Mahasiswa FKM Unand Menggalakkan Program Penting Satset : Strategi Pencegahan Balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Mungo

Pada Desember 2023, wilayah kerja UPTD Puskesmas Mungo kedatangan Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat yang sedang mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) setelah mendengar adanya lonjakan angka kejadian stunting di wilayah tersebut. Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada dibawah standar.

Kabupaten Lima Puluh Kota tercatat sebagai salah satu daerah yang dijadikan sebagai Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Secara Nasional. Saat ini terdata sebanyak 2.050 orang balita telah menderita stunting dari 23.740 orang jumlah balita di Kabupaten Lima Puluh Kota. Selain itu, terdata sebanyak 29.918 keluarga berisiko menderita stunting atau sebesar 53,79 persen dari jumlah data. UPTD Puskesmas Mungo merupakan salah satu dari 22 puskesmas yang berada dibawah naungan Kabupaten Lima Puluh Kota dan menjadi salah satu puskesmas yang mengalami peningkatan kasus stunting di wilayah kerjanya dengan jumlah kasus sebanyak 261 anak terdata hingga bulan November 2023.

Melihat permasalahan ini, Kelompok 3 MBKM AKK (Aziva Muriza Putri, Brigiva Rahmi Ananda, Dalilla Ziva Maharani, Dina Yulia Fitri dan Faradiba Silfilla Annisa) dengan Dosen Pembimbing lapangan Ibu Dr. Dra Sri Siswati, Apt, SH, M.Kes. menggalakkan program Penting SATSET. Penting SATSET sendiri adalah singkatan dari Pentingnya Strategi Pencegahan Balita Stunting yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita dalam mencegah dan menangani stunting pada anak. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 12 Desember 2023 hingga 14 Desember 2023 dengan 3 lokasi berbeda, yaitu Posyandu Anggrek, TK/PAUD Bunga Setangkai, dan Posyandu Cameliah.

Pada Selasa (12/12/2023) kelompok melaksanakan kegiatan di Posyandu Anggrek berupa penyuluhan dengan materi yang edukatif mengenai pencegahan stunting dengan sasaran ibu balita. Dalam kegiatan ini kelompok memiliki beberapa uraian kegiatan seperti adanya pre-test dan post-test untuk menilai tingkat pengetahuan ibu sebelum dan setelah diberi edukasi, adanya pembagian poster dan leaflet serta sesi tanya jawab antara pembawa materi dan para peserta yang mengikuti kegiatan penyuluhan.

Keesokan harinya (13/12/2023), kelompok melakukan penyuluhan dengan materi PHBS diikuti dengan demonstrasi cuci tangan pakai sabun bersama peserta didik TK/PAUD Bunga Setangkai. Selain itu, kelompok juga memberikan makanan tambahan (PMT) seperti susu dan telur rebus kepada masing-masing peserta didik Kelompok Bermain di TK/PAUD Bunga Setangkai. Selanjutnya pada hari ketiga (13/12/2023), kelompok melaksanakan kegiatan di Posyandu Cameliah bersama ibu yang memiliki balita penderita stunting. Kelompok memberikan penyuluhan face to face dengan materi yang edukatif mengenai penanganan stunting yang diikuti dengan sesi diskusi, adanya pre-test dan post-test, serta pembagian poster dan leaflet.

Dengan diadakannya kegiatan pencegahan dan penurunan stunting melalui program Penting SATSET ini diharapkan dapat menambah pengetahuan ibu balita serta dapat diterapkan sehingga mampu menekan angka kejadian stunting di wilayah kerja UPTD Puskesmas Mungo, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.


Nama Penulis:

  • Dalilla Ziva Maharani
  • Aziva Muriza Putri

Dosen Pembimbing: Dr. Dra Sri Siswati, Apt, SH, M.Kes.

Nama Anggota Kelompok:

  • Aziva Muriza Putri
  • Brigiva Rahmi Ananda
  • Dalilla Ziva Maharani
  • Dina Yulia Fitri
  • Faradiba Silfilla Annisa
Yuk Share Postingan Ini:
Amrullah Jabar
Amrullah Jabar

Editor Kesmas-ID

Articles: 143

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *