Calista, bayi yang terlahir tanpa batok kepala. Bayi pasangan suami istri (pasutri) Risal dan Berlis, di Karumbitan, Kelurahan Kalukku, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.
Calista dilahirkan di Rumah Sakit Mitra Manakarra, Mamuju, Sulbar, tiga pekan lalu. Proses persalinan Berlis tidak normal melainkan lewat operasi sesar.
“Tidak ada ji tanda-tanda, itu baru saya tahu pas periksa USG di RS Mitra Manakarra, setelah itu dokter langsung menyarankan untuk operasi sesar,” kata Berlis saat ditemui di kediamannya, Sabtu (15/4/2017).
Risal dan Berlis memilih merawat bayinya di rumah karena tak cukup biaya.
“Keluarki dari rumah sakit karena tidak ada biaya, kalau saya kan pake BPJS ji cuman ini anak, belum ada BPJS-nya,” ujarnya kepada Tribunsulbar.com, Minggu (16/4/2017).
Dia berharap ada uluran tangan dari pemerintah atau kalangan dermawan.
Direktur Rumas Sakit Umum Daerah (RSUD) Regional Sulbar dr Asran mengatakan, bayi terkendala perawatan gara-gara ayah sang bayi.
“Bapaknya ini anak tidak punya KTP Mamuju, cuman mamanya ji ada karena masih ikut sama kartu keluarga orangtuanya, makanya perawatan lanjutan dilakukan di rumah” kata dr Arsan saat membesuk Calista.
Author Profile
- Editor Kesmas-ID
Latest entries
Pengabdian MasyarakatJuni 11, 2026SAPA GIGI LANSIA: Upaya Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Unsoed Mewujudkan Lansia Sehat dan Mandiri dalam Perawatan Gigi dan Mulut
Event KesehatanJuni 5, 2026Nikotin di Persimpangan: Antara Ilusi Fiskal Negara dan Penyelamatan Masa Depan Generasi Muda Indonesia
KarierJuni 2, 2026Rekrutmen Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Penugasan Khusus Kabupaten Kotawaringin Timur
Mahasiswa KesmasJuni 1, 2026Pemberdayaan Remaja Kampung Naga Tasikmalaya: Strategi Inovatif Kesehatan Lingkungan dan Perilaku Sehat


