Berapa Sih Harusnya Kenaikan Berat Badan Ibu Selama Hamil? Begini Cara Hitungnya!

Pemantauan berat badan selama kehamilan sangat diperlukan untuk memastikan kondisi bayi dalam kandungan dalam keadaan sehat atau mengalami gangguan.

Pemantauan berat badan selama kehamilan sangat diperlukan untuk memastikan kondisi bayi dalam kandungan dalam keadaan sehat atau mengalami gangguan.

Kegiatan Giat Promkes UPTD Puskesmas Krangkeng dilakukan pada Senin, 27 Januari 2019, oleh Pj P2BB, Pj Promkes, Promotor Kesehatan serta Pj Pusling.

Hari Gizi Nasional ke-59 Puskesmas Kabaena Barat dipusatkan di SDN 06 Baliara Selatan Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, 25-26 Januari 2019.

Melalui senam bersama di lapangan halaman kantor Kecamatan Sungai Tabukan, Puskesmas Pasar Sabtu kampanyekan GERMAS kepada masyarakat Sabtu, 19 Januari 2019.

Ketua PKK Desa Puuwonua bersama masyarakatnya mengintegrasikan dengan program Posbindu dan Poslansia yang didukung oleh Puskesmas Tontonunu Kabupaten Bombana .

UPTD Puskesmas Margadadi Indramayu mengadakan pelatihan Dokter Kecil di SDN Pabeanudik 1, Rabu 9 Januari 2019. Sebanyak 40 siswa mengikuti kegiatan ini.

Kamis 3/1/2018, Tim SSR Aisyiyah Sragen bersama LasizMu Sragen bantu pasien TBC di daerah Puro Karangmalang Sragen.

Penghujung tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Sragen selain merayakan malam pergantian tahun, juga menyelenggarakan Deklarasi Kabupaten Open Defecation Free (ODF).

Persakmi Cabang Enrekang himbau masyarakat tidak merayakan tahun baru dengan kembang api dan hura – hura.

Rabu, 26 Desember 2018 bertempat di Aula RSUD MIS Indramayu, diadakan Sosialisasi Rencana Kerja Promosi Kesehatan RS tahun 2019. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur RSUD MIS Indramayu, Susilo Hartati, MM,MPH; Koordinator Tata Usaha H. Yoyon Haryono, SKM; Koordinator Umum Kepegawaian, H.…

Kamis, 27 Desember 2018, bertempat di Aula Pertemuan Ruangan Bapeda Kab. Enrekang, dilaksanakan Rapat Koordinasi & Sosialisasi Konvergensi/ Intergrasi Pencegahan Stunting di Kab. Enrekang.

Pengolahan limbah medis sederhana ini lahir dikarenakan belum adanya pihak ketiga (Perusahaan yang menangani pengolahan limbah B3) yang mampu menangani limbah medis ini sesuai dengan peraturan yang berlaku di Kabupaten Bombana, ditambah lagi Puskesmas penghasil limbah ini letaknya di Pulau Kabaena.