Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo menegaskan kendaraan ambulance yang diberikan untuk setiap Puskesmas dan rumah sakit dilarang digunakan untuk kebutuhan pribadi, melainkan diperuntukan untuk membawa dan mengantarkan orang sakit.
“Tahun ini ada di dalam DPA untuk pengadaan ambulance. Oleh karena itu, saya harap kendaraan jangan digunakan untuk pergi mancing atau angkut kayu bakar serta kebutuhan pribadi lainnya,” kata John di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Sabtu.
Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan satu fokus pembangunan di setiap distrik, oleh karena itu ambulance harus dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya Tinggal Wusono mengatakan, pihaknya akan melakukan pengadaan lima unit mobil ambulance untuk peningkatan pelayanan.
“Terkait keluhan masyarakat tentang mobil ambulance memang kami sudah rencanakan untuk tahun ini ada pengadaan lima mobil ambulance,” katanya.
Wusono menuturkan, dinas kesehatan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah terkait rencana pengadaan lima mobil ambulance yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Jayawijaya.
“Untuk saat ini diperlukan kesabaran dari masyarakat dan apabila ambulans sudah tiba akan diprioritaskan kepada puskesmas yang memang membutuhkan,” katanya.
Sumber tabloidjubi.com
Author Profile
Latest entries
Kampus KesmasNovember 30, 2024Gerakan Mengolah Sampah Organik dengan Kompos Bentuk Kepedulian Kita Terhadap Lingkungan
TestimoniAgustus 4, 2024Script Audio untuk Reportase Kegiatan Institusi Layanan Kesehatan
Berita KesehatanDesember 25, 2023GEMAS BANGET SI, Gerakan Masyarakat Bangun Hidup Sehat Kendali Hipertensi di Kelurahan Awipari, Cibeureum Kota Tasikmalaya
Berita KesehatanDesember 21, 2023Lawan Stunting, Mahasiswa Kesmas Univet Bangun Nusantara Sukoharjo Luncurkan Program OKI


