Dalam babat Ramayana kita mengenal perang antara Rama Wijaya dan Rahwana yaitu perang kebaikan dan kejahatan.
Rahwana yang merupakan raksasa yang sakti dan tidak bisa dibunuh dengan senjata apa pun termasuk pusaka para dewa.
Rama Wijaya yang merupakan titisan Dewa Wisnu pun merasa putus asa ketika memerangi Rahwana karena saking tidak bisanya dibinasakan.
Hal ini berarti kejahatan memang tidak bisa dilenyapkan dari muka bumi selama bumi masih berputar.
Batara Guru memberikan petuah kepada Rama Wijaya bahwa Rahwana memang tak bisa dibunuh, tapi dia bisa ditekan dibuat putus asa dengan penyiksaan untuk membatasi kejahatannya.
Kisah Ramayana ini sama halnya dengan para pejuang kesehatan masyarakat yang sedang berjuang menghapuskan masalah kesehatan.
Anggap saja kita tenaga kesehatan sebagai Rama Wijaya dan masalah kesehatan itu sebagai Rahwananya.
Tidak sedikit dari kita frustasi dalam menghadapi masalah kesehatan masyarakat ini.
Baik yang berjuang di layanan kesehatan primer maupun di tingkat dinas kesehatan daerah.
Masalah kesehatan memang sangat sulit untuk dihapuskan, sebagai contoh AKI dan AKB menjadi 0 memang sangat sulit, angka TB menjadi 0 sangat sulit, dan sebagainya.
Kita memang sulit untuk benar-benar menjadikan 0 untuk masalah kesehatan, namun yang bisa kita lakukan adalah menekan masalah kesehatan dengan pusaka preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif. Sehingga masalah kesehatan masyarakat menurun.
Author Profile
-
Pencerah Nusantara V di CISDI
President/Founder di Tasikmalaya Health School for Teenager
Tenaga sukarela, Pembina Remaja di PALANG MERAH INDONESIA
Aksi Bergizi Team di SEAMEO RECFON
Pernah bekerja sebagai Program Facilitator di Gagas Inspirasi Nusantara
Latest entries
Tips KesehatanMei 22, 20204 Tips Cegah Penyakit Tidak Menular Pasca Lebaran
Tips KesehatanMei 18, 20203 Pesan Penting Untuk Remaja Sehat
Opini KesehatanMei 12, 20204 Catatan Penuhi Kebutuhan Gizi Ditengah Pandemi
Edukasi KesehatanMei 17, 2018Ini Rahasia Program Tasikmalaya Health School for Teenager Bisa Terus Eksis!


