KKN Tematik, Mahasiswa Universitas Andalas Sosialisasikan SIGIBER dan CTPS di TK Bungo Tanjung

Memperkenalkan perilaku hidup bersih dan sehat kepada anak usia pra-sekolah merupakan langkah preventif untuk menghindari kemungkinan tertularnya berbagai penyakit.

Anak sebagai penerus dan cikal bakal sebuah kelompok masyarakat baru, memiliki posisi yang strategis untuk menjadi sasaran promosi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Anak usia pra-sekolah digolongkan ke dalam kelompok rentan karena perilakunya yang dapat mempengaruhi tingkat kesehatan. Rendahnya daya tahan tubuh anak usia pra-sekolah memungkinkan terjadinya penularan berbagai penyakit seperti diare, cacingan, serta penyakit kulit jika perilaku hidup bersih dan sehat tidak diperhatikan.

Memperkenalkan perilaku hidup bersih dan sehat kepada anak usia pra-sekolah merupakan langkah preventif untuk menghindari kemungkinan tertularnya berbagai penyakit tersebut. Dalam mendukung pelaksanaan PHBS di sekolah, diperlukan adanya upaya promotive untuk memberikan informasi yang benar sehingga dapat meningkatkan kemampuan anak dalam menjaga kebersihan dan kesehatan individu, tidak hanya ditujukan kepada anak, tetapi diperlukan dukungan dari tenaga pengajar serta sarana prasarana  sebagai penunjang proses pembiasaan bagi anak-anak dalam melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.

Hal tersebut melatarbelakangi mahasiwa KKN Tematik Universitas Andalas yang ditempatkan di Nagari Tanjung, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar untuk melaksanakan sosialiasi SIGIBER (Sikat Gigi Bersama) dan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) kepada anak-anak yang berada di TK Bungo Tanjung. Kegiatan ini disambut baik oleh tenaga pengajar di TK Bungo Tanjung dan mendukung berjalannya kegiatan ini mulai dari proses audiensi rencana pelaksanaan kegiatan hingga terlaksananya kegiatan pada Senin, 22 Januari 2024 yang lalu.

Dalam kegiatan sosialisasi, narasumber yang merupakan seorang mahasiswa Pendidikan Dokter Gigi, Aditia Tarigan menyampaikan pentingnya menerapkan perilaku cuci tangan dan sikat gigi serta tata cara melakukannya yang benar dengan melakukan demonstrasi diiringi lagu. Promosi kesehatan dengan metode tersebut, disesuaikan dengan karakteristik anak usia pra-sekolah, yaitu pembelajaran dilakukan semenarik mungkin untuk memudahkan anak menerima dan mengingat materi yang disampaikan. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik mencuci tangan dan sikat gigi secara langsung yang disambuat antusias oleh anak-anak TK Bungo Tanjung.

Pemberian materi tata cara sikat gigi yang benar kepada anak-anak TK diberikan agar mereka mengetahui cara memelihara kesehatan giginya sehingga mencegah kerusakan gigi pada anak usia dini. Anjuran mengenai kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari pada waktu setelah makan pagi dan sebelum tidur malam juga ditekankan pada saat pemberian materi oleh narasumber. Pedoman mencuci tangan sesuai yang direkomendasikan dari Kementrian Kesehatan telah diajarkan dan dipraktekkan kepada anak disertai penjelasan mengenai waktu yang tepat untuk mencuci tangan dengan sabun, yaitu harus dilakukan pada saat hendak makan, sesudah buang air besar dan buang air kecil, serta setelah makan.

Diharapkan dari adanya kegiatan sosialisasi ini, terjadi peningkatan pemahaman anak-anak TK Bungo Tanjung mengenai pentingnya merawat gigi dengan rutin melakukan sikat gigi sesuai dengan tata cara yang benar dan memahami langkah mencuci tangan dengan sabun sesuai dengan rekomendasi Kementrian Kesehatan.


Penulis:
Allysa Firzitullah
Mahasiswa KKN Tematik Tanjung Universitas Andalas

Yuk Share Postingan Ini:
Amrullah Jabar
Amrullah Jabar

Editor Kesmas-ID

Articles: 139

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *