Cegah TBC dari Gaya Hidup
Dinkes Kota Pagaralam mengajak masyarakat untuk lebih peduli TB, dengan cara mengubah gaya hidup yang tidak sehat.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pagaralam tak henti-hentinya untuk memberikan informasi dan penyuluhan kepada masyarakat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan program keluarga sehat melalui pendekatan keluarga. Namun, dalam rangka memperingati hari TB sedunia, jatuh setiap tanggal 24 Maret yang diperingati sebagai World TB Day, petugas Dinkes Kota Pagaralam mengajak masyarakat untuk lebih peduli TB, dengan cara mengubah gaya hidup yang tidak sehat.

“Penyakit TB merupakan panyakit infeksi menular yang menjadi perhatian besar dunia, dikarenakan porses penularannya yang cukup mudah serta berdampak yang cukup besar jika tidak dilakukan pengobatan dengan benar,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Pagaralam Lili Ernani SE MKes melalui Kasi Promosi Kesehatan Pemberdayaan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan JonSapril Edwarza SKM, saat dibincangi wartawan koran ini.

BACA JUGA:  Peran Lintas Sektor Dalam Wujudkan Indonesia Bebas TBC 2030

Dikatakan Jon, peran serta masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam membantu menemukan kasus TB dan membantu melakukan pengawasan terhadap pengobatan pasien TB sampai sembuh agar rantai penularanTB dapat dihentikan. Adanya dukungan dari masyarakat ini dapat memberikan semangat positif dan kepatuhan pasien untum minum obat.

“Program Temukan TB, Obati Sampai Sembuh (TOSS) TB,yang telah dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan sejak April 2016 lalu diharapkan mampu menggerakkan masyarakat untuk turut serta menemukan kasus-kasus TB baru, yang ada dilingkungan sekitar dan juga bisa memantau pengobatannya hingga tuntas,” jelasnya.

SUMBER

(Visited 148 times, 1 visits today)