Sabtu, 5 juli 2025, ratusan peserta dari berbagai daerah berkumpul bersama secara virtual melalui zoom meeting dalam rangka menghadiri webinar Exploring The Ai Paradigm And Its Opportunities Public Health. Kegiatan ini berlangsung selama 3 jam yang diselenggarakan oleh ILUNI UI, Beyond Health Indonesia, BINAR, Microsoft, Komdigi, Yayasan BUMN, Varians, dan Garuda yang bertujuan untuk membekali masyarakat dan tenaga kesehatan dengan pengetahuan dasar dan etika penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam transformasi sistem kesehatan.
Webinar ini diikuti lebih dari 500 orang yang sebagian besar merupakan masyarakat umum, termasuk praktisi kesehatan, mahasiswa, dan penggiat teknologi. Antusiasme tampak sejak awal acara bahkan saat moderator membuka sesi sapaan yang dipenuhi oleh peserta yang tersebar di seluruh indonesia.
Acara ini menghadirkan narasumber yang kompeten dan ispiratif, yaitu Ir. Budi Gunadi Sadikin, selaku Menteri Kesehatan RI sebagai pembicara utama. Beliau menjelaskan bagaimana kecerdasan buatan (AI) telah digunakan sebagai strategi preventif dan promotif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Beliau menjelaskan bahwasannya AI bukan hanya alat, melainkan ”teman kolaborasi” tenaga kesehatan untuk mempercepat diagnosis, mempermudah akses layanan, dan memprediksi peta sebaran penyakit di masa depan. Beliau juga menegaskan dalam setiap inovasi digital harus disertai kebenaran data, etika, dan kepemilikan yang jelas.

Selain Menteri Kesehatan RI, acara webinar ini juga menghadirkan :
- Prof. Mondastri K. Sudaryo, Dekan FKM UI yang menyampaikan sambutan tentang pentingnya adaptasi teknologi di lingkungan akademis
- Dita Aisyah, Co-Founder & CRO BINAR, yang mengulas dasar logika, konsep, dan etika AI secara praktis.
- Dr. Rico Kurniawan, S.K.M., M.K.M., yang memaparkan paradigma dan penerapan AI dalam merancang intervensi kesehatan masyarakat.
- dr. Pandu Riono, MPH, Ph.D., yang mengajak peserta membayangkan lulusan kesehatan sebagai penggerak tranformasi sistem kesehatan berbasis digital
- Muhammad Isra Nabil, intern AI di Korea selatan, yang berbagi cerita mengenai ekosistem machine learning di negara tersebut
Banyak sekali momen menarik selama acara berlangsung. Salah satunya ketika Menteri Kesehatan RI memaparkan bahwa Kemenkes kini sudah memanfaatkan berbagai platform AI, termasuk ChatGPT, Gemini, dan Gwen. Data-data kesehatan masyarakat kini bisa otomatis dianalisis untuk mendukung keputusan dan tentu saja tetap melalui verifikasi dokter. Selain itu, peserta juga diajak aktif berdiskusi dan mendapatkan peluang beasiswa sertifikasi AI resmi dari Microsoft. Pada penghujung acara, para narasumber dan panitia berharap kegiatan ini menjadi titik awa masyarakat lebih siap menyongsong masa depan kesehatan digital serta semakin banyak pula tenaga kesehatan yang memahami AI secara kritis dan etis.



