sembari mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh tim kesehatan.

Usai sesi kebugaran, Tim CKG melanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dasar sesuai prosedur yang berlaku. Satu per satu peserta duduk berbaur di atas tikar sambil menunggu giliran diperiksa, mulai dari pengecekan gula darah hingga indikator kesehatan dasar lainnya. Suasana kekeluargaan terasa kental, dengan para pekerja saling menunggu dan berbincang santai selama proses pemeriksaan berlangsung.

Selain pemeriksaan fisik, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama bekerja. Materi edukasi disampaikan oleh Rosi Nurhikmah, Am.Keb, selaku Pemegang Program Kesehatan Olahraga (Kesorga). Dalam paparannya, ia mengingatkan bahwa pekerja perlu memperhatikan kondisi tubuh, menjaga pola hidup sehat, beristirahat cukup, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar risiko penyakit dapat diketahui lebih awal.

Bagian dari Upaya Deteksi Dini

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini. Melalui program ini, masyarakat dapat mengetahui faktor risiko kesehatan sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Sementara itu, Pos UKK (Upaya Kesehatan Kerja) menjadi wadah pelayanan kesehatan bagi pekerja sektor informal yang bertujuan menjaga kesehatan, mencegah penyakit akibat kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif. Pelaksanaan tes kebugaran menjadi salah satu bentuk pemantauan kondisi fisik pekerja agar tetap mampu bekerja secara optimal, mengingat pekerjaan menjahit menuntut ketahanan fisik dalam waktu lama, khususnya pada bagian mata, punggung, dan tangan.

Antusiasme Peserta hingga Penutupan Kegiatan

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Selain aktif mengikuti penyuluhan, para pekerja juga memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung mengenai kondisi kesehatan masing-masing kepada petugas. Kegiatan pun ditutup dengan foto bersama seluruh peserta, tim kesehatan, dan perwakilan konveksi, sekaligus pembagian bingkisan kepada para pekerja sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan langsung di lingkungan kerja seperti ini diharapkan dapat memudahkan pekerja memperoleh layanan kesehatan tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaannya.

Diharapkan Berdampak pada Produktivitas Kerja

Melalui kegiatan ini, kesehatan para pekerja diharapkan dapat terus terpantau sehingga mereka mampu bekerja dengan lebih aman, sehat, dan produktif. Selain itu, para peserta diharapkan semakin memahami pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin serta menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini sejalan dengan upaya Kementerian Kesehatan yang mendorong pemeriksaan kesehatan rutin bagi kelompok usia produktif untuk mendukung produktivitas kerja dan mencegah penyakit sejak dini.

Author Profile

fasyanazwasakib
Halo, saya Fasya Nazwa Sakib, mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat yang memiliki minat pada bidang pendidikan, kesehatan, kepemimpinan, komunikasi, dan pengembangan diri. Saya aktif dalam organisasi, kegiatan volunteer, serta pengembangan sumber daya manusia, dan juga merintis usaha di bidang fashion, jasa, dan kuliner. Saya menyukai kepenulisan, public speaking, digital marketing, dan content creation. Melalui website ini, saya berbagi pengalaman, pemikiran, dan karya sebagai bentuk kontribusi untuk menginspirasi dan memberi manfaat. Saya percaya bahwa ilmu akan semakin bermakna ketika dibagikan, dan setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menciptakan perubahan yang besar.
Yuk Share Postingan Ini:
fasyanazwasakib
fasyanazwasakib

Halo, saya Fasya Nazwa Sakib, mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat yang memiliki minat pada bidang pendidikan, kesehatan, kepemimpinan, komunikasi, dan pengembangan diri. Saya aktif dalam organisasi, kegiatan volunteer, serta pengembangan sumber daya manusia, dan juga merintis usaha di bidang fashion, jasa, dan kuliner. Saya menyukai kepenulisan, public speaking, digital marketing, dan content creation. Melalui website ini, saya berbagi pengalaman, pemikiran, dan karya sebagai bentuk kontribusi untuk menginspirasi dan memberi manfaat. Saya percaya bahwa ilmu akan semakin bermakna ketika dibagikan, dan setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menciptakan perubahan yang besar.

Articles: 2

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *