Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling umum di dunia. Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah terhadap dinding arteri berada di atas batas normal secara terus-menerus. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hipertensi menjadi faktor risiko utama berbagai penyakit serius, termasuk penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal kronis.
Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami hipertensi. Kondisi ini sering dijuluki sebagai silent killer karena sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas hingga terjadi komplikasi. Meski demikian, pada beberapa kasus, terdapat tanda-tanda yang dapat muncul dan sering diabaikan oleh penderitanya.
Berikut adalah lima tanda hipertensi yang perlu dikenali sejak dini.
1. Sakit Kepala yang Terjadi Berulang
Sakit kepala sering dianggap sebagai keluhan ringan akibat kelelahan, kurang tidur, atau stres. Namun, pada beberapa kasus hipertensi yang tidak terkontrol atau sudah sangat tinggi, sakit kepala dapat menjadi salah satu tanda yang muncul.
Sakit kepala yang berkaitan dengan hipertensi biasanya dirasakan pada pagi hari dan dapat terasa berdenyut. Meski demikian, penting untuk dipahami bahwa sebagian besar penderita hipertensi tidak mengalami sakit kepala. Oleh karena itu, sakit kepala tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya indikator tekanan darah tinggi.
Jika sakit kepala muncul berulang, terutama disertai tekanan darah yang tinggi saat pemeriksaan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Sumber: World Health Organization (WHO), American Heart Association (AHA), Mayo Clinic.
2. Pusing atau Rasa Melayang
Pusing merupakan keluhan yang memiliki banyak penyebab, mulai dari dehidrasi hingga gangguan keseimbangan. Namun, pusing juga dapat muncul pada beberapa orang dengan hipertensi, terutama bila tekanan darah meningkat secara signifikan.
Meski tidak spesifik untuk hipertensi, pusing yang muncul berulang tanpa penyebab yang jelas perlu mendapatkan perhatian. Pemeriksaan tekanan darah merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mengetahui apakah keluhan tersebut berkaitan dengan hipertensi atau kondisi lainnya.
Sumber: American Heart Association, Centers for Disease Control and Prevention (CDC).
3. Sesak Napas Saat Aktivitas Ringan
Sesak napas sering dikaitkan dengan masalah paru-paru, padahal kondisi ini juga dapat berkaitan dengan gangguan pada jantung akibat hipertensi yang berlangsung lama.
Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Seiring waktu, kondisi ini dapat memengaruhi fungsi jantung dan memicu keluhan sesak napas, terutama saat melakukan aktivitas fisik.
Jika Anda mulai merasa lebih mudah lelah atau sesak saat melakukan aktivitas yang sebelumnya tidak menimbulkan masalah, jangan abaikan gejala tersebut dan pertimbangkan untuk memeriksakan tekanan darah.
Sumber: American Heart Association, National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI).
4. Penglihatan Kabur
Hipertensi yang berlangsung lama dapat merusak pembuluh darah kecil di mata. Kondisi ini dikenal sebagai hipertensive retinopathy atau retinopati hipertensi.
Kerusakan pada pembuluh darah retina dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur, sulit fokus, bahkan gangguan penglihatan yang lebih serius jika tidak ditangani. Risiko ini meningkat pada penderita hipertensi yang tidak terkontrol dalam jangka panjang.
Karena itu, pemeriksaan mata secara berkala juga penting bagi individu yang memiliki riwayat hipertensi.
Sumber: American Academy of Ophthalmology, National Eye Institute.
5. Mimisan yang Terjadi Berulang
Mimisan sering dikaitkan dengan udara kering, kebiasaan mengorek hidung, atau iritasi pada saluran hidung. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mimisan dapat lebih sering terjadi pada individu dengan tekanan darah tinggi.
Perlu dicatat bahwa hipertensi bukan penyebab langsung sebagian besar kasus mimisan. Akan tetapi, tekanan darah yang sangat tinggi dapat meningkatkan risiko perdarahan dan membuat mimisan lebih sulit berhenti.
Jika mimisan terjadi berulang atau disertai hasil pengukuran tekanan darah yang tinggi, sebaiknya segera mencari pertolongan medis.
Sumber: Mayo Clinic, American Heart Association.
Kapan Harus Waspada?
Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami:
- Tekanan darah ≥ 140/90 mmHg pada beberapa kali pemeriksaan.
- Sakit kepala berat yang tiba-tiba.
- Nyeri dada.
- Sesak napas.
- Gangguan penglihatan mendadak.
- Kelemahan pada salah satu sisi tubuh.
- Kesulitan berbicara.
Keluhan tersebut dapat menjadi tanda kondisi darurat yang memerlukan penanganan segera.
Cara Mencegah Hipertensi
Hipertensi dapat dicegah dan dikendalikan melalui perubahan gaya hidup sehat, antara lain:
- Mengurangi konsumsi garam berlebihan.
- Memperbanyak konsumsi buah dan sayur.
- Menjaga berat badan ideal.
- Berolahraga secara teratur minimal 150 menit per minggu.
- Menghindari rokok.
- Membatasi konsumsi alkohol.
- Mengelola stres dengan baik.
- Melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.
Menurut WHO, perubahan gaya hidup merupakan langkah utama dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi.
Kesimpulan
Hipertensi sering tidak menimbulkan gejala sehingga banyak kasus baru terdeteksi setelah terjadi komplikasi. Namun, beberapa tanda seperti sakit kepala berulang, pusing, sesak napas, penglihatan kabur, dan mimisan berulang dapat muncul pada sebagian penderita dan sebaiknya tidak diabaikan.
Cara terbaik untuk mengetahui apakah seseorang mengalami hipertensi adalah dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Deteksi dini dan pengelolaan yang tepat dapat membantu mencegah komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal.
Referensi
- World Health Organization. Hypertension. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
- Centers for Disease Control and Prevention. About High Blood Pressure. https://www.cdc.gov/high-blood-pressure
- Mayo Clinic. High Blood Pressure (Hypertension). https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure
- American Heart Association. Understanding Blood Pressure Readings. https://www.heart.org
- National Heart, Lung, and Blood Institute. High Blood Pressure. https://www.nhlbi.nih.gov
- American Academy of Ophthalmology. Hypertensive Retinopathy. https://www.aao.org
- National Eye Institute. Eye Health and High Blood Pressure. https://www.nei.nih.gov


