Keahlian Menulis: Kompetensi Vital Bagi Tenaga Kesehatan

Menulis adalah proses mengekspresikan pikiran, ide, informasi, atau emosi melalui kata-kata. Menulis melibatkan penggunaan tata bahasa, kosakata, dan struktur kalimat untuk menyampaikan pesan yang jelas dan efektif. Menulis memungkinkan komunikasi yang jelas dan terstruktur. Hal ini penting dalam menyampaikan informasi, instruksi, dan ide kepada orang lain baik dalam konteks pribadi maupun profesional.

Siapapun bisa memulai menulis apalagi di masa kini banyak sekali teknologi digital yang mudah diakses dapat membantu setiap orang untuk menyampaikan setiap ide idenya. Semua diawali dari keinginan diri sendiri serta di iringi konsisten dengan bagaimana kita menjaga ritme dan mood dalam menulis.

Sabtu, 6 Juli 2024 Kesmas.id bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya membuka kelas penulisan artikel serta magang batch 2 melalui zoom meeting. Kesempatan berharga saya bisa ikut dalam kegiatan ini berkenalan dengan Kang Niwa yang merupakan pimpinan redaksi Kesmas.id memberikan materi seputar penulisan artikel dan implementasinya dalam dunia digital. Penyampaian materi yang rapi dan mudah dipahami membantu saya dalam memulai menulis artikel ini, beliau berharap dengan berjalannya magang selama 3 bulan ini semua peserta magang memiliki keterampilan menulis dan menghasilkan portofolio kepenulisan yang baik.

Lalu, apa pentingnya tenaga kesehatan memiliki keahlian menulis? Keahlian menulis bagi tenaga kesehatan sangat penting, terutama dalam konteks Transformasi Kesehatan yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Karena transformasi kesehatan memerlukan komunikasi yang jelas dan efektif antara tenaga kesehatan kepada masyarakat luas mengenai penyebaran informasi promosi kesehatan.

Searah dengan yang disampaikan oleh Kang Niwa pada kelas penulisan artikel ini, beliau memberikan 5 trik dan tips menulis artikel yang baik dan menarik untuk pembaca diantaranya: menentukan dahulu siapa target pembaca karena cara penyampaian dan penulisan akan berbeda sesuai dengan sasaran yang akan dituju, yang kedua mementukan ide tulisan, yang ketiga buatlah judul yang menarik audience yang dapat menimbulkan emosi pembaca tertarik untuk melihatnya, yang keempat menyusun kerangka tulisan dengan metode PAS, dan yang terahkir pilihlah gambar untuk artikel yang memuat komposisi gambar, kombinasi warna, fokus atau ruang yang tajam dan libatkanlah emosi pembaca.

Terahkir, saya berharap dengan dimulainya pelatihan pada hari ini dapat membawa saya tiga bulan kedepan menciptakan artikel dan informasi seputar kesehatan yang baik dan bermanfaat bagi pembaca.

Yuk Share Postingan Ini:
Aurel Dias Natalia
Aurel Dias Natalia
Articles: 3

7 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *