Cegah Penyakit Menular, Puskesmas Sukarame Laksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah



Kesehatan gigi dan mulut menjadi cerminan kesehatan tubuh karena jika kesehatan gigi dan mulut tidak dijaga, risiko terhadap penyakit atau masalah kesehatan lainnya akan meningkat.

Pada Senin, 25 November 2024, Puskesmas Culamega berikan edukasi kesehatan gigi dan mulut serta pemeriksan kesehatan berkala pada siswa SDN 1 Cintabodas.

Selasa, 21 November 2024, BKKBN Gelar Mini Lokakarya Percepatan Penurunan Stunting di Jatiwaras dengan dihadiri oleh 20 orang TPPS Desa.

Pencegahan Stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga peran aktif setiap individu terutama calon pengantin.

Imunisasi dasar lengkap merupakan upaya yang dilakukan untuk melindungi bayi dan anak-anak dari bahaya berbagai penyakit.
Kebersihan dan kesehatan merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Dalam rangka meningkatkan kesadaran tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sebuah kampanye edukatif bertajuk “Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan Cara…

Lokakarya Mini merupakan forum pertemuan yang termasuk ke dalam penggerakan pelaksanaan pada manajemen Puskesmas.

Salah satu upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara merata yaitu dengan melakukan lokakarya mini yang diadakan oleh Puskesmas.

HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immuno-Deficiency Syndrome) adalah kondisi yang perlu mendapatkan perhatian serius dalam upaya mengendalikan penyebaran virus dan memberikan dukungan bagi penderita. HIV adalah virus yang menyerang dan melemahkan sistem kekebalan tubuh yang dapat menyebabkan AIDS.
Kamis, 21 November 2024 Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKBP3A). melaksanakan kegiatan mini lokakarya percepatan penurunan angka stunting di Balai KB Kecamatan Singaparna.
Selama kegiatan berlangsung pendamping teknis dari KB Kabupaten Tasikmalaya dan TPG memaparkan data kejadian stunting dan percepatan penurunan kasus stunting. Kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi terkait upaya –upaya penurunan angka stunting.

Stop BABS dapat diartikan bahwa seluruh komunitas masyarakat tidak lagi melakukan praktik BABS dan sudah diverifikasi oleh puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat. Stop BABS mendorong masyarakat untuk mengubah perilaku buang air besar sembarangan menjadi buang air besar di jamban yang higienis dan layak.