Tracing TBC: Kepedulian yang Dimulai dari Orang Terdekat

Tracing TBC merupakan salah satu upaya untuk menemukan orang yang memiliki risiko tertular TBC, terutama kontak serumah dan kontak erat dengan pasien TBC. Kegiatan ini penting untuk menemukan kemungkinan TBC lebih awal sehingga dapat segera ditangani.

Tracing TBC merupakan salah satu upaya untuk menemukan orang yang memiliki risiko tertular TBC, terutama kontak serumah dan kontak erat dengan pasien TBC. Kegiatan ini penting untuk menemukan kemungkinan TBC lebih awal sehingga dapat segera ditangani.

Kalau Anda pernah tinggal serumah atau sering berinteraksi dekat dengan pasien TBC, tidak perlu langsung khawatir. Menjadi kontak dengan pasien TBC bukan berarti Anda pasti terkena TBC. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Mengapa Kontak dengan Pasien TBC Perlu Diperiksa?

TBC merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. TBC paling sering menyerang paru-paru dan dapat menular melalui udara.

Orang yang sering berada dekat dengan pasien TBC paru yang menular memiliki risiko lebih tinggi untuk terpapar. Karena itu, kontak serumah dan kontak erat menjadi kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya deteksi dini TBC.

WHO juga merekomendasikan skrining bagi kontak serumah dan kontak erat pasien TBC untuk membantu menemukan penyakit lebih awal.

Kenali Gejala TBC

Salah satu gejala TBC paru yang perlu diperhatikan adalah batuk yang berlangsung selama dua minggu atau lebih. Batuk dapat disertai dahak dan pada sebagian orang dapat ditemukan darah.

Gejala lain yang perlu diwaspadai antara lain:

  • demam atau meriang berkepanjangan;
  • berkeringat pada malam hari;
  • berat badan menurun tanpa sebab yang jelas;
  • nafsu makan menurun;
  • tubuh terasa lemas;
  • nyeri dada; dan
  • sesak napas.

Gejala TBC tidak selalu muncul bersamaan. Karena itu, jika Anda termasuk kontak erat atau kontak serumah dan mengalami keluhan tersebut, sampaikan kepada petugas kesehatan.

Batuk Tidak Selalu Berarti TBC

Batuk dapat disebabkan oleh berbagai kondisi sehingga tidak bisa langsung digunakan untuk memastikan seseorang terkena TBC.

Sebaliknya, tidak adanya gejala juga bukan berarti seseorang pasti bebas dari infeksi TBC. Ada kondisi yang disebut infeksi laten tuberkulosis, yaitu ketika bakteri TBC berada dalam tubuh tetapi belum menyebabkan gejala penyakit TBC.

Karena itu, pemeriksaan tetap penting bagi orang yang memiliki riwayat kontak dengan pasien TBC.

Apa yang Dilakukan Saat Tracing TBC?

Tracing dimulai dengan mengetahui siapa saja yang pernah berkontak dengan pasien TBC. Petugas kemudian melakukan skrining untuk mengetahui apakah terdapat gejala atau kondisi yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Jika ditemukan gejala yang mengarah pada TBC, petugas akan mengarahkan untuk menjalani pemeriksaan diagnosis. Sementara itu, orang yang tidak bergejala dapat dinilai lebih lanjut untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan mendapatkan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) jika memenuhi kriteria.

Skrining bukanlah diagnosis akhir. Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memastikan apakah seseorang benar-benar mengalami TBC.

Jangan Takut untuk Diperiksa

Jika Anda pernah tinggal serumah atau berkontak erat dengan pasien TBC, jangan menghindari pemeriksaan karena takut mendapatkan hasil yang tidak diharapkan.

Jika mengalami batuk lama, berat badan turun tanpa sebab jelas, demam berkepanjangan, berkeringat pada malam hari, atau keluhan lain yang mengarah pada TBC, segera sampaikan kepada petugas kesehatan.

Kenali gejalanya, ikuti skrining, dan jangan menunda pemeriksaan. Menemukan TBC lebih awal berarti memberikan kesempatan untuk mendapatkan penanganan lebih cepat sekaligus membantu mengurangi risiko penularan kepada orang di sekitar.

Bersama-sama, kita dapat mendukung upaya eliminasi TBC pada tahun 2030.

Referensi:

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2022) Tidak semua orang terinfeksi kuman TBC mengalami gejala sakit. https://kemkes.go.id/id/rilis-kesehatan/tidak-semua-orang-terinfeksi-kuman-tbc-mengalami-gejala-sakit
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2022) TBC. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1375/tbc
  3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2025) Kenali kelompok yang berisiko tinggi tertular TBC. https://www.kemkes.go.id/id/kenali-kelompok-yang-berisiko-tinggi-tertular-tbc
  4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2025) Lembar Balik TBC untuk Kader. https://p2.kemkes.go.id/wp-content/uploads/2025/01/Lembar-Balik-TBC-untuk-Kader.pdf
  5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2026) Kemenkes lacak 100 persen kontak erat pasien, percepat eliminasi TB pada 2030. https://www.kemkes.go.id/id/kemenkes-lacak-100-persen-kontak-erat-pasien-percepat-eliminasi-tb-pada-2030-
  6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2026) Tahun 2026, Kemenkes fokuskan CKG pada penanganan hasil pemeriksaan. https://www.kemkes.go.id/id/tahun-2026-kemenkes-fokuskan-ckg-pada-penanganan-hasil-pemeriksaan
  7. World Health Organization (2021) WHO consolidated guidelines on tuberculosis: Module 2: Screening – systematic screening for tuberculosis disease. https://www.who.int/publications/i/item/9789240022676
  8. World Health Organization (2021) WHO operational handbook on tuberculosis: Module 2: Screening – systematic screening for tuberculosis disease. https://www.who.int/publications-detail-redirect/9789240022614
  9. World Health Organization (2025) Global tuberculosis report 2025: TB prevention and screening.  https://www.who.int/teams/global-programme-on-tuberculosis-and-lung-health/tb-reports/global-tuberculosis-report-2025/tb-prevention-and-screening

Artikel ini sudah direview oleh:

Dewi Camellia, S. T
Tenaga Promkes Puskesmas Cikatomas

Puskesmas Cikatomas
Jl. Rumah Sakit No. 17, Pakemitan, Cikatomas, Tasikmalaya, Jawa Barat 46193
E-mail: pkm.cikatomas@gmail.com
Telp: 082317959903

Author Profile

Inggrid Tandiongan
Yuk Share Postingan Ini:
Inggrid Tandiongan
Inggrid Tandiongan
Articles: 2

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *