Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) merupakan kegiatan imunisasi terjadwal yang diselenggarakan pada anak usia sekolah dasar dan sederajat. BIAS umumnya dijalankan 2 kali dalam setahun dan serentak di seluruh sekolah di Indonesia. Imunisasi pada saat bayi dinilai belum cukup untuk melindungi PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi) bagi usia anak sekolah. Kegiatan imunisasi BIAS bertujuan untuk mencegah penyakit-penyakit tertentu, seperti Tetanus, Campak, Difteri, Rubella, dan kanker leher rahim.
Pada 22 November 2024, Puskesmas Sariwangi menggelar kegiatan Imunisasi BIAS bagi siswa/i SDN Sukarapih. Imunisasi ini diikuti sebanyak 30 siswa/i SDN Sukarapih. Selain kegiatan imunisasi, Puskesmas Sariwangi juga memberikan paparan materi seputar manfaat imunisasi BIAS bagi siswa/i, yang dalam hal ini diwakili oleh Lia Yulianingsih, AM. Keb. Sesi diskusi dan tanya jawab menunjukkan antusias siswa/i SDN Sukarapih hingga kegiatan ini berakhir dalam waktu 2 jam. Narasumber berharap dengan adanya sosialisasi ini siswa/i tidak lagi takut ataupun ragu untuk mengikuti kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah yang diadakan setiap 2 tahun sekali. Siswa/i dengan ini juga dapat memahami benar manfaat imunisasi BIAS bagi kesehatan mereka.
Dengan imunisasi BIAS, kita dapat melindungi generasi muda dari ancaman penyakit yang berbahaya dan menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan kuat. Orang tua, baik ayah maupun ibu, memiliki peran penting dalam keikutsertaan siswa/i dalam kegiatan BIAS di sekolah. Melalui pemahaman yang baik mengenai Bulan Imunisasi Anak Sekolah, harapannya orang tua dan siswa/i dapat teredukasi dengan baik mengenai pentingnya kegiatan imunisasi BIAS ini bagi kesehatan anak usia sekolah dan secara langsung mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan generasi muda di masa depan.
Subtitle for This Block
-
Mata Perih Saat Kabut Asap? Ini Penyebabnya
Pernah merasa mata tiba-tiba perih, merah, atau berair ketika keluar rumah saat kabut asap? Rasanya seperti ada debu yang masuk ke mata, padahal kita tidak sedang berada dekat lokasi kebakaran. Keluhan seperti ini jangan langsung dianggap sepele. Kabut asap bukan hanya mengganggu jarak pandang dan membuat udara terasa tidak nyaman, tetapi juga dapat berdampak pada […]
-
-
-
-
ISPA Saat Kabut Asap: Batuk Biasa atau Bahaya?
Keluhan ini mungkin terasa sepele, tetapi saat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan memburuk, kesehatan pernapasan perlu diwaspadai.
Asap mengandung partikel dan zat pencemar yang dapat mengiritasi mata, hidung, dan tenggorokan serta memicu gangguan pernapasan. Anak-anak perlu mendapat perhatian khusus karena sistem pernapasannya masih berkembang.
-
Perkuat Posyandu Siklus Hidup, UPTD Puskesmas Sukaresik Gelar Bimbingan Teknis Tim Pembina Posyandu
Posyandu merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang memiliki peran penting dalam mendukung upaya kesehatan di tingkat desa. Keberadaan kader sebagai bagian dari masyarakat juga menjadi salah satu unsur yang mendukung keberlangsungan kegiatan posyandu karena kader berinteraksi secara langsung dengan masyarakat di wilayahnya. Dalam perkembangannya, pelayanan posyandu diarahkan untuk mendukung Integrasi Layanan Primer […]
Title for This Block
Text for This Bloc
Author Profile
- Having internship with Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, specifically Puskesmas Sariwangi in collaboration with Kesmas-id
Latest entries
PuskesmasDesember 15, 2024Puskesmas Sariwangi Laksanakan Pembinaan Kesehatan Bagi Peserta Haji
PuskesmasDesember 15, 2024Menjaga Kesehatan, Kunci Kelancaran Ibadah Haji
PuskesmasDesember 14, 2024Optimalkan Pencegahan Stunting, Puskesmas Sariwangi Adakan Konseling Gizi
PuskesmasDesember 14, 2024Pentingnya Upaya Pencegahan Stunting pada Balita untuk Masa Depan yang Lebih Baik



